Kembalinya Sang Mantan

Kembalinya Sang Mantan
12


__ADS_3

entah apa alasan faris selalu membuat nabila untuk lembur, padahal kalau dilihat dari kerjaan tidak begitu menumpuk kerjaan nabila juga faris, namun ini akal akalan faris saja supaya dirinya lebih dekat dengan nabila, seperti sekarang tiba tiba saja nabila disuruh lembur saat dirinya sedang bersiap siap mau pulang.


"hari ini saya lembur sendirian lagi pak?"


"siapa bilang sendirian, kamu lembur sama saya"


"ya maksud saya hanya kita berdua pak? yang lain tidak ada yang lembur?"


"tidak ada, sudah bikinkan saya kopi"


"baiklah pak"


nabila sedikit kesal kenapa dia lagi dia lagi yang harus disuruh lembur, padahal tadi dia sudah punya rencana jalan keluar sama caca, rasanya sudah lama tidak jalan jalan nge mall bareng caca. eh taunya pas nabila siap siap untuk pulang sang mantan malah minta untuk lembur.


"ini pak kopinya, ya sudah saya permisi ke meja saya pak"


ketika hendak pergi ke luar ruangan faris kembali memanggilnya.


"kamu lembur disini, lagian kamu tidak ada yang perlu kamu kerjakan kan? sudah beres kerjaan kamu hari ini?"


nah itu dia tau kerjaan gua udah beres, terus gua disuruh lembur buat ngerjain apa? dasar mantan rese, eh salah deh bos rese, batin nabila perasaannya masih kesal.


"ini pak kopinya"


"terimakasih, kenapa masih berdiri disitu?" nabila masih diam ditempat sambil bengong mikir buat apa dia disuruh lembur.


"saya ngerjain apa pak?"


"duduk disitu saja" faris menunjuk kursi yang berhadapan dengannya"


nabila mulai bosan sudah setengah jam lebih dia hanya diam duduk tidak melakukan apa apa. akhirnya nabila angkat bicara


"pak apa tidak ada pekerjaan buat saya? apa saya sebaiknya pulang saja pak?"


"siapa bilang tidak ada kerjaan, nanti kalau saya butuh apa apa, itu tugas kamu, kenapa kamu kaya ga suka gitu? tenang kamu tetap saya itung lembur ko"


"bukan gitu masalahnya, kalau gitu kenapa bukan Toni aja yang lembur dia kan asisten bapak?"


"kamu juga sekretaris saya, udah tugas kamu, jika saya lembur ya kamu juga harus lembur.


kalau kamu bosan kamu bisa baca baca buku di rak sana supaya nambah wawasan kamu, oh ya tolong bikinkan saya kopi"


"kopi lagi pak? baru satu jam tadi bapak minum kopi, ga baik pak buat lambung"


"kamu perhatian ya sama saya?" goda faris sambil tersenyum

__ADS_1


sedangkan nabila menjadi salah tingkah, sebenarnya bukan hanya ga baik buat lambung namun nabila merasa sedikit iseng pergi ke pantry sendiri.


"sekali lagi nabila"


"baiklah"


"tunggu, saya mau ngopi di pantry saja, hayu"


faris mengajak nabila ke pantry.


"ini pak kopinya"


"kamu ngopi juga?"


"saya lagi ingin cokelat hangat pak"


faris mengangguk dan memperhatikan nabila yang nampak terlihat mulai mengantuk, faris tak tega melihatnya.


"kamu sama Lusi gimana? sepupu saya selalu nanyain kamu ke saya dulu, kenapa tidak mengabari sahabatmu itu?"


"maaf pak, Hp saya dulu hilang pas lagi di jalan mau pergi ke lombok"


"jadi dulu kamu pindah ke lombok?"


"iya, saya sekeluarga pindah ke lombok karena papa dipindah tugas ke Rumah sakit di lombok"


faris ingin tahu bagaimana kehidupan nabila setelah dia berpisah dengannya, bahkan Lusi sahabatnya tidak tau mengenai alasan dan kemana kepindahan nabila dan keluarganya.


" setelah saya lulus kuliah pak, kebetulan nenek dari ayah sakit, jadi kami pindah ke Bandung lagi"


"oh begitu, terus kenapa ga pindah ke rumah lama kamu?"


"rumah kami yang lama sudah kami jual, karena ayah kira kaki akan menetap di lombok, eh tapi kenapa bapak tau?"


nabila heran kenapa faris tau kalau mereka tidak pindah ke rumah lama.


" ya saya dengar saja dari orang"


faris beralasan padahal dua sendiri gang menyuruh Toni asistennya untuk mencari tau keluarga nabila


"sudah kita balik ke ruangan, kita siap siap pulang,kerjaan saya sudah beres"


"terus dari tadi sampai pulang saya ga disuruh ngerjain apa apa gitu pak?"


" siapa bilang tugas kamu itu nemenin saya lembur dan kamu lupa satu lagi tugas bikin kopi? saya suka kopi buatan kamu"

__ADS_1


ah rese gua dikerjain nih sama faris, kalau cuma nemenin kenapa ga si Toni saja, kalah perlu ob saja biar sekalian bikinin kopi untuknya" batin nabila kesal tapi saat faris mengatakan dia suka kopi buatannya entah kenapa nabila sedikit merasa senang, apalagi faris mengatakannya sambil tersenyum manis


"kenapa kesini pak? kenapa ga langsung pulang saja?"


"kamu kira saya bos yang kejam membiarkan sekretaris saya pulang lembur dengan perut kosong, lagian saya juga lapar, ayo turun!


sesudah magrib faris dan nabila akhirnya keluar dari kantornya, dan seperti biasa faris yang selalu maksa untuk mengantar nabila pulang


"aw.." suara faris meringis sambil memegangi perutnya


"bapak kenapa? ada yang sakit?"


tanya nabila khawatir, melihat faris yang seperti kesakitan


"perut saya sakit, mungkin lambung saya kumat"


"bapak sih dari tadi minum kopi mulu, kerasa kan sekarang akibatnya?" spontan nabila mengomeli faris, dia ingat hari ini faris sudah minum kopi sampai 4 kali, bukan hanya hari ini tapi hari hari sebelumnya juga


"kamu kenapa ngomeli saya bil? bukannya khawatir lihat saya kesakitan"


"justru karena saya khawatir ke bapak, makanya tadi saya sudah ngingetin bapak di kantor"


"kamu khawatir sama saya?" faris menatap dalam mata nabila, nabila yang ditatap jadi salah tingkah


"di samping cafe ini tadi ada apotik, saya beli obat dulu"


nabila berjalan cepat, tak tega juga melihat faris kesakitan perutnya.


bruk.


nabila menabrak seseorang tepat di depan pintu masuk apotik karena dia berjalan terburu buru, sampai tidak sengaja menabrak seorang pria


"eh maaf mas saya ga sengaja" nabila tak enak hati,karena ini kesalahannya


"oh iya mba ga papa" ucap pria yang ditabrak tadi sambil tersenyum ramah


"sekali lagi maaf ya mas saya buru buru, permisi"


nabila berjalan cepat teringat faris sedang menunggunya


manis, tak hanya manis cantik juga dia


gumam pria yang tadi nabila tabrak, sambil memperhatikan nabila dari belakang, entah kenapa hatinya terasa bahagia.


kemudian dia pergi meninggalkan apotik.

__ADS_1


...#...


...part ini aga panjang ya, mungkin karena hari rabu jadi semangat menggebu 😀...


__ADS_2