
"Duh ngapain aku masuk sini coba? ihhh oon banget kamu Syila!" ucap Syila merutuki dirinya sendiri saat ia malah masuk ke kamar Rafi.
Dan dengan segera gadis ini pun kembali berbalik dan membuka pintu hendak keluar. namun sayang, baru saja ia akan membuka knop pintu nya, suara langkah kaki menggema di luar dan seperti akan menuju ke kamar ini. dengan spontan gadis ini menjadi semakin panik.
'Cklek'
Pintu di buka terlihat pria tampan ini dengan wajah datarnya. pria ini, Rafi mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru kamarnya. kosong, tidak ada siapa siapa. dan kemudian pria ini pun melemparkan tas nya ke king size nya. membuka sepatu dan melemparnya ke sembarang arah.
Pria ini berdiri di sisi ranjangnya, matanya pokus ke hp nya. namun, tidak sadarkan gadis cantik yang begitu malang itu tengah menutup mulutnya rapat rapat. mencoba tidak mengeluarkan suara saat hewan hewan menjijikan itu mulai merayap ke arahnya.
Syila gadis itu bersembunyi di bawah ranjang tempat tidur Rafi.
Syila gadis itu menonjolkan kepalanya saat ia merasa Rafi tidak tidak ada. namun, ia mendengar suara percikan air di kamar mandi. ah... rupanya pria itu masuk kamar mandi.
"Huhhh untung ga ketauan." ucap nya dengan bernapas lega.
Gadis itu berjalan ke arah pintu. namun, matanya membulat saat ...
"Ih ko pintunya ga bisa di buka sih?"
"Jangan jangan di kunci lagi sama ka Rafi!"
"Duh terus aku gimana keluarnya ini mah?"
"Kunci... iya kunci. mana ya kuncinya?" ucapnya dengan celingak celinguk.
ia mulai memeriksa meja meja yang berada di sana. namun nihil tidak ada juga. namun gadis ini tidak menyerah.
"Ih... di mana sih kuncinya? masa iya aku harus keluar lewat jendela!"
"Ah! bisa mati aku. masa iya harus ngeloncat dari balkon?"
"Ka rafi sih pintu nya pake di kunci segala. kan aku ga bis-...."
"Udah selesai ngoceh nya, bu?"
'Glekk'
Syila menelan salifa nya kasar. suara itu...
Dengan perlahan gadis ini membalikkan tubuhnya. dan terlihat seorang pria tampan yang bersender di tembok pintu kamar mandi dengan pakaian santai nya.
__ADS_1
*******************************************
Syila...
gadis cantik ini berjalan dengan lesu di lorong koridor. tadi pagi ia berangkat sekolah dengan di antarkan Ari. benar saja Rafi tidak menjemputnya. bahkan pria itu tidak bersekolah hari ini. karena ia tidak melihat Rafi di sekolah, dan semua teman nya Rafi pun tidak tahu keberadaan pria itu.
Sekarang sudah jam pulang sekolah. Syila berdiri di depan gerbang dengan tangan yang terus sibuk mengotak ngatik hp nya. mencoba menghubungi pria itu. namun, selalu tidak aktif. bahkan WA dari nya pun tidak di baca.
Kemana Pria itu?
ia sekarang merasa takut...
"Kaka di mana ka?" gumam nya pelan.
___
1 hari
.
.
.
.
.
.
1minggu
.
.
.
2 minggu
.
__ADS_1
.
.
3 minggu
.
.
.
Dan 1 bulan..........
Gadis ini semakin meradang saat sudah satu bulan lama nya Rafi menghilang bagai di telan bumi.
Hari hari nya selalu di hiasi ke murungan dan malam nya ia isi dengan tangisan. menangisi pria yang entah di mana, dengan siapa, bagaimana keadaan nya, dan banyak lagi di pikiran nya....
Bahkan semenjak Rafi menghilang, gadis cantik ini selalu rutin mengunjungi rumah Rafi. berharap pria itu sudah pulang.
namun harapan nya tidak pernah nyata. setiap ia datang kerumah itu pasti hanya si bibi lah dan para satpam yang ada disana. tidak ada pria yang sangat ia rindukan itu bahkan orang tua nya pun tidak ada. Yang ia ketahui, kedua orang tua Rafi sedang berada di jerman karena urusan bisnis. dan Rafi tidak mungkin pria itu ikut.
'Ia benar benar Rindu Rafi'
Ia berharap di manapun pria itu, semoga dia baik baik saja. dan segera kembali dan datang kepadanya untuk meminta maaf karena tidak mengabari nya.
'Syila harap...'
*****
Syila kini tengah terduduk di sebuah kursi yang langsung menghadap jendela. di depan nya berserakan kertas dan buku buku. ya, ia sedang mengerjakan tugas.
"Huh... pusing deh!" keluh gadis ini.
Ia mengambil hp nya dan kemudian menyalakan nya. masih tidak ada kabar...
"Susah banget apa ya ngasih kabar doang?"
"Semoga kaka baik baik aja ya, ka!" ucap Syila dengan memadangi layar hp nya yang menapakan wajah tampan milik Rafi yang ia jadikan walpaper.
*******************************************
__ADS_1