Kembalinya Sang Mantan

Kembalinya Sang Mantan
21


__ADS_3

...di luar mendung gerimis...


...jangan lupa like dan tinggalkan jejak ya...


biar author jadi semangat 😊😀


saat nabila selesai membacakan jadwal faris hari ini dan menyerahkan beberapa dokumen yang harus di tanda tangani faris, tiba tiba faris mengajak nabila untuk keluar malam ini


"saya jemput kamu jam delapan ya bila"


"tapi pak"


"tidak ada penolakan, ini berkasnya udah saya tanda tangan, sekarang kamu bisa keluar"


nabila pun pergi meninggalkan ruangan faris.


kenapa dia jadi memiliki sifat pemaksa gitu sih? dulu dia ga begitu" batin nabila


nabila melanjutkan lagi kerjaan nabila.


tiba tiba Hp nabila berbunyi


08124578××××


nabila motor teman kamu sudah beres, sudah bisa di ambil ke bengkel, ini aku kirim alamatnya ya .


ini siapa? sebentar nabila baru ingat


oh iya Pandu mungkin"


^^^Me^^^


^^^ini pandu?^^^


^^^iya nanti pulang di ambil^^^


^^^betewe makasih ya^^^


08124578××××


iya sama sama, apa perlu aku antar ke bengkelnya?


^^^Me^^^


^^^ga usah^^^


^^^nanti aku sama caca aya yang bawa^^^


08124578×××


kalau butuh bantuan jangan segan hubungi akau ya.


nabila tak lagi membalas pesan pandu, namun beberapa menit kemudian satu pesan masuk lagi dari nomor yang sama


08124578×××


bolehkan jika berteman denganmu?


nabila mengerutkan dahi


dasar pandu, tapi kayanya dia tulus berteman deh" gumam nabila sambil tersenyum

__ADS_1


^^^***Me^^^


^^^tak masalah^^^


08124578×××


thank's nabila


kapan kapan mampir lah ke resto


^^^Me***^^^


^^^mau di kasih makan gratis emang^^^


balas nabila tak serius


08124578×××


boleh ga masalah


aku tunggu loh 😊


setelah mengambil motor dari bengkel seperti biasa kalau tidak nabila yang mampir ke kosan caca, ya caca uang mampir ke kosan nabila.


"Ca nanti malam gua di ajak jalan keluar sama faris, lebih tepatnya dia maksa gua sih"


nabila menceritakan bahwa dirinya di ajak jalan keluar sama faris, entah kenapa hatinya jadi gugup seperti sekarang ini, nabila merasa gugup di ajak jalan keluar sama faris, padahal kalau di itung itung ini bukan pertama kali mereka jalan berdua.


"wah, udah pasti ini mah kalian bakal balikan lagi"


"gua ko jadi gugup gini ya ca, padahal ini bukan pertama kita jalan bareng"


"Dandan yang cantik buat ntar malam, jangan malu maluin, lu nanti jalan sama seorang CEO"


ya udah gua pulang ya, lu kan mau siap siap juga kan?"


"dua jam lagi kali masih lama"


" ya udah gua pulang, jangan lupa dandan hang cantik bestie"


kata caca sambil tertawa di pintu kosan nabila


nabila sibuk mencari baju untuk nanti malam,


ada beberapa dress yang nabila coba namun dia rasa kurang cocok.


"ah kenapa gua jadi ribet gini sih,orang cuma jalan keluar doang, kenapa jadi dengerin omongan si caca juga" gumam nabila sambil memasukkan kembali dress yang tadi sudah nabila coba


sedangkan di tempat lain faris sedang sibuk memilih kalung untuk orang yang akan dia ajak makan malam nanti


akhirnya faris membeli sebuah kalung dengan liontin bandul kecil berwarna putih, modelnya sangat sederhana namun terkesan mewah, memang karena harga kalungnya pun lumayan mewah.


setelah itu dia bersiap untuk menjemput sang pujaan hati


jam delapan mobil faris sudah stand by di depan kosan Faris


tok..tok..


tak lama pintu pun terbuka dan terlihatlah orang yang sudah memenangkan hati faris untuk ke dua kalinya.


nabila keluar dengan memakai dress berwarna cream dan ada renda bunga kecil dibawah dress yang panjangnya menutpi bawah lutut nabila, make up tipis dan sedikit polesan berwarna peach di bibirnya yang tipis membuat nabila tampil cantik.

__ADS_1


"Hai" ucap faris saat melihat penampilan sang pujaan hati


"Hai"


entah kenapa suasana diantara mereka malah menjadi canggung


"kita jalan sekarang?"


tanya faris dan nabila menjawabnya dengan menganggukan kepala


dalam mobil diperjalanan mereka tidak ada yang bicara, suasananya hening hanya terdengar suara alunan musik saja yang mengiringi perjalanan mereka.


hingga tiba di sebuah cafe yang cukup ramai dan luas


faris pun memilih lantai atas cafe, karena dilantai bawah sudah ramai dan dilantai atas pengunjung bisa langsung melihat keindahan malam.


malam ini faris ingin makan malam berdua dengan nabila, dan ingin memberikan sesuatu yang sudah tadi dia persiapkan.


faris sempat berpikir untuk booking cafe ini, biar tidak ada pengunjung lainnya selain mereka berdua, tapi dia rasa itu berlebihan dan sudah biasa ada di novel novel, dia rasa kalau dia boking cafe terus yang ada hanya mereka berdua malah bakal bikin nabila curiga dan pasti bisa nebak gimana cerita selanjutnya, jadi faris tidak jadi booking cafe.


mereka terlihat menikmati makan malam mereka, faris hanya bertanya basa basi seputar kerjaan saja, supaya nabila tidak curiga pikir faris sih begitu


barulah saat mereka sudah selesai makan? faris mulai menjalankan rencananya


"Bil tau ingat ga sekarang tanggal berapa?" tanya faris


"ingat, tanggal 1 februari kan?"


"iya emang betul, terus kamu ga ingat lagi selain itu?


nabila menggeleng


"emang ada apa lagi?"


kemudian faris memberikan sebuah kotak kepada Nabila


Sedangkan Nabila yang diberi malah bengong tak mengerti maksud faris.


"ini apa ris?" tanya nabila heran kenapa faris tiba tiba ngasih kotak kepadanya


"buat kamu, buka aja"


dan saat itu nabila membuka isi kotak, dan ternyata isi kotaknya


sebuah kalung dengan liontin putih yang cantik


"maksud kamu?" tanya nabila lagi


" kamu ingat tanggal ini dulu enam tahun yang lalu aku pernah mengutarakan perasaan ke kamu?"


nabila mulai ingat, ya memang tanggal 1 februari faris mengatakan perasaannya dan hari itu nabila dan faris mulai berhubungan.


"pada hari ini juga aku ingin mengutarakan perasaan ku kepadamu untuk yang ke dua kalinya, aku ingin kita kembali bersama bil, untuk yang ke dua kalinya aku jatuh lagi pada orang yang sama, dan kali ini aku harap tak ada lagi kata putus"


nabila hanya menatap faris speechless


"aku harap kamu mau menerima aku kembali bil, dan kalung itu sebagai bukti aku tidak main main, maaf aku tidak kasih kamu cincin, aku pikir aku akan ngasih kamu cincin nanti bersama kedua orang tuaku dan didepan orang tuamu"


...***dah segitu dulu ya, Nabila nya lagi mikir dulu...


...😀***...

__ADS_1


__ADS_2