
Ting... tong... Suara bell apartement Keyla berbunyi, "siapa yang datang dijam segini, kalau Nada kan bisa masuk langsung" gumam Keyla, Keyla bangkit dan berjalan menuju pintu dan membukanya, senyum Keyla langsung merekah ketika melihat siapa yang datang.
"kak..." seru Keyla, tidak lupa juga disertai senyum manisnya, Keyla langsung menghambur kepelukan Cand, karena yang datang adalah Cand, orang yang selalu menjadi teman baik Key akhir-akhir ini, karena selalu mendengarkan curhatan dirinya.
"sama siapa kamu disini Key?" tanya cand ketika pelukan Keyla terlepas, tidak lupa pula Cand mengacak rambut Keyla seperti biasa ketika bertemu gadis itu.
"sama Nada kak, dia sed-" Keyla langsung menghentikan ucapannya ketika melihat Nada dihadapnnya dengan pria yang menatapnya penuh amarah, bahkan terlihat sekali aura wajannya yang tidak enak, menurut Keyla.
"ada apa dengannya, apa ada masalah dengan Siska karena aku mengantar makan malam untuknya," batik Keyla yang kini tengah beradu tatap dengan Fatih.
"saya permisi," Fatih langsung berlalu dari sana, amarahnya tiba-tiba memuncak ketika melihat Keyla memeluk Cand didepannya.
"Siapa Key?" tegur Cand ketika melihat Keyla yang terus menatap Fatih yang berlalu dari sana.
"Bukan siapa-siapa kak, ayo masuk saja, aku habis memasak, kita makan malam Bersama" jawab Keyla, namun tatapannya mengarah terhadap Nada.
__ADS_1
Keyla kesal karena Nada membawa Fatih keapartementnya, karena Keyla tidak ingin berurusan dengan Siska, kekasih Fatih.
Mereka bertiga akhirnya masuk kedalam apartement Keyla, bahkan Keyla sengaja menjiwit lengan Nada.
SEdangkan Fatih kini berada di ruang tengah, dia baru saja masuk kedalam apartement, Fatih memijit pelipisnya, "siapa pria tadi, kenapa Keyla dengan mudahnya memeluk dia, kenapa Keyla masih saja seperti itu, achhh!!" Fatih kini tengah uring uringan tidak jelas.
Fatih bangkit dari duduknya, dia melangkah menuju dapur, ia membuka lemari pendingin, mengambil air soda 3biji, dia menutup kembali dan berjalan menuju balkon, dia menegak habis satu persatu minuman itu, nafasnya masih naik turun tanda pria itu masih dikuasi amarah.
"Ingat kalian jangan bergadang, atau kakak akan melaporkan kalian pada Richad."
"Baik paduka...." gurau Keyla dengan membungkuk hormat pada Cand yang kini tengah menikmati makan malamnya bersama Kedua gadis didepannya ini.
Fatih bangkit dan berjalan menuju meja makan, setelah cukup lama berdiam dibalkon dengan minuman bersodanya, dia melihat makanan yang Keyla kirim untuknya, dia langsung menggeleng dengan senyum samarnya.
"Apa dia masih belum bisa memasak" gumam Fatih, yang melihat masakan Keyla yang sama seperti dulu.
__ADS_1
Fatih menarik salah satu kursi dan duduk disana, dia mulai memakan makanan yang Keyla berikan, "dan rasanya masih saja seperti ini, manis seperti waktu itu" Fatih kembali teringat kenangan bersama Keyla diapartement Fatih yang berada di negara I, dimana dulu Keyla selalu meminta diajari memasak, dan ajaibnya Keyla hanya bisa membuat Nasi goreng gosong.
Fatih terus memakan makanan itu, hingga tandas, meskipun rasanya aneh, Fatih tetap menghargai masakan Keyla dan menghabis kannya.
"Ada apa kakak kemari malam-malam begini?" Tanya Keyla, kini ketiga manusia ini tengah duduk diruang tengah tidak lupa minuman hangat yang tengah menemani ketiganya.
"Ricd menyuruhku melihatmu disini, itu sebabnya aku mampir kesini setelah dari kantor, kamu tahu sendiri kakakmu kalau tidak di laksanakan perintahnya," kelakar Cand, dimana itu mengundang tawa Keyla.
"Lah kok kakak tahu aku diapartement ini?" Heran Keyla, karena Cand belum pernah kesini pikir Keyla, dan tidak bisa sembarang orang masuk keapartement ini, pikir Keyla.
"Pertanyaanmu ini konyol sekali, tentu saja Ricd yang memberi tahuku, kamu ini, dan dia juga yang memberiku akses masuk kemari."
Keyla langsung tertawa bodoh, "Eh iya ya" sedangkan Nada hanya mentonyor Keyla yang menurutnya tiba-tiba bodoh itu.
"Sudah kakak pulang dulu, ingat pesan kakak tadi," Cand berdiri disusul kedua gadis itu, mereka bertiga berjalan beriringan menuju pintu sambil bercakap, tidak lama Cand berlalu dari sana setelah pintu apartement itu terbuka.
__ADS_1
"Sekarang kamu ikut aku," Keyla langsung menarik tangan Nada dengan kasar masuk kedalam apartementnya ketika melihat Cand sudah berlalu dari dana.
"Apa sih Key, is kamu ini! Pelan sedikit," kesal Nada, karena Keyla menariknya begitu kasar, meskipun tidak menyakitinya, tapi Nada terkejut dengan gerakan tiba-tiba Keyla.