
Matahari menyapa kota California dengan hangat. seorang pria tampan merasa terusik dari tidur nya saat tirai di kamar nya terbuka lebar membiar kan cahaya matahari masuk ke dalam kamar nya.
"Ck... "
"Siapa yang nyuruh lo masuk kamar gue tanpa izin, Raka Andreas?" Tanya pria tersebut yang ternyata adalah Rafa
"Bunda yang nyuruh gue kasih bangun lo setiap pagi!" Jawab Raka enteng (Ringan/Tanpa beban)
"Ya gue tau tapi tidak dengan cara begini! kesan nya lo nge ganggu gue tau gak?"
"Nye... Nye... Nye.... cowok mulut cewek!" Raka memajukan Bibir nya sembari bmengejek Rafa kemudian langaung saja Ia berlari keluar kamar ketika mendapati Rafa tengah menatap nya tajam.
******
sementara di kota yang sama namun tempat yang berbeda, seorang gadis cantik baru saja selesai dengan ritual mandi nya. Ia membalutkan jubah handuk ke tubuh nya yang masih polos kemudian berjalan masuk ke dalam Walk in closet (Gimana sih tulisnya?)
ia sedang memilih pakaian untuk di kenakan nyake kampus hari ini. dan pilihan nya di jatuh kepada rok span selutut dengan sweater putih.
Selesai memakau pakaian, ia pun menuju meja rias nya. memoles wajah nya dengan make up natural nya. Rambut panjang nya ia biarkan tergerai begitu saja.
"Andina Christy adalah nama ku. Jangan sebut aku Risty kalau aku tidak bisa mendapatkan mu, Rafa Andreas!" ucap gadis tersebut yang ternyata bernama Risty atau lebih tepat nya Andina Christy.
Semenjak pertemuan nya kemarin dengan Rafa, Ia langsung jatuh hati. (Seperti cinta pada pandangan pertama paling?)
Mudah saja bagi nya untuk mendapat kan informasi tentang Rafa. Setelah dirasa sempurna, ia pun berjalan keluar dari Apartemen milik nya kemudian berangkat menuju kampus nya.
Universitas Stanford
"Morning beibs!" Sapa Clara, Sahabat baik Risty.
"Morning." balas Risty kemudian langsung duduk di bangku tepat di depan Clara
__ADS_1
"Bagaimana? lo sudah tau nama cowok itu?" tanya Clara
"Rafa Andreas. dia dari Indonesia."
"Woow, berdarah Indonesia..."
"Kenapa lo heboh sekali dengan Indonesia?"
"Indonesia negara pertama yang bakal gue kunjungi. lo macam tidak tahu tentang pulau Dewata?"
"Gue tahu!"
"lo harus dapatkan hati nya si Rafa itu, Ri...."
"Jangan sebut gue Risty kalau gue gak bisa dapatin Rafa." ucap Risty.
sementara di ruangan lain, tepat nya di ruangan yang di dalam nya terdapat seorang pria bernama Rafa Andreas.
"Hmm!"
"Lo gak capek dari datang sampai sekarang lo baca buku terus? gak pusing mata lo?"
"Sia sia Papa kuliah in lo!"
"Apa maksud lo?" tanya Raka sedikit kesal
Rafa menutup buku yang di pegang nya kemudian menatap remeh ke arah Raka, Adik nya.
"Bego... Dimana mana dan kemana mana yang pusing itu kepala, bukan Mata. hang ada mata lelah!"
"Eh iya juga... Woii apa apaan lo sebut gue bego?" teroRaka kepada Rafa yang kini berjalan meninggalkan ruangan.
__ADS_1
saat Raka ingin mengejar Rafa, Seorang gadis menghadang nya fan memberikan sekotak coklat pada Raka.
"Maksud lo?"
"Tolong beri kan ini ke Rafa. gue mohon!" Ucap Gadis bernama Stevi.
"Kenapa bukan buat gue? Gue kembaran nya si Rafa!" ucap Raka sambil mengambil kotak coklat tersebut.
" Kalian kembar. tapi lo Playboy!" Ucap Stivi sambil mendorong kepala Raka dengan jari telunjuk nya kemudian melangkah pergi.
"Woii enak sekali lo! nyuruh gue, ngatain gue Playboy lagi! gak akan gue beri ke Rafa coklat lo, Stevi woii!" teriak Raka tak terima di katai Playboy oleh Stevi.
sedangkan Stevi, Gadis itu hanya melambaikan tangan nya tanda ia tak peduli.
*******
...*Hai kakak readersπ...
...Apa kabar?...
... Baik kan?...
...semoga selalu sehat kapan pun dan di manapun. ...
...Maaf yaa kalau lama up nya......
...kuota aku sekarat π’...
...oo iya kakak readers......
...Maaf yaa kalau jelek,ππ...
__ADS_1
...bye byeπππ *...