Ketos Dingin VS Gadis Manja

Ketos Dingin VS Gadis Manja
possessive Rich Man 8


__ADS_3

Gadis cantik dengan piyama tidur nya ini duduk di ujung tempat tidur dengan tatapan kosong. sedari tadi air matanya tidak pernah berhenti keluar. kejadian yang di alami nya hari ini sangat membuat nya hancur.


'Ceklek'


Pintu kamar hotel yang ia tempati terbuka dan terlihat Rafi lah pelaku nya. Syila hanya diam tanpa menoleh. ia sangat muak menatap wajah pria yang kini tengah berjalan menghampirinya.


"Kamu belum tidur?"


Syila terhenyak beberapa saat karena Rafi bertanya kepadanya dengan logat aku-kamu. Sejak kapan pria itu menggunakan bahasa tersebut?


"Nggak ngantuk!"


Rafi menghela napas. ia tau gadis itu kecewa dengan apa yang ia lakukan. Rafi berjalan hingga kini ia berada di hadapan Syila. ia berjongkok dan meraih kedua tangan gadis itu. menatap dalam mata indah yang selalu terlihat teduh saat ia menatap nya.


"Aku minta maaf!"


Syila melepaskan genggaman tangan Rafi dengan mata yang menatap pria itu.


"aku kecewa!"


Rafi memejamkan matanya. sudah ia tebak apa resiko yang akan ia tanggung.


"Syil aku...."


"Kaka egois!"


"Aku tau dan aku minta maaf." ucap Rafi yang menatap Syila, memohon.


Syila mengalihkan pandangan nya dan megusap air matanya dengan kasar.


"Aku ngelakuin ini karena aku sayang sama kamu, Syil."


Syila kembali menatap Rafi dengan senyum kecut nya.


"Kalau Kakak sayang sama aku ga gini caranya kak. kakak egois tau ngga? Kakak cuman mikirin perasaan kakak sendiri dan ga mikirin perasaan aku! bahkan aku masih kuliah semester tiga kak dan seenaknya kakak malah nikahin aku gitu aja. kakak pikir nikah itu main- main!"


Rafi hanya diam. ia sangat merasa sangat-sangat bersalah sekarang. saran gila dari putra ini sekarang membawa masalah besar untuk nya.


#plasbuck ( canda candaπŸ˜…)


*FLASHBACK....


Saat itu Rafi tengah berkutat dengan berkas berkas kantor nya. sedangkan ketiga sahabat nya tengah duduk santai di sofa dengan bermain game di ponsel nya. di tambah lagi Syila yang kemarin tidak masuk rumah sakit. Membuatnya tambah pusing memikirkan gadis itu!


Rafi beralih menatap iPhone nya, saat benda pipih itu bergetar. Ia meraihnya dan segera mengangkat panggilan telepon tersebut!


"Kenapa?"


"......"


"Gue kesana!"


'TUUT....'


Telpon di matikan


"Ada masalah, Fi?" tanya Abun saat melihat reaksi Rafi saat menerima telepon tersebut.


Rafi menatap sejenak teman teman nya dan segera menghampiri mereka Yang duduk di sofa tersebut.


"kalian bisa bantuin gue?"


***


"Ervin, bukan nya dia teman seangkatan kita ya?" tanya Alvin.


saat Rafi telah menceritakan segala nya dari Syila yang melakukan praktek di rumah sakit nya selama beberapa hari ini. dan gadis itu yang akan kembali di bawa ke Amerika oleh Ervin dan para suruhan yang ia suruh memantau semua kegiatan Syila pun mengatakan kalau Ervin mempunyai rencana besar untuk gadis nya itu.


"Iya... dan gue bingung sekarang!" ucap Rafi pasrah.


seakan ia memang ia bingung dengan apa yang harus ia lakukan. di tambah lagi saat ia mengetahui kalau Syila dan Ervin berpacaran!


Hancur sudah dunia nya.


"Gue punya ide...."


ucapan dari Putra itu membuat ketiga pria itu menatap nya.


"Ide apaan?" tanya Rafi.


"Tapi ini resiko nya agak besar sih."


"Apaan emang?" tanya Rafi penasaran.

__ADS_1


"Gini gini.... bla bla bla bla...bla...gimama setuju ngga?"


"Gila lo!" ucap Rafi spontan saat mendengar ide gila sahabat nya ini.


"Tau nih... ngasih saran yang bener kek." tambah Abun.


"Ho'oh sembarangan aja!" Alvin ikut- ikutan.


"Yaelah gue kan cumam ngasih saran aja. dan selebih nya terserah lo, Fi?


"Gue sih ga masalah... tapi Syila nya pasti kecewa sama gue. Secara dia masih 20 tahun dan masih kuliah juga! apalagi caranya pake diam diam."


"Ya itu sih resiko lo... dan intinya gini deh, Lo mau ngelepasin Syila dan ngerelain dia sama cowo lain?"


"Ya gamau lah!"


"Nah kalau gitu lo ikutin kata kata gue."


"Tapi...."


"Ah cemen lu... belum berjuang udah lembek kaya gini." ledek Putra.


"Yaudah terserah lo deh!" pasrah Rafi.


"Nah gitu dong..... gini, gini kita akan...."


"....."


Dan saat itulah mereka mulai merencanakan saran dari Putra. dari mulai mengikuti Syila hingga bandara dan menyuruh keponakan Alvin yang berumur 6 tahun untuk membawa Syila dari keramaian. mereka tau kalau Syila suka anak kecil.


Setelah Syila jauh dari keramaian Rafi pun melakukan aksi nya dengan membius Syila dari belakang dan membawa nya ke pesawat pribadinya dengan di bantu Abun dan ia akan membawa gadis itu ke Australia. sedangkan Putra dan Alvin mengikuti Ervin dan mengunci Pria itu di toilet. sedangkan CCTV bandara, ia sudah mengatur semuanya.


Dan Rafi pun kembali membius Syila kedua kali nya saat gadis itu tersadar saat masih di dalam pesawat, ia tidak ingin Syila sadar di waktu seperti ini. dan tenang saja obat bius yang ia gunakan itu aman tanpa unsur berbahaya.


Setelah sampai di Australia, Rafi pun mengerahkan semua suruhan nya untuk menyiapkan acara pernikahan nya. dengan bermodalkan uang semuanya selesai dalam semalam dan saat itulah ia menghubungi keluarga nya, keluarga Syila, teman teman nya dan teman teman Syila, tidak lupa juga para saudara dan rekan bisnis nya.


Dan Soal Ari, ia benar-benar tidak menyangka kalau pria itu menyetujui niat nya. dengan syarat ia harus selalu menjaga dan membuat bahagia adik nya itu!


Tentu saja Rafi sangat bahagia bukan kepalang.


*FLASHBACK OFF...


********


Syila yang tadinya menoleh ke samping pun kini menoleh ke arah Rafi.


"aku mau pulang ke indonesia!"


"Emang ga mau honeymoon dulu?" tanya Rafi yang sukses mendapatkan tatapan tajam dari Syila yang membuat nyali nya sedikit menciut.


"Nikah nya aja di paksa, ngajak honeymoon lagi. honeymoon an aja sana sama bantal!"


Ucap Syila dengan membuang muka nya asal dan wajah yang memberenggut kesal.


sedangkan Rafi...


pria itu hanya terkekeh kecil. ia lebih suka Syila yang terlihat kesal seperti ini dari pada Syila yang menangis seperti tadi.


"Tapi ini First night kita loh YANK, kamu ga mau ngapain gitu?" tanya Rafi jail.


Syila terdiam sejenak...


Rafi memanggil nya yang atau sayang?


apa ia tidak salah dengar?


namun sedetik kemudian gadis itu pun kembali memasang raut kesal nya.


"Tau ah aku mau tidur!" ucap Syila dan kini mulai mengangkat kaki nya ke tempat tidur dan berbaring memunggungi Rafi dengan selimut yang menutupi kaki hingga dada nya.


"Tadi katanya ga ngantuk?"


"Bodo!"


Rafi beralih dan duduk di samping Syila.


"Ayolah yank... masa kamu ga kasian sama aku?"


"....."


"Syil...."


"......"

__ADS_1


"Syila...."


"......"


"Yank, kamu beneran tidur?" ucap Rafi saat Syila tidak merespon nya.


"Dosa loh yank kamu nolak permintaan suami!"


"Kamu juga dosa main paksa nikahin anak orang!" Celetuk Syila.


rupanya gadis itu belum tidur.


"Kamu belum tidur?"


"Tau ah berisik kamu!"


"Tapi sayang kan?"


"Najis!"


"Aku di maafin kan?"


"Ngga!"


"Ko gitu sih yank? kamu mah tega banget deh!"


"Berisik Rafi! aku mau tidur..."


"Ga sopan kamu manggil aku pake nama!"


"BISA DIEM GAK?" ucap Syila yang kini bangkit dari tidur nya dan menatap Rafi tajam.


sedangkan Rafi hanya tersenyum dengan menjejerkan gigi putih nya.


"Iya aku diem!"


Syila kembali membaringkan tubuh nya seperti semula dan tertidur membuat Rafi hanya mendumel tidak jelas


...****************...


*Huuh RafSyil sdh nikah aja nii...


Rafi mah jahat author dejgan readers setia nya gak di undang di acara pernikahan nya.


ok skiip....


menurut kakak readers gimana nii?


mau lanjut sampai Rafsyil punya Anak?


atau Rafsyil cukup sampai menikah?


Pendapat kalian menentukan kelanjutan cerita ini loh...


Ayo kakak readers...


pendapat...


pendapat...


pendapat*....


NEXT OR STOP?


......................




***Rafi dengan Ari lebih tampan mana nih kakak Readers?


Intinya Syila beruntung dehπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…***


*****#*****


#Ketos_Dingin_VS_Gadis_Manja


#Possessive_Rich_Man


#RafSyil


#Rafi_Syila

__ADS_1


__ADS_2