
"Emmm... silau, yank." ucap pria tampan dengan tangan yang menutupi matanya.
saat istrinya itu membuka gorden kamar mereka, sehingga membuat cahaya matahari begitu menyilaukan matanya.
"Sampai kapan kamu mau tidur terus? kamu gak ngantor?"
"Nanti dulu deh... aku ngantuk!" ucap nya yang semakin menelusupkan wajah nya ke bantal.
"Siapa suruh kamu main game semalam an? gini kan jadi nya?" ucap Syila saat mengingat bahwa semalam Rafi malah bermain game hingga larut malam.
Syila menghembuskan napas nya kasar saat Rafi tidak merespon ucapan nya dan malah kembali tertidur. Syila berjalan menghampiri suami nya itu dan kemudian duduk di sebelahnya. Ia mengangkat tangan nya dan mengelus rambut Rafi yang sedikit menutupi wajah nya.
"Bangun ih... katanya kamu ada meeting hari ini?"
Rafi sedikit membuka matanya, menatap istri nya yang juga tengah menatap nya. pria itu mengangkat kepala nya dan kemudian di tidurkan di paha istri nya dan setelah itu pun matanya kembali terpejam Membuat Syila hanya menghela napas kasar.
*****
"Syila mana?" tanya Rafi kepada salah satu pelayan di rumahnya.
"Nona Syila lagi di dapur tuan!" jawab si pelayan tersebut dengan hormat.
"Ngapain?"
"Lagi masak tuan."
Seketika Rafi, membulatkan matanya. ia menatap pelayan di hadapan nya dengan tajam membuat pelayan tersebut menunduk takut.
"Siapa yang nyuruh? bukan nya itu tugas kalian?" tanya Rafi dingin.
"Maaf tuan... kami sudah melarang nya. Namun, nona Syila tetap memaksa." ucap pelayan tersebut dengan tetap menunduk.
Rafi menghembuskan nafasnya kasar dan kemudian berlalu pergi. menuju dinning room yang berada di lantai bawah.
*****"
"Jangan di ulangin lagi."
"....."
"Kamu denger ngga?"
"....."
"Syila! aku ngomong sama kamu ya, denger ngga sih?"
Rafi menghembuskan napas nya kasar saat istrinya itu hanya diam dengan wajah di tekuk nya.
"Kamu marah?"
Syila diam....
__ADS_1
"Sayang!"
Syila tetap diam....
"Maafin aku."
**********
Syila...
gadis manis itu tengah duduk di kursi kayu di taman belakang rumah. matanya pokus membaca rentetan rentetan kalimat yang tertulis di sebuah buku yang ia pegang dan tangan yang satu nya pun sesekali memasukan cemilan berbahan rumput laut ke dalam mulut nya.
"Permisi nona!"
Syila mengalihkan pandangan nya saat mendengar suara tersebut dan terlihat salah satu pelayan yang berdiri tak jauh dari tempat nya.
"Kenapa?"
"Ada tamu non... katanya teman nona."
Syila mengerenyitkan keningnya heran.
Siapa ya?
"Siapa?"
"Kalau ga salah namanya non Ajeng, Alin, Diva dan seterus nya saya lupa non."
Syila mengangguk mengerti dan kemudian menutup bukunya. "O iyah... itu temen aku kok. suruh tunggu aja ya?"
Ucap pelayan tersebut dan kemudian berlalu pergi saat dapat anggukan dari majikan muda nya itu.
*******
"Hallo?"
Seketika ke 5 gadis itu menoleh, saat suara yang mereka kenal itu terdengar.
dan tanpa ba-bi-bu lagi, ke 5 gadis itu pun memeluk gadis yang baru saja datang menghampiri mereka.
"Kangen!"
"Ngga ketemu 3 hari aja, masa kangen sih?"
Sontak ke 5 gadis itu pun melepaskan pelukan nya dan menatap Syila kesal.
"Yaelah Syil... kita kan udah hampir 5 tahun ga ketemu dan ketemu pas lo nikah!"
"Bener tuh kata si Naya!"
Syila mengangguk dan tersenyum.
__ADS_1
"Iya deh!"
"O iya, btw ko kalian tahu aku tinggal di sini?"
"Taulah... apa sih yang ngga kita tau tentang lo?" ucap Diva yang membuat Syila tersenyum tipis.
...****************...
[PICT: Hanya pemanis]
Ajeng
[PICT: Hanya Pemanis]
Alin
[PICT: Hanya pemanis]
Naya
[PICT: Hanya pemanis]
Diva
[***PICT: Hanya pemanis]
Salsa
...----------------...
Maaf yaa kalau Pict nya kurangg sesuai...
aku kasih hanya untuk pemanis cerita nya ajaπ π
#Ketos_Dingin_VS_Gadis_Manja
#Possessive_Rich_Man
#RafSyil
__ADS_1
#Rafi_Syila
ππ€ππππ***