Ketos Dingin VS Gadis Manja

Ketos Dingin VS Gadis Manja
LDR (RafZah) : Mendapat Izin


__ADS_3

"Rafa bakal gantiin kalau bunda izinin Rafa pergi ke Sidney!" ucap Rafa


"Haaa?" Syila melongo dengan perjanjian yang di buat oleh putra nya ini.


"Kamu tu ngapain sih mau ke Sidney?"


"o iya Raka lupa mau cerita ke bunda!" celetuk Raka sambol melirik Rafa dan di balas tatapan tajam oleh Rafa


"Apa?" tanya Syila bingung


"Kemarin malam bang Rafa mimpi, dia ke Sidney jemput Zahra buat hadiri pernikahan paman Ari. terus dalam perjalanan kembali ke Amrik, pesawat yang di tumpangi bang Rafa kecelakaan."


"Terus, Apa hubungannya dengan pergi ke Sidney?" tanya Syila


"Zahra juga mimpi hal yang sama bunda.... dan bunda tau, Bang Rafa tadi malam gak tidur karena fikirin Zahra!"


"Ya Ampun anak bunda bucin banget sih?" ucap Syila gemas.


"Jadi bagaimana, Bunda?" tanya Rafa


"Tidak! tidak ada yang boleh pergi!"


"Bundaa!" rengek Rafa


"Ga boleh pergi! orang tua Zahra lagi gak ada di rumah! ga boleh nanti kamu macam macam sama anak orang? emang bisa tanggung jawab kamu?" ucap Syila


"Bunda kayak gak ngerti kata rindu saja!" gerutu Rafa sambil membuang muka.


"Apa kamu bilang?"


"bunda gak ingat dulu Daddy sampai hampir depresi saat bunda tinggal? kakau Rafa depresi karena rindu Zahra, Gimana bunda? bunda mau Rafa depresi?" ucap Rafa mengeluarkan seliruh isi hati nya.


"Heeh kamu dengar dari mana cerita itu?"

__ADS_1


"Daddy yang cerita, bunda!" kali ini Raka yang menjawab.


"Keterlaluan ka Rafi!"


"Bunda plisss.... boleh yaa?"


"Bundaaaa!"


"Bundaa!"


"Bunda Cantik?"


"Bundaa... pliss yaa... boleh yaa?" Rafa bahkan kini sudah memegang lembut tangan Syila, bunda nya.


"Kaka bicara deh sama Daddy... Kalau Daddy bolehin, bunda juga izinin!"


"Rafa sudah izin sama Daddy, bun... Daddy bilang bicara dulu sama bunda! jadi bunda, Rafa pergi ya?" ucap Rafa dengan wajah memelas nya.


"Iya deh... kapan berangkat?"


"Sekarang?"


**********


""Siapkan penerbangan ke Sidney sekarang juga!"


"....."


"gue gak mau tau, Sekarang juga gue berangkat ke bandara! kalau gue sampai dan pesawat belum siap, Lihat saja apa yang akan terjadi pada kalian!"


*Tuuut


Rafa memutus sambungan telepon secara sepihak.

__ADS_1


setelah mendapat izin dari Syila, bunda nya, Saat itu juga ia langsung bersiap pergi ke Sidney, kota di mana saat ini kekasih nya tengah melanjutkan pendidikan nya.


"Zahra, Gue datang!"


_____


"Pesawat akan take off dalam 30 menit lagi, tuan!" lapor salah satu orang suruhan Rafa.


saat ini Rafa dan Raka telah berada dalam pesawat.


tatapan dingin dan wajah datar, itulah yang sedari tadi mereka perlihat kan. Jangan heran, Sifat manja dan hangat mereka hanya untuk keluarga mereka saja.


"Tuan... Harap perbaiki posisi duduk kalian. sebentar lagi pesawat akan lepas landas." tegur salah satu pramugari dalam pesawat tersebut dan hanya di balas anggukan kepala oleh ke dua pria tampan tersebut.


"Kepada seluruh penumpanh pesawat, Di harapkan untuk menegakkan sandaran kirai dan mengencangkan sabuk pengaman. penerbangan dengan tujuan Los Angeles - Sydney akan kita tempuh kurang lebih selama 14 jam 20 menit. ......."


*******


sementara di tempat berbeda, Gadis cantik ini tengah memandangi I-Phone nya yang berisi foto Rafa kekasih nya. sudah sejak pulang dari kampus, ia terus bolak balik mengecek hp nya yang sama sekali tak ada pesan atau pun panggilan dari kekasih nya.


"Rafa kok ga ada kabar yaa dari kemarin? bikin khawatir aja! apa dia sakit? mana aku gak ada nomor nya bunda Syila. Gak ada nomor nya Raka juga. iss.... coba waktu itu Rafa gak nge reset Hp aku waktu aku mau pergi, sekarang kan aku bisa tanya mereka. haisss!"


gadis cantik itu menghempaakan tubuh nya kasar ke atas kasur king size nya.


"Kapan aku bisa ketemu Rafa?" Keluh nya untuk kesekian kali nya.


*******


...Next Or Stop?...


...Like?...


...koment?...

__ADS_1


...Krisan?...


...makasihπŸ™πŸ˜‡...


__ADS_2