Keyla Forever

Keyla Forever
EPS-54


__ADS_3

Keyla kini tengah berada diapartement Fatih, karena setelah Keyla selesai mandi, Fatih membawa keapartementnya, dengan alasan dia tidak nyaman diapartement Keyla, padahal Fatih hanya ingin diapartementnya sendiri, karena disini Keyla tidak sendirian, jadi mana mungkin Fatih tetap diapartment Keyla, bahkan Keyla percaya begitu saja dengan alasan Fatih.


"dimana Siska kak, apa dia belum pulang?" tanya Keyla yang kini tengah menikmati susu coklat buatan Fatih, diruang tengah.


"dia sudah berada ditempatnya, apa kamu ingin bertemu dengannya?" Fatih terus menatap Keyla, sehingga Keyla Salting sendiri.


"tidak!" tolak Keyla dengan tegas, "Lagian kami bukan teman, hanya sebatas tahu saja, dan lagi, kakak jangan menatapku seperti itu."


"siapa tahu, kamu ingin lebih dekat dengannya."


"untuk apa! Sangat tidak penting." namun Nadanya terlihat sekali jika Keyla tengah kesal, entah apa yang membuat Wanita ini kesal.


"baiklah, sekarang jangan kemana-mana, disini saja, kakak akan mengambil laptop dan bekerja disini," Fatih beranjak menuju ruangan kerjanya, Fatih berencana menyelesaikan pekerjaannya sambail ditemani Keyla.

__ADS_1


"kak Fatih memang selalu bersih,"gumam Keyla, Keyla menyusuri seluruh apartement Fatih, bahkan dia dulu hampir setiap hari ketempat ini, ketika masih ditempati Reno saat kuliah disana, tapi kali ini sudah beda cerita.


"dimana ya, kak Siska, kenapa kak Fatih tidak memberi tahuku," sejak tadi Keyla hanya bicara dengan dirinya sendiri, tanpa menyadari sosok pria tampan yang berdiri dibelakang punggungnya.


"dia sudah kembali ke indonesia Key," Keyla langsung menoleh, dia disana melihat Fatih dengan banyaknya berkas ditangan.


"kenapa kak? Bukannya dia harus membantu kakak disini." Keyla kembali duduk setelah melihat Fatih juga duduk disana.


"dipusat sedang butuh sekertaris handal seperti Siska," ucapan Fatih mampu membuat Keyla mencebikkan bibirnya.


Fatih langsung mengalihkan pandangannya dari berkas itu dan menatap Keyla, dia tersenyum mendengar sindirian Keyla, "sepertinya ada yang tidak Rela jika kakak membicarakan atau memuji wanita lain," goda Fatih, Fatih berdiri dan menghampiri Keyla, dia duduk begitu dekat dengan Keyla.


"kak lepas," Keyla berusaha melepas genggaman tangan Fatih, yang tiba-tiba menggenggam tangannya.

__ADS_1


"kakak sama Siska sudah tidak ada hubungan apapun lagi, karena hati kakak, sejak dulu hanya buat wanita lain," Fatih membawa tangan Keyla kedadanya, agar Keyla bisa merasakan detak jantungnya, "apa kamu bisa merasakannya Key?"


Keyla langsung memalingkan wajahnya ke arah kiri, sungguh dia tidak ingin terlalu banyak berharap, mengingat perkataan Fatih, yang mengatakan wanita lain, bukan dirinya, meskipun Keyla berharap jika wanita itu adalah dirinya.


"semoga wanita itu juga mencintai kakak," jawab Keyla dengan suara lirihnya, namun Fatih masih bisa mendengar itu dengan jelas.


"tentu saja dia mencintai kakak, mana mungkin dia bisa melupakan cinta pertamanya begitu mudah, kakak yakin akan hal itu."


"ah sudahlah, Key ngantuk, Key akan pulang dulu," saat Keyla hendak beranjak, tangannya langsung ditarik begitu kuat oleh Fatih, sehingga Keyla kini duduk dipangkuan Fatih, "kak! Apa yang kakak lakukan."


"Jadilah istri kakak Key."


Deg...

__ADS_1


Keyla yang mendengar perkataan Fatih, langsung terkejur, sepertinya Fatih tengah ngelindur, pikir Keyla.


"apa yang kakak katakan, tidak lucu kak," Keyla kembali ingin beranjak, namun lagi-lagi Fatih menahan pinggangnya.


__ADS_2