
"Huuh capekk! " keluh Zahra sambil berjalan memasuki rumah dengan lemas.
ia menaiki tangga dengan wajah lesu dan mata sayu nya.
'ceklekk'
"bang Sammm? " jerit nya sambil berlari kemudian melompat ke atas ranjang king size milik nya.
"bang Sam kapan pulang? kenapa ga kabari Zahra? bang Sam rindu Zahra ya? " cecar Zahra sambil memeluk samuel, Abang nya.
"Heee.... siapa yang rindu sama lo, Geer! " elak Samuel sambil menjitak kepala Zahra pelan.
"Terus ngapain pulang? urusan bang Sam di Melbourne sudah selesai emang nya? " cecar Zahra.
"Kalau belum ngapain gue balik, telmi! "
"Ih ga usah ngatain Zahra juga kali, bang! " ucap Zahra cemberut.
"Ya abis elo, gak mikir dulu apa? " balas Samuel.
"auh ah males ama bang Sam! keluar dari kamar aku! " ucap Zahra kemudian beranjak pergi mengambil handuk nya lalu berjalan ke kamar mandi.
"Lo mau ngapain? gue malam ini tidur sini! " teriak Samuel
"Mau teleportasi ke Amrik, ketemu Rafa! " balas Zahra tak kalah keras.
*******
"Lo ngapain masih di sini bang? " ucap Zahra ketus
"Kan gue bilang gue tidur di sini! " ucap samuel masih tetap memainkan benda pipih berlogo apel cuil di belakangnya.
"Ck... nyusahin loh bang Sam nih! " decak Zahra kemudian berjalan menuju meja rias nya untuk mengeringkan rambut nya yang basah.
"Dek! " panggil Samuel
"Hmm? " balas Zahra
"Dek! "
"Hmm? "
__ADS_1
"Dek jawab ngapa! " ucap Samuel pakai gas.
ingat gas bukan Rem.
"Apa sih bang, yaelah orang sudah jawab juga! " balas Zahra nyolot. eeh 😅
"katanya mau teleportasi ke Amrik, ga jadi? " tanya Samuel dengan nada mengejek.
Zahra yang gemas dengan abang nya langsung melempar kuas masker yang sedang di pegang nya.
ya gadis itu sedang memakai masker wajah untuk merawat kulit wajahnya.
"Ah sial dek... kena abang ih! " gerutu Samuel karena wajahnya terkena masker yang masih menempel di kuas yang Zahra lempar.
"Sapa suruh gangguin aku! " ucap Zahra.
"ck punya adek pemarah emang susah yah? " decak Samuel sambil berjalan ke kamar mandi untuk mencuci wajah nya.
*******
sementara itu di kediaman keluarga Berliando. semua anggota keluarga tengah berkumpul di ruang keluarga.
"Apa kabar dengan Azara ya, pa! pasti dia sudah besar!" ucap Ami.
Ami Caithlyn sahabat Syila semasa kuliah dulu. kini gadis tersebut menikah dengan Ervin Berliando, yang merupakan rival Rafi saat masih SMA dan pria yang di tinggalkan Syila di bandara.
(Ingat ya Ami sama Ervin😅)
"Azara siapa? " tanya Erwin
"Adik mu! " jawab Ervin, Ayah nya.
'Braak'
"apa apaan? hah? ayah dengan bunda bilang bahwa saya anak tunggal kalian? " sentak Erwin setelah menggebrak meja yang berada di hadapan nya.
"Tidak... saat kau masih tinggal bersama kakek mu di Indonesia ibumu hamil anak perempuan. tepat saat adikmu lahir, Ayah memiliki masalah dengan salah satu klien ayah. dia mengancam akan melenyapkan adik mu yang baru lahir. dan satu satu nya jalan adalah memalsukan kematian adik mu. "
"Lalu kenapa kalian tidak memberi tahu ku sampai saat ini? " nada bicara Erwin semakin meninggi karena ke 2 orang tuanya tak memberitahu nya rahasia sebesar ini.
"ayah belum selesai berbicara." jawab Ervin.
__ADS_1
"kami menitipkan adik mu pada sahabat dekat Ayah, patrick Calterson di Melbourne, Australia. dan beruntung dengan senang hati sahabat ayah mau menerima adik mu karena dia pun menginginkan anak perempuan." ucap Ervin
"Kami memberi nama adikmu Azara Putri Berliando. dan di ubah oleh tuan Patrick menjadi Putri Azzahra. " lanjut Ami.
"Putri Azzahra, junior Erwin di kampus, kekasih Rafa Andreas Sanjaya, adik dari Samuel Bryce Calterson? " ucap Erwin sambil menggelengkan kepalanya.
"Iya. gadis cantik itu adalah adik kandung mu, Erwin. oleh karena itu ayah menyuruh mu memperhatikan dan menjaga Zahra selama ini." jelas Ervin.
"selain itu, apa alasan ayah menyuruh ku menjaga Zahra? " tanya Erwin tak puas dengan penjelasan ayahh nya.
"Musuh ayah mencurigai bahwa Zahra adalah anak kandung ayah."
"Erwin punya adik yang cantik, Putri Azzahra. aah bukan, Azara Putri Berliando. adik dari Erwin Berliando! " gumam Erwin masih tak percaya dengan apa yang ia dengar.
**************
"Azara Putri Berliando. " gumam Samuel lirih.
"Hah apa bang? " tanya Zahra. ia merasa seperti abang nya itu menggumam kan nama seorang gadis.
"Ahh tidak. kepo banget dah lu! " jawab Samuel gugup.
"Ih bang Sam. siapa sih cewek yang bang Sam sebut?
kekasih bang Sam?" tanya Zahra kemal, kepo maksimal.
"Kepo banget lu, dek! "
"Baang.... siapa Azara Putri Berliando yang bang Sam bilang barusan? jangan ngegantung deh! " kesal Zahra.
"Itu lo, Zahra. lo adalah Azara Putri Berliando! bukan Putri Azzahra! " ucap Samuel. tetapi hanya di dalam fikiran nya. belum saat nya untuk Zahra mengetahui rahasia besar ini.
Suatu saat nanti, Zahra pasti akan mengetahuinya. dan Samuel harap, saat Zahra mengetahui hal itu, gadis itu tak akan membenci nya. karena ia sangat sangat menyayangi adik angkat nya ini. gadis cantik bernama Putri Azzahra.
*******
**Hayoo loh jangan pusing yaa...
maaf kalau makin kesini makin gajelas aja.
sudah mendekati ending aku harap readers semua gak bosen dengan cerita aku.
__ADS_1
kira kira lebih bagus sad ending atau happy ending ya?
makasih😇😇**