Kembalinya Sang Mantan

Kembalinya Sang Mantan
11


__ADS_3

hari ini hari pertama caca masuk di kantor cabang dan mulai hari ini juga dua sahabat yang sudah terpisah selama dua bulan bisa kembali kerja satu kantor lagi.


pagi ini nadia nyamperin caca ke kosannya, sengaja biar bisa berangkat bareng.


"ko gua jadi dag dig dug gini ya bil, eh gimana orang orang disana ga pada julid kan?"


"tenang aja ca kaya baru pertama kerja ini, nyantai aja ca, ada gua ini, sejauh ini sih gua rasa ga ada sih ca, tapi kurang tau juga gua kan meja kerjanya sendiri jauh dari yang lain"


"iya ya, yang lu hadepin tiap hari tiap waktu kan bos lu, eh betewe bos lu gimana udah jinak?"


" jinak jinak merpati ca, ah lu ini ada aja bahasanya jinak, hayu ah berangkat nanti juga lu tau sendiri orangnya, betewe lu bawa motor kan? gua belom bawa ca masih di Bandung"


"iya gua bawa bil, hayu berangkat penasaran gua sama CEO kita"


di Bandung Caca dan Nabila biasa menggunakan motor untuk transportasi mereka bekerja, meskipun mereka bisa bawa mobil dan ada mobil di rumah tapi menurut mereka lebih enak pakai motor daripada mobil.


dan selama dua bulan di Jakarta ini Nabila menggunakan jasa taxi online atau ojek online, karena motor dia masih ditinggal di Bandung.


"pantry dulu yu ca, gua pengen ngopi dulu ngantuk"


karena semalam sesudah mendapat pesan masuk dari faris, nabila baru bisa memejamkan matanya pada jam 12 lebih dini hari.


"lu ini ngantuk, tidur lu kurang emang?"


"heem, gua tidur jam 12 lebih kayanya"


"tapi bentar lagi masuk, ga enak gua karyawan baru takut telat"


"ga papa hayu, masib ada 20 menit, pantry ga jauh dari ruangan ku ko"


akhirnya caca mengikuti nabila ke pantry untuk menemaninya ngopi.


"eh gua penasaran deh bil, dulu pas kita telponan lu kan ceritanya gantung, pas lh nyeritain bos lu, bos lu kenapa? siapa?"

__ADS_1


caca jadi teringat dulu pas di telponan nabila menceritakan tentang CEO nya


"ah telat, ntar juga lu lihat, tapi ca.."


omongan nabila gantung, dia ragu cerita sekarang atau tidak


" tapi apa?"


"lu inget ga sama faris mantan gua yang pernah gua ceritain dulu?"


" iya masih ingat kenapa emang?lo ketemu dia bil?


nabila pernah menceritakan sedikit tentang faris dan alasan kenapa dia putus dengan faris, kepada caca nabila tidak sungkan untuk berbagi cerita baik itu senang atau sedih, termasuk latar belakang dirinya, nabila merasa nyaman dan cocok saja dengan caca, begitupun juga caca sebaliknya.


persahabatan mereka tuh berawal dari mereka ngelamar bareng di kantor yang dulu.


"tiap hari Ca"


"tiap hari? dimana? di kosan? apa di kantor ini?"


"di kantor ini ca, dia bos gua ca"


"apa? bos lu? berarti dia CEO disini?"


"iya"


"seriusan bil, lu ga nge halu kan?"


"ya serius lah, masa nge haluin mantan sih ca"


"wah jodoh kali tuh bil, kenapa ku ga cerita? terus gimana sama hati lu? eh tapi dia ga dendam kan sama lu, karena tiba tiba diputusin sepihak dulu?"


"ya gua mau cerita pas di telpon itu tapi keburu kepotong, ya hati gua campur aduk ca, bukan cuma hati, jantung gua jadi kurang sehat juga"

__ADS_1


dia juha sempat nanya alasan gua mutusin dia dulu"


"terus lu jawab apa?"


"ya gua jawab bohong ca, ga bisa gua jawab yang sebenarnya, takut dia malah ilfil sama gua"


"jadi dia belum tau gimana latar belakang lu?"


nabila menggelengkan kepala sebagi jawabannya


"ceritain yang sebenarnya ga ada salahnya bil, kalau dia masih sayang sama lu pasti dia mau nerima lu apa adanya"


"ya kali sudah lima tahun, ga mungkin dia masih punya rasa sama gua"


"kenapa ga mungkin, kan bisa aja bil, kalau meskipun sudah tidak ada terus sekarang timbul lagi gimana? nothing impossible bil"


" ah ga mungkin ah, dia aja bersikap dingin sama gua, terus suka seenaknya aja nyuruh gua, hari libur aja dia masih sempet sempetnya ngasih gua tugas"


"hei bil itu artinya dia lagi caper sama lu, lu nya aja yang paham, lu sendiri gimana masih ada rasa sama dia?"


nabila nampak mikir sejenak


tanpa mereka sadari di dekat pintu pantry ada seseorang yang mendengarkan obrolan mereka, tak terasa sudut bibirnya tertarik ke samping mendengarkan obrolan mereka.


orang itu adalah faris, awalnya faris mau meminta nabila bikin kopi untuknya karena dia juga merasa ngantuk, namun saat dekat pintu pantry, tak sengaja faris mendengar suara nabila dengan orang lain, dan ternyata itu caca staff finance pindahan dari kantor pusat yang tak lain adalah sahabatnya caca.


"tapi ada yang ga mungkin ca, orang tua faris pasti tidak akan suka sama gua kalau mereka tau siapa gua, gua masih nyadar diri ca"


"ga ada yang ga mungkin ca, udah jalanin aja dulu kaya air mengalir, jangan terus menerus membohongi hati lu bil, cukup dulu lu ambil keputusan sepihak"


"iya caca ku sayang, belum tentu juga kan faris suka lagi sama gua, eh udah yu ah keburu dicariin faris gua"


akhirnya mereka pisah karena ruang kerja mereka berbeda.

__ADS_1


sedangkan faris telah kembali ke ruangannya setelah mendengarkan obrolan mereka, faris kembali ke ruangannya dengan perasaan senang, akhirnya faris tau alasan yang membuat nabila memutuskan hubungan dengannya. namun dia juga berfikir gimana penilaian orang tuanya jika tau yang sebenarnya.


__ADS_2