
Kak Firman nampak begitu sibuk dengan apa yang dia kerjakan. Dia terlihat sedang mengatur masing masing anak yang hendak menaiki ban untuk arum jeram. Setelahnya, aku melihat dia nampak berjalan ke arahku.
"Heh bengong aja, adek pasti pengen kan naik begituan?" Tegurnya padaku.
"Pengen banget malah kak, boleh yaa... Aku kan pengen kaya temen temen yang lain kak. Percuma dong aku ikut kesini kalo cuma liatin doang. Lagian aku udah gapapa kok" Pintaku seraya menarik tangannya.
"Iya deh.. Tapi kakak harus dampingi kamu serta panitia lainnya. Kamu harus ikut di ban yang ada panitianya. Kami semua gak mau terjadi apa apa sama kamu. Mau kan?" Sahutnya.
"Yaudah deh gapapa asalkan aku bisa ikutan arum jeram" Ujarku.
__ADS_1
Setelahnya, aku diajak menaiki ban dengan bantuan kak Firman. Kak Firman nampaknya sangat mencemaskanku. Padahal aku merasa baik baik saja. Aku sangat menikmati arum jeram ini. Sesekali aku memeluk kak Firman ketika ban mulai terjebak diantara bebatuan. Aku merasa nyaman berada didekapannya.
"Ehemmm eheemmmm... Kayanya kita jadi obat nyamuk nih. Eh Firman, jangan modus dong. Nyari nyari kesempatan. Gue juga mau tuh" Ujar kak Arul.
"Apa sih lo ikut ikutan aja. Gue cuma gamau Nisa kenapa kenapa. Ini kan udah tanggung jawab gue" Jelas kak Arul.
Setelah mendengar jawabannya, aku merasa sangat bahagia. Untuk pertama kalinya kami berdua menghabiskan waktu bersama. Dan dia juga terus menjagaku disetiap detik. Sepertinya dia tak ingin kehilanganku.
"Untuk semuanya, mari berkumpul disini. Panitia akan membagikan makan siang untuk kalian semua" Ujar kak Seno menggunakan microfon.
__ADS_1
"Ayo dek kesana, nampaknya konsumsi sudah siap" Kata kak Firman seraya memegang tanganku.
Semua nampak berkumpul ditempat yang sudah diumumkan oleh kak Seno. Kak Firman pun mengambilkan makanan untukku. Aku meraih tasku dan mencoba mencari obat yang akan ku minum terlebih dahulu sebelum makan. Setelah aku mendapatkannya, kak Firman datang menghampiriku.
"Bentar kak, aku minum obat yang sebelum makan dulu ya" Ujarku seraya meminum obat yang kupegang.
"Iya dek, pelan pelan minumnya" Sahutnya sembari meletakkan nasi yang sudah diambilnya lalu dia memberikan segelas minuman untukku.
"Terima kasih ya kak" Ujarku kepadanya.
__ADS_1
Setelah semuanya selesai, panitia memutuskan untuk kembali ke Sekolah. Aku pun langsung diajak untuk menuju ke mobil bersama kak Firman. Nampaknya kak Arul sudah bersiap untuk melajukannya. Mobil yang kami naiki berada di awal sebelum kendaraan yang lainnya. Dan kami pun tiba lebih awal di sekolah.