
"Eughhh.... " lenguhan dari bibir manis itu terdengar di lanjut dengan kelopak mata indah nya yang mulai terbuka.
Syila memegang pelipis nya yang terasa berdenyut. ia pun beranjak dan terduduk. satu objek yang ia lihat sekarang?
Rafi.
"Morning sayang...." sapa Rafi yang kini tengah memakai dasi nya.
terlihat pria itu yang membelakangi nya dan menatap nya dari cermin.
"Ko kamu udah bangun?" tanya Syila dengan suara khas bangun tidur nya.
Rafi tersenyum kecil dan kemudian berbalik menatap istri nya.
"Ini udah siang, sayang... kan aku harus ke kantor!" ucap nya dengan menatap jam tangan mahal nya sekilas.
"Maaf ya.., aku ke siangan." ucap Syila dengan merasa bersalah.
Rafi tersenyum manis dan kemudian menghampiri Syila dan duduk di samping gadis itu.
"It's okay... ga papa kok!" ucap nya dengan mengelus lembut rambut Syila.
Syila hanya mengangguk pelan dengan tangan yang kini memegang leher nya dan meringis kecil.
"Kenapa?" tanya Rafi saat istri nya itu meringis kecil.
"Sakit."
Rafi tersenyum geli dan kemudian beralih menggenggam tangan Syila yang tengah menyentuh leher nya.
"nanti juga sembuh."
"Tapi badan aku juga sakit Rafi... kaya abis main tinju tau ngga?" ucap Syila dengan tubuh yang sedikit di gerakan ke kanan dan ke kiri.
__ADS_1
"Ga usah berlebihan deh. nanti juga biasa." ucap Rafi santai.
Syila mendongak dan menatap heran ke arah Rafi.
"biasa? maksud nya?"
Rafi lagi lagi tersenyum geli. pria itu mengacak gemas rambut istri nya yang memang terlihat sangat berantakan.
"gak usah terlalu di pikirin. aku mau ke kantor dulu. kamu baik baik di rumah ya...." ucap Rafi yang kini bangkit dari duduk nya.
Syila mengangguk pelan dan kemudian tersenyum tipis.
"hati hati."
"Iya... aku pergi dulu ya? bayy, sayang." ucap nya yang kini berlalu pergi.
namun sebelum nya ia sempat mengecup kening istri nya itu sekilas.
namun tatapan gadis itu terhenti saat melihat baju nya dan baju Rafi yang tergeletak berserakan di lantai. ia beralih menatap tubuh nya. mata gadis itu membulat dengan sempurna dan dengan gerakan cepat menutupi tubuh nya dengan selimut.
"Sejak kapan aku ga pake baju?"
*****
"Iyuwh...." Syila menatap jijik ke arah bed cover nya yang sangat berantakan dengan bercak darah yang terlihat masih segar.
"Apa aku haid ya? tapi perasaan baru kemarin...," ucap Syila bermonolog.
pasal nya ia baru kemarin datang bulan dan tidak mungkin ia kedatangan tamu lagi di waktu dekat.
Pertanyaan nya, itu darah apa?
Syila menggelengkan kepala nya dan beralih mengambil seprei nya untuk di ganti dengan yang baru. memunguti barang yang tergeletak di lantai dan menaruh nya di tempat nya semula. sebelum nya gadis itu telah berganti pakaian.
__ADS_1
'Prankkk'
Syila membanting sebuah parfum yang berbahan beling sehingga kini terpecah belah. gadis itu menatap marah ke arah cermin yang menampakan pantulan wajah nya hingga dada nya.
"Dasar cowo ga tau diri! udah di maapin juga malah kaya gini... awas aja nanti kalau pulang!"
...****************...
Uwwuww....
Syila ***kenapa ya π€π€
Author mah sayang parfum nya...
mahal itu pasti di banting gitu ajahπ π π
ok cukup sekian and babayππ***
...****************...
#***Ketos_Dingin_VS_Gadis_Manja
#Possessive_Rich_Man
#RafSyil
#Rafi_Syila
ππ€ππππ***
__ADS_1