
"Pecundang... Gak lo gak Bokap lo, Sama saja hoby nya rebut cewek orang!" ucap Rafa sembari menatap Erwin nyalang
"Hah gak gue sangka ternyata Rafi Sanjaya itu bokap lo, Rafa Andreas Sanjaya. Asal lo tau ya, yang ada Bokap lo yang rebut bibi Syila dari bokap gue!"
'Buugh'
"jaga omongan lo!" Rafa melayangkan sebuah bogeman ke wajah Erwin membuat sudut bibir nya mengeluar kan darah.
"gue tantang lo, pertahanin Zahra tetap di hati lo! kalau dia bisa bertahan dengan lo selama sebulan ini, gue gak akan ganggu ganggi Zahra lagi? Setuju?" ucap Erwin dengan senyum meremeh kan.
"Gak usah bawa bawa Zahra dalam permainan licik lo!" Rafa hendak kembali melayangkan bogemam pada wajah Erwin jika saja Raka dan Bryan tak menahan nya.
"Itu sama saja lo adalah PECUNDANG!" ucap Erwin dengan menekan kata PECUNDANG.
s
"Gue terima tantangan lo!"
"Berani juga lo! Permainan yang menarik! Gue pastikan, Zahra bakal menjadi milsik gue!" sinis Erwin dengan seringaian licik nya.
"Bakal gue lepas Zahra kalau lo bisa buat dia jatuh cinta pada lo, Erwin Berliando!" balas Rafa
"Lo gila bang! Cewek sebaik Zahra lo jadikan permainan? dimana hati lo, Bang?" Teriak Raka tak terima
"Lo diam, Raka!"
"Gue gak akan tinggal diam bang! Lo memperlakukan Zahra seakan akan dia hanya barang saja. kalaupun dia bisa jatuh cinta pada cowok brengsek itu, Apa dia bakal bahagia? Apa ingatan nya tentang lo bakal terhapus? Gak bang!"
Apa apaan ini?
Rafa dan Erwin yang bermasalah?
Zahra Yang di jadikan taruhan?
tapi Raka yang marah?
Ada yang mau species kayak babang Raka gak?
__ADS_1
Hening....
Rafa Erwin serta Bryan terdiam mendengar kata kata Raka barusan.
1 menit...
2 menit....
3 menit...
"Kalau lo menolak, lo gak ada bedanya dengan pecundang!"
"Raka... Tahan...." Bryan dan Rafa menahan Raka yang hendak melempar Bryan dengan kursi kayu yang di duduki nya.
"Cowok brengsek seperti lo, Harus nya gak perlu lahir ke dunia!" Sinis Raka menatap Erwin nyalang.
*********
"Bugh'
'Buugh'
'Buugh'
yaa...
saat ini mereka telah berada dalam apartment yang mereka tempati. setelah mengantar Zahra pulang ke rumah nya, ia langsung di hadiahi bogeman mentah oleh kembaran nya.
" Dimana hati lo, bang?" ucap Raka penuh amarah
sedangkan Rafa, pria tampan itu hanya terdiam menerima amukan demi amukan dari kembaran nya ini.
Raka walau di kenal playboy oleh teman teman nya, tapi pria itu sangat menghormati wanita. oleh karena itu ia sangat tersulut emosi saat Rafa menjadi kan Zahra taruhan.
"Bang... jawab! apa artinya Zahra dalam hidup lo?"
Rafa tetap diam...
__ADS_1
"Apa lo gak ingat cerita daddy, bang? Daddy dulu menyesal pernah menjadi kan bunda sebagai barang taruhan. Daddy sangat menyesal bang! Apa lo gak liat air mata daddy waktu cerita? Haaah?"
"Apa lo gak takut kehilangan Zahra? atau apa lo mau kejadian seperti Daddy terulang dalam hidup lo?"
"Sebenar nya lo cinta gak sih bang dengan Zahra? lo anggap Zahra apa bang? Bang Rafa jawaaaab!"
"apa lo gak punya fikiran bang? bunda juga wanita bang! kalau lo sakiti Zahra sama saja dengan lo lukai hati bunda!"
"stop, Raka!" ucap Rafa lirih
bahkan sekarang pria itu telah mengeluarkan air mata nya.
"Gue tau gue salah! Gue cinta Zahra, Gue cinta Bunda! gue gak akan rela kehilangan Zahra. tapi, kalau memang Zahra bisa jatuh cinta dengan si Erwin, gue gak akan paksa dia buat tetap sama gue!"
"kalau lo cinta Zahra gak mungkin lo tega jadikan dia bahan taruhan bang! brengsek!"
"Setidak nya kalau lo gak cinta sama dia, Zahra buat gue aja! gue lebih tampan dari lo!" ucap Raka.
*******
...hai hai readers apa kabar......
...sehat selalu yaa......
...oh ya kakak readers......
...tadi sore Raka datangi rumah author sambil ngamuk ngamuk!...
...Raka: Thor... gue mau complain... kenapa lo bikin abang gue jadi bego sih? kenapa juga lo harus jadikan Zahra pacar abang gue?...
...Author: Kalau sama kamu nanti kamu selingkuhi Zahra... kamukan playboy cap buaya!...
...Raka: Author sialaaaan!...
...Author auto kunci pintu......
...biarin aja tu si Raka ngamuk ngamuk di luarπ€£...
__ADS_1
...Dadah kakak readers......
...bye byeππππ ...