Kembalinya Seniman Romantis

Kembalinya Seniman Romantis
Anime dan Cinta3


__ADS_3

“i.. itu maksudku” jawab melody malu. “ehh, ya sudah ya aku mau pulang duluan. Nanti uangnya aku ganti. Ini sebagai jaminannya” seraya memberikan kartu nama yang terselip di kantong Hp melody dan segera pergi berlari ke arah tempat parkir motornya


“dasar cewek aneh” ucap haruka perlahan sambil menatap kartu nama yang baru didapatnya.


Sesampai di rumah melody langsung merebahkan tubuhnya ke kasur. Betapa sangat memalukan sekali kejadian yang dialaminya tadi. “Tapi, kalau diingat-ingat itu cowok manis juga. Senyumnya tak bisa hilang dari otakku. Hahh.. apa-apaan aku ini? nggak, pokoknya aku nggak boleh mikirin dia. Nggak boleh!” kata melody perlahan.


tuttt.. tuttt.. Hp melody berdering. “tumben, siapa yang kirim pesan? Pasti operator” ucapnya lirih. Sengaja melody membiarkan pesan itu tak terbaca. Melody melanjutkan menatap langit-langit kamarnya, sesekali dia tersenyum sendiri tanpa sebab semenjak dia bertemu dengan Oz Vessalius ehh Haruka maksudnya. Dan perlahan mata melody pun mulai terpejam


Suara dering alarm membangunkan melody dari tidurnya. Dilihat jendela kamarnya itu dan berharap tidak turun hujan seperti kemarin. Tetes-tetes air tak terlihat disana. Matahari pun bersinar dengan terang tanpa tertutup oleh awan yang berwarna keabu-abuan itu..


Tutt.. tuut.. Hp melody berdering. Dilihatnya 3 pesan masuk dari nomor baru. Dia buka satu persatu secara beruntut.

__ADS_1


“hai cewek aneh, ini aku Haruka. Kamu masih punya hutang loh sama aku” isi dari pesan pertama. Dan Melody melanjutkan membaca pesan yang kedua


“kamu sudah tidur ya? Ya sudah selamat tidur ya, mimpi indah, sambil senyum tidurnya. Dan ingat, kamu masih punya utang sama aku haha” melody pun mulai geram. Dilanjutkannya lagi membaca pesan yang terakhir. Masih sama, pesan dari haruka


“selamat pagi cewek aneh, mataharinya bersinar terang loh. Coba deh lihat ke jendela, ehh jangan dulu. Mending kamu buruan mandi sana. Cewek aneh bau :p” begitulah isi pesan yang terakhir. Melody tersenyum sendiri “selamat pagi juga Haru-chan” ucapnya perlahan sambil tersenyum


Seperti biasa, melody bergegas mandi dan berangkat ke kampus dengan motor pink miliknya. Semua barang yang dia punya mayoritas berwarna pink. Karena bagi melody warna pink melambangkan keanggunan, keindahan dan ketenangan, ya walaupun sebenarnya warna biru lebih banyak melambangkan ketenangan. Sesampai di kelas, ternyata masih dua-tiga mahasiswa yang datang. Dilihat jam tangan miliknya, “ternyata masih pukul 06.30 wib. Pantas saja masih banyak yang belum datang” ucapnya dalam hati. Dan seperti biasanya lagi, Melody duduk serta mulai melakukan kebiasaannya, yaitu menulis. Dilihatnya ternyata tersisa 3 lembar kertas dibukunya itu


“jangan panggil aku melo, lody ataupun medy. Panggil namaku dengan lengkap monster vampire” jawab melody memperingatkan


ohayou gozaimatsu, melody” ulang Kevin

__ADS_1


“ohayou, Kevin” jawab melody sambil tersenyum


“Nggak biasanya si Kevin kayak gini? Biasanya ngajak ribut. Mimpi apa dia semalam? Cowok aneh” kata melody dalam hati


“kamu sudah sarapan?, ni aku tadi beli roti, satu buat aku satunya buat kamu” sambil memberikan roti coklat kesukaan melody


“thanks, eh tumben-tumbenan kamu baik sama aku? biasanya ngajak ribut terus. Kamu habis kejedot dimana?” jawab melody sambil mengupas dan memakan roti pemberian kevin


“dasar cewek setengah anime nggak jadi, saat aku jahat kamu nggak suka, saat aku mau baik kayak gini kamu malah heran. Apa sih mau kamu?” tanya Kevin heran


“bukannya gitu vin, ya heran aja. Tapi makasih loh ya rotinya. Tau banget kamu kalau aku lagi lapar dan tau banget kamu kalau aku suka roti rasa coklat” jawab melody sambil tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2