Ketos Dingin VS Gadis Manja

Ketos Dingin VS Gadis Manja
possessive Rich Man 41


__ADS_3

Kedua pria tampan itu bersandar di mobil mewah nya dengan tatapan dingin. sedangkan gadis cantik yang tak lain adalah adik mereka duduk di jok mobil bagian belakang yang pintunya terbuka.


Sesekali gadis itu menghela napas saat orang yang mereka tunggu tak kunjung datang.


"CK... Dady sama bunda mana sih ka?"


Mereka diam....


"Lama banget!"


Syakila atau lebih akrab di panggil Kila atau Akila ini mendongak menatap kedua Kaka laki laki nya yang hanya diam dengan pandangan lurus ke depan. ia hanya menghela napas kasar ini lah sikap kedua kakak nya jika di tempat umum.


Dingin dan cuek itulah mereka.


"Kak.... Kila aus."


Rafa menoleh menatap adik nya yang kini memasang wajah lesu nya.


"Ya minum lah!" ketus nya yang membuat Kila mengerucutkan bibirnya.


"CK... gak peka banget sih, beliin kek."


Rafa memutar bola matanya malas.


"Punya tangan sama kaki kan? Beli sendiri ga usah manja!" Rafa kembali mengalihkan pandangan nya ke depan membuat adik nya itu mendengus kesal.


"Kak Raka beliin minum dong... Kila aus." Kila menarik ujung kaos Raka yang membuat sang empu menoleh.


"Manja." ucap Raka


yang kemudian kembali menatap ke depan membuat Kila lagi lagi mengerucutkan bibirnya karena sikap kedua kakak nya itu.


"Huaa... aku aus kak, kalian mau adik kalian ini mati karena kehausan hah?"


Rafa dan Raka menghela napas kasar dan kemudian kedua nya melenggang pergi meninggalkan Kila yang kini menggerutu kesal.


"Ais... Malah pergi, awas aja nanti aku aduin sama bunda dan Dady."


2 menit kemudian


Pluk


Kila tersentak kaget saat sekitar 3 botol minuman yang di lempar pelan ke pangkuan nya. ia mendongak dan mendapati kedua kakak nya yang menatap nya datar.


"Minum."


"Kakak beli?"


"Nyolong!"


"Serius Ka Raka?"


"Ya beli lah, katanya Lo aus."


"Abisin minum nya! kalau ga abis gue Telen Lo!" Kila melotot kan matanya kaget saat Rafa berucap seperti itu.


"Emang bisa?"


Rafa tersenyum miring.


"Apa sih yang nggak gue bisa kill."


Kila memutar bola matanya malas.


"Terserah kak terserah...." Kila beralih membuka tutup botol minum nya dan menegak nya hingga setengah.


"Gak makasih Lo sama kita?" tanya Raka.


Kila menghembuskan napas nya dan kemudian tersenyum.


"Makasih kak Rafa, kak Raka."


Rafa dan Raka sontak mengulum senyumnya. masing masing tangan mereka mengacak gemas rambut sang adik yang membuat sang empu memberenggut kesal.


"Berantakan!"


"Jelek!" ucap Raka dan Rafa kompak membuat bibir gadis itu mengerucut.


"Ihhhh... Kakak ngeselin.... "


"Bunda sama Dady tuh."


"Mana?" Kila segera bangkit dari duduk nya dan keluar mobil.

__ADS_1


ia tersenyum saat mendapati kedua orang tua nya yang tengah berjalan ke arah mereka dengan beberapa bodyguard di belakang yang membawa koper.


Ya kedua orang tua nya baru saja datang dari Amerika dan kini mereka menjemput nya di bandara London.


"Bunda...." Kila sedikit berlari dan memeluk bunda nya dengan erat yang di balas juga oleh sang bunda.


Kila merenggangkan pelukan nya dan mencium kedua pipi Syila.


"Kangen banget sama bunda."


"Bunda juga kangen banget sama Ade."


"Sama Dady gak kangen nih?" Kila beralih menatap Dady nya. ia tersenyum dan kemudian memeluk Rafi.


"Kangen dong, Dad."


Kila melepas pelukan nya dan menatap Dady nya.


"O iya Dad, pesenan Kila mana?"


"Tenang... ada di koper."


"Thank you Dad." Kila mencium kedua pipi Dady nya dengan bahagia.


"Bunda...."


Syila menoleh...


ia tersenyum saat melihat kedua anak kembar tampan nya yang menghampiri nya.


'Greep.....'


Rafa memeluk sang bunda dan kemudian mencium kedua pipi nya di ikuti Raka dan selanjutnya kedua anak kembar itu memeluk Dady nya.


"Ade nya di jagain kan?" Tanya Rafi kepada Rafa dan Raka.


"Pasti Dad...."


"Kalau gitu Rafa sama Raka pergi dulu ya."


"Mau kemana?" Syila spontan menatap kedua anak nya itu.


"Main, Bun."


"Nggak, bentar lagi malam ka, de."


"Bunda bilang nggak!"


Rafa dan Raka menampakan wajah lesu nya dan beralih menatap Rafi. Rafi yang mengerti pun hanya tersenyum kecil.


"Biarin aja sayang, mereka anak cowok."


"Tapi, Fi...."


"Gak papa." Rafi tersenyum manis ke arah istrinya itu.


Syila menghembuskan Napasnya kasar dan kemudian mengangguk pelan.


"Yaudah boleh... tapi pulang nya jangan malem malem ya? kalian harus ngampus kan besok?"


"Iya Bun...."


"Nih, Dad." Rafa memberikan sebuah kunci mobil pada Dady nya.


"Terus kalian ga pake mobil?" Tanya Rafi.


"Kita bawa mobil dua Dad, jadi Dady nanti bawa mobil Rafa aja."


"Kalau gitu kita pergi ya, love you bunda... Thank you Dady." Kedua pemuda tampan itu mencium pipi kedua orang tua nya dan kemudian melenggang pergi.


Namun baru beberapa langkah kedua nya pun kembali berbalik dan mencium pipi adik nya dengan cepat.


"Love you Akila!" ucap mereka dan kemudian kembali berbalik dan berlari kecil menuju mobil Lamborghini warna biru milik Raka.


"LOVE YOU TO KA.... JANGAN NAKAL!"


"IYA BAWEL."


*****


'Bruk'


Akila menutup pintu mobil nya saat supir pribadi nya telah mengantarkan nya pulang dari sekolah. ia berjalan pelan hendak memasuki rumahnya namun terhenti saat ada seseorang yang memanggil nya.

__ADS_1


Anggap aja Akila ngomong bahasa Inggris ya karena mereka tinggal di London.


"Excuse me."


["Permisi"]


"Yes."


["Ya."]


"Sorry, I want to send to a package."


["Maaf, saya ingin mengirim ke paket."]


"Package?"


["paket?"]


"Yes."


Akila mengambil sebuah kotak yang di sodorkan yang seperti pengirim paket. ia tersenyum dan membungkuk hormat.


"Thank you."


"Yes, you are welcome."


Setelah kepergian si tukang kurir tersebut, Akila bergegas memasuki rumah nya yang sudah di sambut oleh para pelayan di pintu utama.


"Cuty, Bubu." Akila berjongkok dan mengelus 2 kucing peliharaan nya dan kakak nya.


"Bunda...." Akila berlari kecil menghampiri bunda nya yang tengah terduduk di sofa ruang tamu.


ia menyalimi nya dan kemudian mencium kedua pipi bunda nya.


"Itu apa?" Tanya Syila saat anak nya itu memeluk sebuah kotak.


"Paket.... udah ya Bun, Akila ke kamar dulu... Bayy bunda."


*****


Setelah sampai di kamar nya Akila melempar tas yang masih menggantung di punggungnya. ia duduk di meja belajar nya dengan membuka kotak tetsebut.


Ia tersenyum lebar saat melihat isi kotak tersebut.


"Yes album baru... Yuhu...." Akila bersorak Riang dengan memeluk buku yang tak lain adalah sebuah album.


Tentu saja itu album idola nya.


Angga aja bias gak tua ya, dan masih populer sampai sekarang.


"Loh loh ko ini namanya...." Akila menyipitkan matanya dan membaca sebuah nama yang memesan album tersebut dan itu bukan namanya melainkan?


"S.Y.I.L.A A.N.A.S.T.A.S.Y.A."


1


2


3


"BUNDA AAAA........ "


...****************...


......**maaf yaa telat up... ......


...dari kemarin author g pegang hp krn bimbingan๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ...


...kakak readers sehat kan?...


...semoga seehat selalu kapan pun dan di** manapun...



#Ketos_Dingin_VS_Gadis_Manja


#Possessive_Rich_Man


#RafSyil


#Rafi_Syila


#Si_Kembar

__ADS_1


#Rafa_Raka


#Syakila_Sanjaya


__ADS_2