
Bil ko lama, kamu ga papa kan?"
Faris mengetuk pintu kamar mandi karena istrinya sudah 10 menit belum keluar
Ceklek
Pintu kamar mandi terbuka
"Kamu kenapa pake bathrobe? baju kamu tadi jatuh? atau kebasahan?"
Tanya Faris yang heran karena Nabila keluar dengan memakai bathrobe
"Ngga, ga basah ko, ya sudah tidur yu"
Nabila melangkah duluan meninggalkan Faris yang masih terheran dengan kelakuan istri barunya.
"Kamu mau tidur pake bathrobe?, ganti baju dulu dong Bila sayang"
Tanya Faris masih tak percaya
"Aku udh pake baju ko di dalamnya"
"Tadi kan kamu ke kamar mandi pake piyama panjang, bagaimana ceritanya, jelas bathrobe kan cuma se lutut kamu"
"Aku pake baju yang di kasih Caca"
Jawab cepat Nabila dengan pipi yang blushing
"Serius? bukannya kamu ga mau yah? terus kenapa kamu tutupi lagi pake bathrobe?"
"Ya kan yang penting aku sudah pake, terserah aku dong mau di tutupi pake apalagi juga"
Nabila masih mencoba bersikap biasa saja, padahal hatinya sedang bergemuruh.
"Iya sih, tapi maksud amanat Caca ga gitu loh Bil"
Faris masih terus menggoda istri barunya itu, entahlah melihat pipi merona istrinya menjadi kesenangan tersendiri bagi Faris
__ADS_1
"Maksud kamu?"
"Aku yakin kamu juga ngerti apa maksud Caca"
Faris segera mendekat ke arah Nabila, kemudian berbisik di telinga Nabila
"Kenapa tanggung tanggung ngelaksanin amanatnya?"
Ucap Faris tersenyum genit, Nabila tak Sadar tali yang ada di bathrobe yang dia pake dibuka oleh Faris, dan Faris bisa melihat apa yang ditutupi Nabila.
Saat Faris kembali memberi jarak barulah Nabila menyadarinya.
"Faris.."
kesal Nabila kemudian dia ingin mengikat kembali, namun Faris segera menarik Nabila kedalam pelukannya.
"Kalau ga siap pakai, ga papa ko ganti sama piyama yang tadi aja sayang"
Faris melepaskan pelukannya, dan melenggang meninggalkan Nabila
Nabila jadi salah tingkah, dan akhirnya dia melepaskan bathrobenya dan menyusul Faris.
Ucap Nabila sambil memeluk Faris dari belakang
"Kenapa?"
Tanya Faris
"Aku malu"
Faris melepaskan tangan Nabila di perutnya dan membalikan badannya, dan dia terkejut melihat penampilan istrinya.
"Jelek ya?"
Faris menggelengkan kepala, dan menghapus jarak diantara mereka.
"Kamu Cantik, mau pake apapun kamu, kamu tetap tercantik di mata aku"
__ADS_1
Bila sayang, katanya baju seperti ini tuh baju dinas seorang istri loh"
Goda Faris
"Baju dinas?"
Tanya Nabila pura pura tidak mengerti
"Iya, kalau kamu pakai ini,berarti udh siap dong mulai dinas malamnya?"
Nabila tertunduk malu.
Nabila menganggukan kepalanya, rasanya bibirnya kaku mau menjawab pertanyaan Faris barusan.
Faris mengangkat dagu Nabila
"Di jawab dong suami nanya, gimana siap?"
"Iya siap suami"
jawab Nabila dengan pipi yang memerah merona.
Faris menarik pinggang Nabila dan menghapus jarak mereka, kemudian mengecup bibir Nabila sejenak.
"I love you my wife"
"love you more"
jawab Nabila
Faris kembali mengulangi kejadian tadi, kini bukan hanya kecupan tapi lebih menuntut, Nabila pun ikut membalasnya, tak sadar sekarang mereka sudah berada di atas kasur.
Malam ini menjadi malam penyatuan sepasang pengantin baru, awal mereka menjalani kehidupan baru pasca menikah.
Biarlah mereka berdua yang merasakan indahnya malam penyatuan dua insan yang sudah sah menjadi pasangan suami istri.
Kita mah cukup sampai disini saja ya. hehe
__ADS_1
typo atau salah kata dimaafkan ya, author ga pengalaman. 😀