
Lalu, bagaimana dengan keadaan ekonomi?
Bisa dikatakan persaingan bisnis di tahun 2050 akan semakin ketat, karena para pesaing bisnis bisa saja melakukan apa pun. Kemajuan teknologi menyebabkan manusia dapat melakukan apa pun yang mereka mau, tidak terkecuali kecurangan.
Kecurangan ini bisa dilakukan dengan meretas akun pesaing bisnis melalui internet (karena tahun 2050, orang-orang membeli apa pun melalui internet atau aplikasi belanja online). Atau, dengan cara menurunkan reputasi suatu perusahaan melalui media sosial dengan cara menjelek-jelekkannya.
Kita beralih ke distribusi dan penjualan. Ini tahun 2050, dimana ketika kita ingin membeli suatu barang, kita tak perlu pergi keluar rumah karena kita dapat membelinya lewat internet atau aplikasi. Pembayaran dilakukan dengan m-banking, atau semacamnya. Setelah barang sudah dikemas, maka kurir atau robot penghantar barang akan mengantarnya ke rumah kita.
Bagaimana dengan dunia olahraga, seni, kuliner, dan semacamnya? Apakah masih diadakan turnamen, audisi, kontes atau semacamnya?
__ADS_1
Ya, masih. Namun ada sebagian orang yang beralih ke dunia robot. Robot tak hanya bisa membantu pekerjaan manusia saja, tapi ada beberapa robot yang dirancang bisa menyanyi, menari, memainkan alat musik, melakukan pertandingan olahraga, dan sebagainya.
Mengenai kontes seni, sekarang orang-orang melakukan kontes secara online. Misalnya perlombaan menggambar, setelah diberi juklis secara online, mereka bisa mengirim karya mereka melalui surel. Atau kontes memasak, para kontestan akan mengirim video proses mereka memasak sesuatu, lalu meng-upload-nya. Namun karena makanan harus dicicipi, tentu saja mereka harus mengirim makanan mereka. Bisa? Bisa, dengan bantuan robot-robot, makanan bisa dikirim dalam sekejap.
Olahraga? Seperti yang tadi sudah dipaparkan, orang-orang mulai tertarik dengan pertandingan antar-robot. Kita bisa melihat sebuah pertandingan voli dengan peserta yang beranggotakan mesin. Tentu saja para robot itu sudah dilengkapi dengan AI atau kecerdasan buatan.
Bagaimana dengan kondisi pertanian dan perternakan?
Bagaimana dengan kemajuan di bidang kedokteran?
__ADS_1
Sisi baiknya, kemajuan teknologi di bidang kedokteran membuahkan hasil yang memuaskan. Mereka dapat mengobati pasien dengan cepat. Bahkan ketika ada suatu penyakit baru yang mematikan dan belum diketahui, mereka dapat membekukan pasien dengan teknologi ice coffin. Setelah mereka mendapatkan apa yang mereka butuhkan, pasien akan dicairkan dan segera diobati dengan cepat.
Namun sisi buruknya, banyak orang yang sering ke rumah sakit atau pusat kesehatan terdekat. Apa mereka sakit? Tidak, mereka hanya mengecek kesehatan mereka. Apa tidak ada alat pemeriksa kesehatan di rumah mereka? Ini tahun 2050, tentu saja mereka punya. Hanya saja ada beberapa alat yang tidak mungkin untuk mereka miliki. Mereka hanya memiliki alat-alat kecil, seperti termometer yang dapat mengetahui penyakit demam seperti apa yang kita alami, alat pengecek kadar kolestrol, alat pengetes darah, dan sebagainya. Mereka pergi ke rumah sakit untuk mendapat pengecekkan detak jantung, pernapasan, kerja antibodi tubuh, dan sebagainya.
Bagaimana kondisi bumi? Apakah ia baik-baik saja? Dan kenapa manusia pindah ke bulan dan mars?
Sayangnya, bumi sedang dalam masalah. Karena kemajuan teknologi dan semakin banyaknya manusia, membuat bumi semakin panas. Sehingga, banyak manusia yang segera dipindahkan. Hanya orang-orang yang bekerja sebagai petani dan peternak yang dibiarkan tinggal.
Namun, akhirnya bumi bisa menjadi lebih baik, karena sedikitnya populasi manusia yang tinggal di bumi. Ditambah bumi yang digunakan untuk bercocok tanam, kondisi bumi semakin berkembang pesat, jauh lebih baik dari seluruhnya.
__ADS_1
Sesuatu akan memberikan efek positif dan negatif. Pun dengan waktu. Seiring berjalannya waktu, dunia akan semakin canggih, namun juga akan semakin rapuh dan tua. Tahun 2050 memang sangat menakjubkan, tapi tahun 2050 juga menyimpan sesuatu yang menyedihkan.