Kembalinya Seniman Romantis

Kembalinya Seniman Romantis
SCHOOL DAYS


__ADS_3

Pada 17 Desember 2007, ada kasus pembunuhan sehari sebelum penayangan School Days episode 12 yang tayang di TV Kanagawa. Seorang gadis berusia 16 tahun membunuh ayahnya menggunakan kapak.


Akhirnya TV Kanagawa membatalkan penayangan episode 12 karena scene-nya menyerupai kasus pembunuhan tersebut. Bukan karena anime ini lalu scene tersebut diikuti oleh gadis itu, hanya saja pola pembunuhannya mirip.


Mengenai pembunuhan, dalam anime ini terkesan hanya drama percintaan, namun berakhir tragis pada episode akhirnya. Sangat complicated kisah cinta di serial anime ini.


Semua bermula dari Itou Makoto, seorang anak SMA biasa yang ternyata suka dengan gadis satu sekolahnya. Itou selalu naik kereta ketika berangkat dan pulang berbarengan dengan gadis tersebut.


Saking ngebetnya, Itou memotret gadis itu di kereta tanpa sepengetahuan siapapun. Suatu ketika saat di kelas, Itou mendapat teman sebangku bernama Saiyonji Sekai. Sekai tipe gadis yang galak, cerewet, tetapi seorang mak comblang.


Sekai pun diam-diam mengintip isi ponsel Itou yang menunjukkan potret gadis yang Itou sukai. Lama-lama, Sekai membantu Itou untuk mendekati gadis tersebut, Katsura Kotonoha. Semakin lama, ternyata Sekai memendam perasaan pada Itou.


Itou yang memang seorang laki-laki polos, tidak tahu apa-apa dan bejat, malah berselingkuh dibelakang Kotonoha ketika mereka sudah berpacaran. Itou tidak hanya berselingkuh dengan Sekai, tetapi dengan beberapa gadis di sekolah tersebut.


Bejat banget, melakukan hubungan seksual dengan Sekai sambil bilang “Hanya kau satu-satunya” dan meninggalkan Kotonoha yang sudah mencintai Itou. Setelah puas dengan Sekai, Itou mendekati Katou Otome, teman semasa SMP.

__ADS_1


Tidak hanya Otome, Itou diam-diam dekat dengan Kiyoura Setsuna, sahabat Sekai. Sampai lama-lama mendekati teman-teman Sekai dan Otome. Gila laki-laki satu ini, bejatpokoknya. Akibatnya satu sekolah mengetahui hubungan seksual Itou dan Otome.


Lalu Sekai hamil karena Itou, dan Kotonoha menjadi gila sejak ditinggal oleh Itou. Kisah anime ini menunjukkan betapa tragisnya kisah percintaan semasa muda. Tidak peduli perasaan siapapun, hanya mementingkan ego serta nafsu membara saja.


Episode 12 dalam anime ini pun merupakan ending yang sangat mengerikan akibat perbuatan Itou. Si Main Character tidak mau bertanggung jawab dengan kehamilan Sekai, dan tidak mau berhenti bermain dengan banyak gadis.


Setelah semua menjauhi Itou, Kotonoha masih setia menanti Itou datang kembali padanya. Dan memang benar, di akhir cerita, Itou meminta maaf pada Kotonoha dan kembali memulai hubungan mereka dari awal.


Sudah menjadi akhir bahagia? Tidak juga, Kotonoha yang sudah sabar banget dengan kelakuan Itou apalagi Sekai malah memutar balikkan keadaan. Kotonoha sengaja membuat Sekai seolah-olah dibuang oleh Itou dan membuat Sekai panas.


Kotonoha dan Itou berpergian dengan kapal pesiar dan menikmati senja di lautan luas sambil berpelukan. Ah bukan berpelukan sih, tetapi Kotonoha memeluk kepala Itou. Penasaran? Pokoknya, ending dari episode ini sangat mengharukan, creepy dan gila.


Dari keseluruhan cerita, yang sebenarnya sangat salah itu Itou dan Sekai. Karena Itou seharusnya bisa menjadi laki-laki jantan, tidak pengecut, dan tidak gampang terbawa oleh hasratnya.


Lalu Sekai seharusnya tidak menjadikan status mak comblang-nya sebagai keuntungan pribadi agar dekat dengan Itou. Keduanya sama-sama tidak memiliki rasa empati dan simpati kepada siapapun.

__ADS_1


Memang kalau bicara cinta masa muda, tidak akan pernah lepas dari hal-hal yang menyimpang. Tetapi semua itu ada konsekuensi, resiko dan komitmen yang harus diutamakan. Tidak hanya janji semata, namun harus dilakukan.


Hal yang dilakukan Itou hanya berupa janji dan “Iya”. Sehingga lupa hal apa saja yang perlu diperhatikan. Itou malah berbuat seenaknya tanpa mau mengambil responsibility dari perbuatannya itu.


Manusia sudah pasti mempunyai sisi ego-nya masing-masing. Namun kita harus tahu bagaimana penempatan yang tepat ketika memang sisi ego lebih diutamakan. Sekai mengetahui bahwa Kotonoha sudah berusaha yang terbaik untuk Itou.


Saking munafik dan lebih mementingkan ego pribadi, ia rela untuk mengorbankan tubuh dan perasaannya kepada Itou. Mungkin saking cintanya dengan Itou, ia lupa dengan batasan dirinya dan pada akhirnya ia harus menanggung akibat terbesar dalam hidupnya. Kehamilan dini.


Itou dan Sekai berhasil menjadi proyeksi masa muda saat ini yang mementingkan ego, ingin menang sendiri, dan tidak berhati-hati dalam mengambil keputusan. Hingga lupa mengenai bagaimana untuk saling menghargai, mengayomi, berempati juga bersimpati.


Akibatnya nanti, ada banyak pihak yang dirugikan jika kita gampang mengambil keputusan dan gampang menyimpulkan sesuatu. Seperti dalam episode 12 School Days ini. Pokoknya, kisah cinta yang berakhir tragis!


Keseluruhan isi cerita anime ini benar-benar membuat kita tertampar. Jangan sampai, kisah cinta masa muda yang romantis berakhir jadi mimpi buruk kita!


Terkadang cinta itu membuat buta ya. Tetapi jika kita bijak dalam setiap keputusan, bijak dalam menjalani hubungan, saling menghargai dan menyayangi mungkin kita tidak melihat sosok Itou, kisah cinta berakhir tragis pun tidak terjadi lagi.

__ADS_1


__ADS_2