
Semua mata kagum tertuju padanya, dia terlihat berbicara dengan santai namun tetap berwibawa.
Setelah itu, kak Do Hwa memberi kesempatan kakak osis lainnya untuk berkenalan satu persatu. Mereka terlihat sangat ramah dan ada juga salah satu kakak panitia yang membuat kami semua tertawa,
"Hay, nama kakak Eyesti Rahat, sebut saja kak Eyesti. Jangan kak Rahat yaa, takutnya kalian pada bubar semua pada rahatan.. Hehe.. Eitss... Tunggu, kalian jangan tertawa dulu.. Rahat itu sebenarnya nama ayah lho yaa.. Jadi ini serius kakak gak bohong nama kakak beneran itu kok gak dibuat buat" Ujarnya dengan mimik wajah yang mungkin sedikit aneh tapi bisa membuat kami semua tertawa.
"Oh iya, ada satu hal lagi yang harus kalian tau. Kak Eyesti itu lahir di kasur lho. Pas ibu nya kakak lagi istirahat, ehh kakak tiba tiba nongol. Katanya sih gitu.. Makanya kakak ini dikasih nama Eyestirahat. Dibikin bagusan dikit ketimbang Istirahat. Wkwkwk. Ada yg mau ditanyakan lagi?" Lanjutnya.
"Kak, tanggal lahirnya berapa?" tanya salah satu siswa baru yang belum ku ketahui namanya.
__ADS_1
"Kakak lahir tepatnya pada tanggal dan bulan yang pastinya ada ditanggalan rumah kalian masing masing. Jadi gak perlu ditanyakan lagi ya. Cukup sekian dan terima kasih" Jawabnya seraya terkekeh. Semua pun ikut tertawa mendengar lelucon yang kak Eyesti.
Seusai acara perkenalan, siswa baru langsung diarahkan untuk memasuki ruangan sesuai nama yang telah dibacakan oleh panitia. Semua siswa berhamburan mencari ruangan masing masing sekaligus mencari teman yang bisa diajak duduk bersama. Tak terkecuali dengan Eun Ae. Ia yang mendengar bahwa nama Micha tak seruangan dengannya pun saat itu langsung terlihat lesu. Karena tak ada satupun yang ia kenal lagi selain Micha. Walaupun mereka baru bertemu rasanya sudah seperti teman lama.
"Heh kamu sudah ada temen sebangku belum?" tanya salah seorang siswa sambil menepuk pundakku.
Namanya Yun Hee, dia terlihat sangat cerewet karena dari perkataannya sudah bisa menggambarkan bagaimana sifat aslinya.
" Emang kalo dikelas dia itu orangnya gimana sih?" Tanya Yun Hee.
__ADS_1
"Dia itu gak bisa diem anaknya usil juga kalo sama cewek. Kadang ya sering banget lari larian sama cewek gara gara dia ngumpetin sesuatu gitu" Jelas Eun Ae. Setelah puas mendengar jawaban Eun Ae, Yun Hee mulai terdiam entah apa yang sedang dia fikirkan.
Terdengar suara langkah berjalan mendekati ruangan tersebut. Semua siswa pun menghentikan pembicaraan mereka dan menghadap ke depan untuk menyapa panitia yang bertugas di ruangan itu. Tak disangka, Do Hwa lah yang bertugas mengisi ruang kelas Eun Ae.
Entah mengapa hati Eun Ae merasa berdebar tak beraturan. Ataukah mungkin karena ia mengagumi sosok yang saat ini tengah berdiri dihadapannya ataukah ada hal lain yang tersembunyi dibalik itu semua.
Do Hwa mencoba menarik perhatian semua siswa yang berada diruangan tersebut dengan sepintas senyum namun mampu meluluh lantahkan hati para wanita dihadapannya kini. Sangat menawan hingga membuat jantung pun turut berdebar tak terkendali.
"Hay.. Masih ingat nama kakak?" Sapanya sambil melambaikan tangan.
__ADS_1
"Hay juga.. Masih dong kak" Seru salah satu dari mereka.
"Oke baiklah, itu artinya kakak tidak perlu berkenalan lagi yaa. Dan sekarang gantian dong kakak yang pengen kenalan sama kalian???" Pinta Do Hwa dengan nada agak meledek. Sesekali tersenyum dan kembali membuat kaum hawa terpana. Karena ia memiliki lesung pipi yang membuat senyumnya semakin merona. Sama halnya dengan Micha yang memiliki lesung pipi demikian juga.