
"Itu Rafa. pacar Aku yang di Amrik!"
"Whaaaaat?" Sisy berteriak sambil memandang Zahra tidak percaya
"maksud lo, pacar lo itu samperin lo ke sini?"
"Iyaa!"
"Gak usah ngada ngada, Ra! gue gak akan kasih tau pacar lo kalau lo selingkuh!"
"Ihh siapa yang selingkuh sih, Sisy! itu tuh betulan Rafa! lihat aja nanti aku suruh Rafa jemput aku!" ucap Zahra kemudian berlalu pergi meninggal kan Sisy yang masih mencerna kata kata Zahra.
"eh Ra... tungguin gue dong! tega banget lo!" teriak Sisy sambil berlari mengejar Zahra yang meningalkan nya.
*****
"Eh Ra, Lo heran gak si?" ucap Sisy di sela sela makan nya
yaps...
sekarang sudah waktu nya makan siang dan dua gadis cantik ini tengah berada di dalam kantin menikmati nasi goreng seafood yang mereka pesan.
"Heran kenapa?" tanya Zahra
"Kenapa tiba tiba pacar lo datang ke sini?"
"Gak tau... Rafa bilang karena dia rindu sama Zahra!"
"Ck... Kata lo dia kuliah di Amrik?"
"Ya iya emang! kenapa sih, Sy?"
"Pertanyaan bagus! gue pernah baca di novel novel... Dua orang pacaran LDR. nah tiba tiba si laki nya tu nyamperin cewek nya."
"Yaa bagus dong! terus kenapa?" potong Zahra
"gue belum seleaai cerita!" kesal Sisy
"Ok ok lanjut beibs!"
"Nah ternyata cowok itu nyamperin ai cewe buat ngasih undangan. undangan pernikahan nya!"
'Deeg'
"Turutin kata kata orang tua Lo. lulusin kuliahnya dan gapai cita cita Lo dan setelah itu gue bakalan datang buat jemput Lo."
Zahra mendongak.
__ADS_1
"Jadi in aku istri kamu?"
"Ngasih undangan."
kata kata Rafa kembali melintas di ingatan nya kala Sisy selesai ber ucap.
ia terdiam...
benar juga...
"Ra..."
"Zahra!"
"Rafa pernah bilang begitu!"
"Bilang apa, Ra?"
"Dia bakal jemput aku buat ngasih undangan!"
"Nah kan gue bilang! lo harus cek hp dan barang bawaan nya!"
"Hiks... Massa Rafa begitu?"
"Ih Ra jangan Nangis dong!"
"Zahra sedih tau, Sy! Kalau Rafa datang buat kasih Zahra undangan bagaimana? hiks Zahra ga mau!" Raung nya seperti anak kecil.
"Apa lo semua lihat lihat?" ketus Sisy
"Kenapa si Zahra?"
"Di selingkuhin!" jawab Sisy asal
"Yaelah Zah.... Putusin aja kalau selingkuh!"
"Hooh... buang aja ke sungai Amazon biar di lahap ama Anaconda."
"Terlalu jauh! tenggelamin aja di samudra Hindia!"
"lempar dia dari tebing. ama selingkuhan nya sekalian!"
" yaelah.... kubur aja hidup hidup di Port Stephens, Zah... dekat juga!"
"Iih diammm! Zahra gak di selingkuh in... Rafa juga gak selingkuh!" ucap Zahra kesal
"Yee si Sisy!"
__ADS_1
"Somplak!"
"sembarang aja ai Sisy!"
sementara Sisy hanya menampipkan cengiran khas nya.
"Makanya Ra! lo diam... Makan gih habis itu nanti pulang lo chek isi hp Rafa!"
"Oh iya iya!" ucap Zahra kemudian kembali melahap nasi goreng seafood nya.
******
"Kalau Rafa beneran kasih undangan gimana, Sy?" ucap Zahra cemas
"ihh makanya lo telfon dia minta jemput! habis itu cek hp nya. Galeri, kontak, semua!" ucap Sisy gemas.
"Iyaa iyaa beibs!"
'Tuut'
"Hallo Rafa?"
"hmm." jawab Rafa dari seberang
"Lagi di mana?"
"Caffe!"
"Bisa jemput Zahra gak?"
"OTW!"
'Tuut'
Rafa memutus sambungan telfon secara sepihak.
"Sudah!"
"Yaelah cuek amat si Rafa! pengen gue tampol mu dia kalau datang!"
sementara Zahra hanya tersenyum menanggapi ucapan Sisy. karena ia sudah tahu bagaimana reaksi sahabat nya nanti.
*******
...Ayo kakak readers like, like, like......
...**koment, Krisan....
__ADS_1
...Gomawo...
...ππ**...