Ketika Playboy Jatuh Cinta

Ketika Playboy Jatuh Cinta
Prolog


__ADS_3

Awal pertama masuk sekolah menengah atas merupakan awal yang paling menegangkan sekaligus masa paling dinantikan setiap remaja. Karena dimasa inilah masa-masa indah sekolah akan berakhir. Masa dimana kita akan meninggalkan seragam putih biru untuk kemudian menggantikannya dengan seragam putih abu abu. Tentunya juga dalam mengawali masa ini kita diwajibkan mengikuti kegiatan pengenalan dasar. Yaitu Masa Orientasi Siswa atau lebih dikenal dengan sebutan MOS. Dan dari sinilah cerita ini mulai tersusun.

__ADS_1


Disaat cahaya mentari mulai menyapa pagi, terlihat seyuman indah layaknya sekuntum bunga menyapa hari. Dan disaat itu pula terdapat dua orang senior tampan nampak sedang sibuk mendata siswa yang hendak memasuki gerbang sekolah. Para siswa baru yang masih terlihat lugu sedang mengantri satu persatu. Saat memasuki gerbang sekolah, mereka mulai mencari teman lama. Karena mungkin masih awam dengan wajah wajah baru yang belum mereka kena.

__ADS_1


Setiap karakter anak tentunya berbeda beda. Ada yang merasa malu untuk berkenalan dengan teman baru. Dan ada pula yang sibuk mencari cari atau bahkan bertanya tanya secara mendetail mengenai nama, alamat maupun asal sekolah. Mereka yang memiliki karakter demikian tak mungkin bisa untuk sekedar berdiam diri sembari menanti apel pembukaan dimulai. Banyak bicara, itulah yang akan dilakukannya sebagai seorang remaja super aktif. Namun berbeda dengan salah satu gadis yang kini sedang termenung dalam keramaian lingkungan sekolah. Berparas cantik nan anggun namun terlihat mungil dengan rambut ber kepang dua. Terlebih ia tampak memakai ikat rambut berbentuk boneka personil bts layaknya penggemar berat boy band asal.

__ADS_1


Itulah yang membuat Eun Ae selalu murung dan tak ingin bersikap terbuka kepada orang lain. Meski mama selalu berusaha menjadi tempat curahan hati ternyamannya, namun ia enggan bercerita lebih lagi mengenai apa yang ada difikirannya. Seperti ada sesuatu yang sedang ia simpan rapat dan tak ingin orang disekitarnya tau apa yang selama ini mengganggu fikirannya itu. Mama dan ayahnya sungguh menghawatirkan hal ini. Terlebih mereka sudah bertahun tahun berusaha merahasiakan suatu kenyataan pahit dan tak ingin Eun Ae sampai mengetahuinya. Karena sejak kecil ia sudah memiliki riwayat penyakit jantung. Maka dari itu orang tua Eun Ae sangat memperhatikan betul anak semata wayangnya. Menuruti segala apa yang ia inginkan agar kebahagian selalu tercipta disetiap harinya.

__ADS_1


Eun Ae yang kini berusia remaja dan hendak menuju dewasa, masuk di Sekolah Menengah Atas Favorit dikota. Hingga akhirnya dinyatakan lolos seleksi penerimaan siswa baru. Tentunya merasa sangat senang karena sudah diterima di sekolah yang ia impikan sejak kecil. Siapapun pasti akan memiliki impian untuk masuk disekolah favorit ternama. Suatu kebanggaan tersendiri bagi Eun Ae. Sejak kecil ia juga memiliki impian menjadi seorang dokter. Banyak bertemu dengan dokter dan sering ditanganinya dengan sepenuh hati. Hal itulah yang menjadi penyebab mengapa ia ingin sekali berprofesi demikian jika sudah dewasa nanti. Membangun cita citanya menjadi nyata itulah keinginannya. Ia bertekad menunjukkan kepada kedua orang tua nya bahwa ia mampu. Tidak seperti apa yang dikhawatirkan mama dan ayahnya selama ini. Ia bisa berjalan sendiri menjadi pribadi yang lebih mandiri. Bukan lagi seperti bayi yang masih harus dijaga kesana kemari.

__ADS_1


__ADS_2