Ketos Dingin VS Gadis Manja

Ketos Dingin VS Gadis Manja
LDR (RafZah) : janji Rafa


__ADS_3

malam yang cerah di kota California, bintang terlihat gemerlap di atas langit kota itu, bulan bersinar terang menyinari kota yang di penuhi oleh gemerlap lampu.


dari atap sebuah gedung apartemen,


seorang pria dapat melihat bagaimana indah nya kota ini. pria dengan balutan kaos hitam dan celana jeans selutut ini berdiri bertumpu pada pembatas gedung.


tatapan datar tak pernah hilang dari wajah tampan nya. sedikitpun tak pernah. tatapan nya lurus memandang hamparan bintang. seakan kembali mendapatkan kesadaran nya, pria ini mengambil iPhone dari saku belakang celana jeans nya.


beberapa detik jari tangan nya lincah menari di atas layar benda pipih multifungsi tersebut, hingga muncullah sebuah foto seorang gadis cantik dengan rambut panjang terurai nya.


jarinya menggeser foto tersebut, dan muncullah foto lain, masih foto gadis yang sama, namun kali ini dengan background hamparan laut luas.


jari nya kembali menggeser layar lagi, dan muncullah sebuah video. di mana gadis tersebut tengah berputar putar bak seorang anak kecil.


"bagus banget,,, hahaha"


"ouh aduh,,, yaah kotor. " gadis itu terjatuh d hamparan pasir tepi pantai. baru sja bangkit, ia menyadari sang kekasih merekam tingkah laku nya sedari tadi. "Rafa video video in ihh. "


di tengah kekesalan nya karena di rekam, ia melihat stand es krim aneka rasa. dan langsung menarik tangan kekasih nya menuju stand es krim tersebut. "Rafa ada eskrim. "


"ayok beli eskrim ayok ayok. "

__ADS_1


sebuah senyuman simpul terbit di wajah datar pria tersebut, ia pun kembali meletakkan iPhone tersebut di saku celana nya.


"Maafin gue Zahra. Tapi gue janji setelah ini, gue gabakal buat lo merasa sedih, tangisan lo pun, karena bahagia. gue pasti kan hal itu. "


entah pada siapa pria itu berbicara, namun, setelah selesai mengucapkan rentetan kalimat itu, ia berjalan menuju pintu masuk bertepatan dengan kembaran nya yang baru saja tiba dengan 2 gelas cappucino panas di tangan nya.


"Rafa lo mau kemana? " panggil kembaran nya saat mendapati pria itu berjalan melewati nya begitu saja.


"Balik! " balas pria itu,


" ****! gue cape cape lari naikin tangga sampai sini hanya untuk di tinggal. " umpat Raka, dengan geram ia menendang kaleng cat yang ternyata masih ada isinya yang akhir nya ia meringis sendiri merasakan sakit di jari jari kaki nya.


masih dengan 2 gelas coklat panas, ia mengikuti langkah kembaran tembok nya itu.


****


pakaian yang tadi nya hanya kaos dan jeans kini telah berganti menjadi setelan tuxedo berwarna abu yang sangat pas dengan bentuk tubuh nya.


Raka menghembuskan nafas lelah, "lo mau kemana lagi? " ucap nya.


"LA." jawab Rafa singkat

__ADS_1


"Ngapain? terus kenapa lo bawa koper? "


"bukan urusan lo. kalau lo mau ikut, gue tunggu di parkiran. 10 menit ga muncul gue tinggal. " ucap Rafa kemudian berlalu dari hadapan Raka membuat pria tersebut kembali menghembuskan nafas nya.


"gue ga usah segala bawa pakaian. nanti minta daddy beliin kalau pakaian gue sudah ga ada, atau sudah Syakila jadiin lap meja." ucap nya pada diri nya sendiri.


kemudian ia bergegas memasuki kamar nya dan berganti pakaian dengan setelan tuxedo berwarna navy, warna favorit nya. tak lupa jam tangan dan kacamata hitam bermerek dior yang tak pernah ketinggalan jika mereka bepergian.


*****


"lo ngapain tiba tiba mau ke LA? ucap Raka di susul suara gebrakan pintu mobil sport milik Rafa.


Rafa melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan nya.


" lo telat 5 menit, bersyukur gue masih baik ga tinggalin lo. " dengan kecepatan tinggi, Rafa menjalankan mobil sport nya menuju Los Angeles, Amerika Serikat.


perjalanan yang seharusnya di tempuh selama 5 jam untuk sampai di Los Angeles, ini hanya di tempuh 3 setengah jam karena Rafa mengemudi kan mobil nya dengan kecepatan maksimal


mobil bermerek Lamborghini tersebut memasuki pelataran rumah besar nan megah lewat dari tengah malam. tidak perlu mengetuk lagi, pintu rumah yang menjulang setinggi 5 meter tersebut otomatis terbuka hanya dengan mengidentifikasi wajah dua pria tersebut.


gelap, itulah penampakan yang terlihat setelah mereka memasuki rumah. langsung saja mereka menuju kamar masing masing yang mmng tersedia di rumah tersebut. mengistirahatkan diri setelah menempuh perjalanan panjang.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2