
... Up lagi nih, jangan lupa like nya ya ...
... 👍😊...
"Ini KTPnya tertinggal"
gumam Wijaya saat melihat dan membaca Nama identitas di balik kartu itu.
"Hani ataya?"
sepertinya saya kenal dengan nama ini, setelah mengingatnya dia segera berlari mencari perempuan yang dia tabrak tadi, namun sia sia perempuan tadi sudah tidak terlihat.
kemudian Wijaya bergegas pergi ke ruangannya dan membuka buku kecil diantara tumpukan buku yang ada di laci meja kerjanya.
kemudian dia mengambil sebuah kartu nama dan langsung membandingkannya dengan KTP yang tadi dia temukan, dan ternyata mereka adalah orang yang sama, walau wajahnya ada perbedaan karena di kartu lama adalah foto 25 tahun yang lalu.
"kamu yang selama ini aku cari"
gumam wijaya
flash back on:
__ADS_1
wijaya tersadar dari alam bawah sadarnya, namun dia kaget saat melihat dirinya tidak memakai satu pun pakaian, dan berada di mobilnya.
"apa yang terjadi"
gumam wijaya segera memakai pakaiannya, kepalanya masih terasa pusing, dirinya berusaha mengingat apa yang terjadi, seingatnya dia pergi ke pesta pernikahan temannya dalam keadaan bertengkar dengan sang istri di rumah, kemudian dia diberi minuman oleh salah satu temannya, namun setelah beberapa waktu, badannya terasa Panas dan dia merasakan ada rasa aneh, kemudian dia pergi meninggalkan pesta itu, namun semakin lama rasa itu semakin kuat dan tak bisa di tahan.
akhirnya dia menghentikan mobilnya di pinggir jalan yang sepi dan keluar dengan membuka keras pintu mobilnya, saat dirinya mau kembali kedalam mobil, tak sengaja ada perempuan yang sedang berdiri di samping motornya, sepertinya ada masalah dengan motor perempuan itu.
perempuan itu hendak menghampiri wijaya meminta tolong, namun wijaya tidak mau menolongnya karena masih ingat bahwa dirinya sepertinya sedang dalam pengaruh obat perangsang, Wijaya yang akan masuk ke dalam mobil, terhentikan saat tangan gadi itu refleks menahan tangan wijaya
"tolong saya mas, motor saya mogok, saya ga lihat disekitar sini ada bengkel"
sementara itu, Wijaya merasakan gairah yang begitu kuat saat tangannya di tahan oleh perempuan tadi.
"mas hentikan mas hiks..hiks"
dia terus berusaha menghindarinya, sampai akhirnya mahkota yang dia jaga selama ini harus ternoda oleh pria yang sama sekali tidak ia kenal, bahkan untuk melihat wajahnya saja dia sulit karena memang jalan ini begitu gelap dan pria itu melakukannya di dalam mobil yang gelap juga.
setelah merasa tersalurkan dan puas akhirnya wijaya terkapar lemas dan tertidur lelap.
sedangkan perempuan itu terus menangis, dia terus menangisi nasibnya, dirinya menyesal telah meminta tolong kepada pria ini.
__ADS_1
dia segera memakai pakaian yang sudah berserakan di bawah kursi, dan segera keluar dan pergi meninggalkan mobil itu.
bukan badannya saja yang sakit namun hatinya yang hancur.
wijaya menemukan sebuah kartu pengenal di bawah tumpukan pakaiannya
"Hani ataya"
Wijaya membaca nama di kartu itu
"sial, apa yang sudah aku lakukan?"
Wijaya terus saja merutuki kelakuannya
setelah beberapa setelah kejadian malam itu Wijaya mencoba mencari Nama pemilik kartu itu, berusaha untuk meminta maaf atas kesalahan yang dia perbuat.
dia mencari nama itu di alamat yang ada di kartu namun nihil tidak ada hasilnya.
wijaya sangat menyesali perbuatannya, dirinya sudah pasrah karena pencariannya tidak ada hasil, dan ditambah dia harus meneruskan kuliahnya di luar negri atas permintaan dari ayahnya, membuat dirinya menghentikan pencariannya
namun Wijaya menyimpan kartu nama itu di dompet dan setelah dirinya menjadi pemilik rumah sakit, kartu itu dia simpan di laci.
__ADS_1
flash back off