Ketika Playboy Jatuh Cinta

Ketika Playboy Jatuh Cinta
Cintanya?


__ADS_3

Aku masih ingin menghabiskan waktuku bersamanya. Dan jika aku benar benar meninggalkannya, entah apa yang akan terjadi terhadapnya? Apakah dia akan tetap setia padaku ataukah dia akan mencari penggantiku. Semoga saja ada yang bisa membuatnya bahagia jika suatu saat aku pergi.


"Iya kak, aku janji gak akan ninggalin kakak dan juga akan kuat menghadapi ini semua" Ujarku seraya memecahkan senyuman dibibirku.


"Mah gitu dong.. Ini baru pujaan hati kakak" Sahutnya sembari menarik hidungku.


"Awwwwhhh... Sakit taukkk.. kakak ini jail juga ya ternyata" Aku menggerutu kesal karena perbuatannya.


Namun aku hanya berpura pura saja untuk membuatnya panik. Benar saja, dia nampak begitu panik ketika mendengar bahwa aku merintih kesakitan.


"Yang sakit mananya dek? Maaf ya, maafin kakak. Kakak gak bermaksud gitu kok" Ujarnya dengan panik.


Aku yang melihat ekspresinya seketika langsung mengeluarkan tawaku karena aku tak mampu menahannya.

__ADS_1


"Hahahah... kakak ini lucu juga ya.. Wkwk..." Ujarku.


"Ehh kamu ini, udah berani menjaili kakak balik ya? Dasar anak nakal. Sini sini biar kakak cubit pipi kamu yang cubby itu" Sahutnya seraya memegang pipiku.


Kamipun langsung melanjutkan perjalanan menuju ke tendaku. Ternyata disana sudah ada kak Arul yang duduk disebelah Syafa.


"Ehh rul, kapan lo kesini? Kok gue gak liat lo lewat sih?" Tanya kak Firman.


"Apa iya? Ehh sorry ya gue gak denger tadi" Ujar kak Firman.


"Iya iya gue maafin kok. Santai aja kali man. Gua kan sekarang udah baik hati" Sahut kak Arul.


Syafa yang mendengar kata kata kak Arul barusan langsung menanggapinya.

__ADS_1


"Baik kok di omong omongin. Baik itu butuh tindakan gak cuma sekedar omongan doang. Seperti halnya cinta" Ujar Syafa dengan ekspresi yang terlihat kesal.


Ada apa dengan Syafa? Sebelumnya dia nampak begitu bahagia, namun mengapa saat ini tidak? Apakah ada sesuatu yang terjadi dengannya.


"Syafa kamu kenapa? Kok kamu keliatan kesel begitu" Tanyaku kepada Syafa.


"Ini nih nis, kak Arul bilang ke aku kalo dia cinta sama aku. Tapi kamu sendiri tau kan kalo dia itu playboy cap kampak. Jadi dia gak mungkinlah serius ngomong begituan"


Mendengar perkataan Syafa barusan, kak Arul langsung meraih tangan Syafa seraya berkata.


"Aku tulus cinta sama kamu, kamu mau aku ngapain buat buktiin kalo aku beneran suka sama kamu. Kenapa kamu masih belum percaya itu" Ujarnya kepada Syafa.


"Ya belum lah kak, orang kakak aja sering ngecewain dan ninggalin orang yang pernah sayang sama kakak. Apalagi aku yang hanya anak baru dan belum pernah mengenal cinta sebelumnya. Aku gak mau cintaku itu terbuang sia sia hanya untuk diberikan kepada seorang playboy sekolah seperti kakak. Lebih baik aku gak usah mengenal cinta" Sambung Syafa.

__ADS_1


__ADS_2