Ketika Playboy Jatuh Cinta

Ketika Playboy Jatuh Cinta
Where?


__ADS_3

Mata Pelajaran terus berganti diselingi jam istirahat. Tak terasa sudah waktunya jam pulang sekolah. Namun tiba tiba beberapa kakak osis terlihat memasuki ruangan. Mungkin mereka ingin memberi pengumuman.


"Maaf ya adek adek jangan pulang dulu, disini kakak ada sedikit pengumuman untuk kalian" Jelas kak Seno selaku ketua Osis.


Mungkin dia akan memberi pengumuman tentang apa yang dibicaran kak Firman kemarin waktu aku menelfonnya. Mungkin akan ada kemah pengambilan badge ambalan. Karena seragam pramuka yang diberikan sekolah belum diberi badge. Mungkin saja dalam pengambilan badge tersebut kami harus melewati beberapa tantangan dulu.


"Kami semua disini ingin mengumumkan bahwa dua minggu lagi akan diadakan kemah pengambilan badge ambalan. Karena kemah tersebut bersifat wajib maka seluruh siswa harus mengikutinya tanpa terkecuali. Dan juga mengenai anggaran dana yang harus kalian keluarkan untuk mengikuti kemah ini sudah tertera dalam undangan yang akan dibagikan. Jadi nanti kalian bisa berikan undangan tersebut kepada masing masing orang tua. Nanti pembayarannya bisa disetorkan melalui kak Rima ataupun kak Firman selaku bendahara kegiatan tersebut" Jelas kak Seno.


"Iya kak" Jawab kami kompak.


"Baiklah ada yang ingin ditanyakan?? Bila tidak, kalian bisa kembali kerumah masing masing" Ujarnya sembari membagikan undangan.

__ADS_1


Nampaknya kak Firman tidak ikut serta dalam mengumumkan mengenai kegiatan ini di kelasku. Mungkin dia sedang sibuk, terlebih saat aku mengetahuinya bahwa dia menjadi bendahara kegiatan kemah tersebut.


Aku kembali ke rumah dijemput mama. Tetapi sebelumnya kami telah mengantarkan Syafa kerumahnya terlebih dahulu. Karena kemarin Syafa juga telah menolak permintaanku untuk ikut pulang bareng naik mobil mama. Sesampainya dirumah, aku menuju ke kamarku. Aku menghempaskan tubuhku diranjang. Rasanya hari ini sangat melelahkan. Sehari ini juga aku tak melihat kak Firman ada disekolah. Biasanya dia terlihat di koperasi sekolah. Namun tadi ketika aku kesana, dia tidak ada. Entah menghilang kemana dia ini. Membuatku semakin rindu saja. Aku harus menghubunginya untuk saat ini juga.


Via WhatsApp,


Me : "Kak?"


Me : "Kok sehari ini aku gak liat kakak?"


Kak : "Oh iya dek, maaf ya kakak gak mampir ke kelas kamu karena masih banyak tugas yang harus kakak kerjakan. Kamu sudah tau kan kalo kakak ini ditunjuk sebagai bendahara kegiatan kemah?"

__ADS_1


Me : "Iya kak, aku tau kok"


Kak : "Maaf ya dek, besok kakak janji akan menemuimu dikelas. Atau nanti kita ketemuan di koperasi ya, biar kakak belikan coklat untukmu sebagai permintaan maaf kakak"


Me : "Gausah kak, kalo kakak masih sibuk gapapa kok"


Kami menghabiskan waktu banyak untuk saling balas membalas pesan. Sampai pada akhirnya aku ketiduran meninggalkan pesan yang telah ku baca tanpa balasan apapun. Hingga keesokan harinya aku baru tersadar. Dia ternyata memahami bahwa aku ketiduran sehingga dia mengirimku pesan,


"Good Night and Have a Nice Dream adek kecilku♡"


Duh, aku belum sempat membalasnya.

__ADS_1


__ADS_2