
Kini tiba waktunya, dimana akan diadakan akad disebuah hotel bintang lima milik keluarga Iskandar, mereka semua kini tengah berkumpul di ballroom hotel untuk menyaksikan acara sakral yang akan dilakukan tuan Iskandar sendiri.
saudara FATIH PUTRA HIMAWAN, bin HERU HIMAWAN, lantang tuan Iskandar.
"Saya!" Jawab Fatih dengan mantap.
"Saya nikahkan dan kawinkan Anda, dengan putri saya, KEYLA PUTRI ISKANDAR, binti, BRAY ISKANDAR, dengan seperengkat alat shalat dan satu set berlian, dibayat tunai!"
"Saya terima nikah dan kawinnya, KEYLA PUTRI ISKANDAR, Binti BRAY ISKANDAR, dengan mas kawin tersebut dibayar tunai! Tegas Fatih dengan lantangnya.
"Bagaimana saksi dan para hadirin sekalian! Sah?"
"Sah!" Jawab para hadirin serentak.
"Alhamdulillah" akhirnya dengan sekali ucapan, Fatih mengucapkan ijab qobul dengan lancar, tanpa adanya kegugupan ataupun salah ucap.
__ADS_1
Fatih memasangkan cincin dijari manis Keyla, begitupun sebaliknya, Keyla juga memasangkan cicin dijari Manis Fatih, Fatih mencium kening Keyla, dan Keyla mencium punggung tangan sang suami, tanda mereka sudah sah menjadi suami istri.
Kerabat teman dan seluruh yang menghadiri acara pernikahan Fatih dan Keyla merasa haru dan turut bahagia atas pernikahan keduanya, namun tidak dengan Dona, dia merasa sakit dan tidak terima, hatinya seperti tercabik-cabik menyaksikan pernikahan Fatih.
"Selamat ya anak manja, akhirnya anak manja Moms dibawa juga oleh suaminya, setidaknya saingan mamah berkurang sekarang, dan papah akan fokus dengan mamah saja," goda sang Moms Winda pada anak perempuannya, namun matanya tidak bisa berbohong, kalau dia sangat sedih ketika putri bungsunya akan tinggal dengan Suaminya.
"Moms,,," rengek Keyla, keyla mengeratkan pelukannya pada sang mamah, pak Iskandarpun tidak tinggal diam, dia juga ikut memeluk istri beserta putrinya.
"Daddy," Keyla juga memeluk sang papah, meskipun masih dinegara yang sama, namun tetap saja, yang namanya pernikahan pasti mengandung haru, karena sang putri akan memulai perannya sebagai istri, dan kebersamaannya akan berkurang.
"Berbahagialah princess Daddy, Daddy yakin, dia" liriknya pada Fatih yang berdiri tidak jauh dari mereka, "adalah pria baik," lanjut tuan Iskandar.
"Kakak sekarang tidak punya teman adu mulut lagi," ujar Keyla sambil mengeratkan pelukannya pada sang kakak, tamu undangan dan keluarga besar Keyla yang mendengar itu hanya terkekeh geli, sungguh unik wanita didepannya ini.
"Maka kakak akan datang keapartementmu, dan akan mengajak kamu ribut lagi," Richad mengelus kepala sang adik yang masih berada dalam pelukannya.
__ADS_1
"Al, jaga adik saya ini dengan baik, jika terjadi sesuatu padanya, habis kamu," ancam Richad, sehingga dia mendapat keplak,an cukup kuat dilangannya, siapa lagi pelakunya kalau bukan Keyla.
"Baik kak, saya akan menjaga Keyla dengan baik."
Tuan Iskandarpun melakukan hal yang sama, yaitu memberi peringatan pada Fatih, agar menjaga putri semata wayangnya.
"Apa mereka sudah biasa mengancam seperti ini jika bicara, duh sungguh mengerikan," batih Fatih, dia bergidik ngeri membayangkan semu perkataan pria beda usia didepannya ini.
Semua tamu memberi selamat satu persatu pada Keyla dan Fatih, sehingga kini Keyla berdiri didepan kedua mertuanya.
"Mantu ibu sangat Cantik, kenapa mau sama anak ibu," Keyla hanya nyengir kuda dan memeluk ibu mertuanya, Fatih yang melihatnya ikut tersenyum.
"Semoga ibu dan Keyla selalu seperti ini, dan tidak pernah ada pertikain dikeduanya," batin Fatih.
Fatih tidak ingin dalam rumah tangganya ada istilah, menantu dan ibu mertua yang tidak pernah akur, sungguh dia takut membayangkan Hal itu, apa lagi keduanya sama-sama penting untuk Fatih.
__ADS_1
Hallo semua, terima kasih atas dukungannya dan sudah berkanan membaca karya Moms yang acakadul ini, semoga tidak bosan ya membaca karya Moms, salam hangat dari Moms pribada. 💞💞💞
Jangan lupa dukungan Vote, Like, koment dan subscribenya, terima kasih 🙏🙏🙏😊😊😊