
Jam kini menunjukan pukul 8 malam. Rafa menuruni anak tangga apartemen nya dengan sedikit terburu buru. namun langkahnya terhenti saat ia akan menuju pintu apartemen.
Seorang gadis dengan posisi berbaring tengah terlelap di sofa ruang tamunya. Rafa berjalan menghampiri sofa tersebut yang terlihat Zahra yang tengah tertidur dengan posisi menyamping.
Rafa meletakan kunci mobil dan hp nya di atas meja sebelah kanan dan kemudian mendudukan dirinya di meja sebelah kiri yang langsung berhadapan dengan sofa yang di tempati pacarnya itu.
Terdiam membisu, itulah yang di lakukan pria itu. Rafa menatap wajah cantik di hadapan nya itu dengan lembut.
Pria itu tersenyum miring saat mengingat beberapa anak-anak kampus yang selalu mengejar-ngejar kekasih nya ini. tidak di pungkiri wajah Zahra memang sangat cantik dengan perpaduan indonesia dan negara luar jadi tidak heran banyak yang menginginkan gadis di hadapannya ini.
'Drrrrttt drrrrrttt drrrrtttt'
Getaran ponsel dari samping tubuh nya membuat Rafa teralihkan. ia meraih ponselnya dan menempelkan di telinganya saat sudah menggeser tombol hijau di layar ponselnya.
#Via telfon
"Apa?"
"Lo dimana? Kita udah pada di kafe nih." suara Azka yang di latari gelak tawa teman teman nya itu menggema di telinga Rafa.
Rafa terdiam....
ia menatap Zahra yang masih tertidur dengan pulas tanpa terganggu.
"Gue gak jadi ngumpul. lain kali aja."
"Ngapa emang? kaya anak perawan aja Lo ngumpet di rumah."
"Ada Zahra di apartemen gue."
"CK.... pacaran aja Lo."
"Bacot!"
'Tuuut... '
telpon di matikan sepihak oleh Rafa.
pria itu kembali meletakan ponsel nya dan beralih menggendong Zahra lalu di bawa ke kamarnya dengan perlahan.
*****
Cahaya pagi yang menembus jendela apartemen itu membuat gadis ini terbangun. Zahra membuka matanya dan bangkit dari duduknya dengan setengah sadar.
Ia melihat sekeliling dengan heran. pasal nya tadi malam ia tidur di sofa dan sekarang kenapa ia ada di sebuah kamar yang menurutnya asing.
hingga tatapan teduh gadis itu berhenti tepat di pojok kamar lebih tepat nya di sofa yang kini di tiduri Rafa. Zahra turun dari king size dan berjalan pelan menghampiri pria itu.
"Rafa...."
Tangan mulus dan lembut itu menyentuh kening Rafa yang membuat sang empu sedikit terusik dari tidurnya.
dengan perlahan Rafa membuka matanya dan mendapati wajah kekasihnya yang tengah menatapnya.
"Kamu kok tidur di sofa?"
Dengan malas Rafa bangkit dari tidurnya dan berganti posisi terduduk menatap wajah cantik di hadapannya dengan datar.
"Terus gue harus tidur di mana? kasur gue aja di tempati sama lo."
__ADS_1
"Tapi kan.... "
"Minggir!" Rafa mendorong pelan bahu Zahra dan bangkit dari duduknya.
lalu beralih menuju kasur dan kembali tertidur di sana.
Zahra hanya menghela napas pelan. pagi pagi seperti ini Rafa sudah membuat moodnya hancur hanya dengan tatapan datar pria itu walaupun itu sudah biasa di berikan kepadanya.
Zahra menatap Rafa dengan wajah lesu nya dan kemudian berjalan menuju pintu keluar.
"Zahra...."
Zahra menghentikan langkah nya dan kembali berbalik menatap Rafa yang kini membuka matanya.
"Kenapa?"
"Sini...."
Dengan pelan Zahra menghampiri Rafa dan berdiri di hadapan pria itu yang kini masih berbaring di ranjang.
"Kenapa?"
Rafa tak bergeming.
tangannya terangkat dan menarik gadis itu dengan cukup keras membuat sang empu tersungkur dengan posisi jatuh ke samping Rafa. dengan cepat Rafa menurunkan sedikit tubuhnya dan memeluk tubuh gadis itu.
Hingga kini posisi Rafa tertidur menyamping memeluk Zahra dengan posisi wajah yang di telusupkan di dada gadis itu, cukup intim memang namun sepertinya Zahra juga tidak masalah dengan perlakuan Rafa.
Zahra hanya terdiam dengan sedikit risih saat wajah pria itu menempel di dadanya. hembusan napas hangat pun menajalar di kulit dadanya yang hanya terbalut kaos tipis yang membuat ia merinding.
Zahra menundukan pandangan nya mencoba menatap wajah Rafa yang kini terpejam. namun tubuh pria itu bergerak gerak seakan mencari posisi yang nyaman. hingga elusan lembut yang Zahra lakukan di rambut coklat caramel milik Rafa membuat sang empu terdiam.
"Biasa aja."
"Biasa aja, tapi kok abis?"
Rafa menghentikan makannya dan menatap gadis di hadapan nya dengan tatapan khas nya.
"Terus masalahnya sama Lo apa coba? mau gue abisin kek mau kaga kek. repot banget."
Rafa bangkit dari duduknya dan melenggang pergi meninggalkan Zahra di meja makan setelah menggebrak pelan meja makan yang mereka tempati tadi.
Entahlah kata kata gadis itu selalu membuatnya kesal.
Zahra hanya menghela nafas pelan. sudah biasa Rafa berbuat seperti itu. jadi ia sudah kebal jika di perlakukan seperti tadi.
Zahra bangkit dari duduknya, merapihkan piring kotor bekas Rafa dan di bawa ke wastafel untuk di cuci. namun getaran ponsel nya membuat ia kembali meletakan piring kotor tersebut.
Gadis itu mengulum senyum manisnya saat membaca nama yang tertera di layar ponselnya. dan dengan cepat ia pun menempelkan benda pipih itu di telinganya.
#via telfon
"Hallo bunda...."
"Halo sayang... kamu lagi dimana? sama Rafa nggak?"
"Iya Bun... lagi sama Rafa di apartemennya kok. Bunda mau ngomong sama Rafa?"
"Boleh sayang... soalnya bunda telfonin dari tadi gak di angkat."
__ADS_1
"Yaudah, bentar ya Bun."
Zahra berjalan menuju ruang tamu yang terdapat Rafa yang tengah memainkan ponselnya. 2 Minggu ini kampus memang di liburkan jadi mereka hanya bersantai.
"Rafa."
Rafa mendongak dan langsung di sambut uluran tangan kekasihnya yang menggenggam ponsel.
"Kenapa?"
"Bunda kamu."
Rafa menatap ponsel tersebut dan kemudian mengambilnya.
"Kenapa Bun?"
"Hari ini kamu pulang kerumah dulu ya ka jagain adek... Bunda sama Dady mau ke US selama seminggu."
Rafa hanya menghela napas pelan mendengar omongan Bundanya itu.
"Iya... Rafa pulang."
"Sekalian ajak Zahra kak, biar adek ada temennya."
Rafa mendongak menatap Zahra yang kini duduk di sofa di hadapannya.
"Gak usah."
"Loh kenapa?"
"Ribet."
"RAFA."
"Udah ya Bun... bayyy... I love you."
Rafa mematikan sambungan telponnya dan kemudian melempar pelan ponsel ke pangkuan kekasih nya itu.
"Nanti jatuh Rafa. kamu Pikir beli hp pake daun."
Rafa memutar bola matanya malas dan kemudian beranjak dari duduknya.
"Ayo... gue anter pulang!"
...****************...
...Sudah mendekati tamat yaa... ...
#Ketos_Dingin_VS _Gadis_Manja
#Possessive_Rich_Man
#RafZah
#Rafa_Zahra
#Syakila_Sanjaya
__ADS_1