Keyla Forever

Keyla Forever
EPS-34


__ADS_3

"ada apa kakak pagi-pagi menyuruhku keprusahaan kak Reno" gumam Keyla, kini Keyla dengan Nada tengah berada dalam mobil, mereka akan berangkat kekantor bersama, meskipun tujuan mereka tidak sama.


"apa kamu tidak tau, jika dady Iskandar memintamu untuk membantu kak Fatih di kantor?" heran Nada, karena kemaren kan Keyla sudah diberi tahu, oleh kak Richad, pikir Nada.


Keyla langsung menghentikan mobilnya begitu saja, hingga membuat Nada mengadu kesakitan akibat benturan dijidatnya.


"astaga Key! Apa yang kamu perbuat, sakit dodol!" kesal Nada, Nada mengelus dahinya sambil menggrutu.


"jelaskan padaku sekarang" cecar Keyla, karena Keyla tidak merasa kakaknya menyuruh dia untuk membantu Fatih.

__ADS_1


Akhirnya Nada menjelaskan semuanya pada Keyla seperti yang Richad beri tahu padanya kemaren.


"selamat pagi, kenapa mukanya masam begitu pagi-pagi" tanya Fatih pada Keyla yang kini berdiri dihadapan Fatih dengan khas wajah juteknya itu.


"untuk apa meminta kak Reno menyuruhku membantumu disini! kan kamu tahu sendiri aku juga orang sibuk," kesal Keyla, padahal sebenarnya Keyla senang membantu Fatih, hanya saja Keyla tidak ingin begitu terlihat jika dirinya tengah bahagia.


Fatih berdiri dari duduknya dan berjalan kearah Keyla yang kini tengah berdiri dihadapnnya dengan bersedekap tangan, "aku tidak menyuruh kak Reno memintamu membantuku, aku bahkan tidak tahu jika kamu yang akan menjadi sekertarisku, kak Reno hanya bilang jika akan ada yang membantuku mulai hari ini, sungguh aku bahagia setelah tahu siapa orangnya," bisik Fatih ditelinga Keyla, padahal Reno sudah memberitahu kalau Keyla yang akan membantunya.


"kembalilah ketempat duduk kakak sana, aku akan keruanganku, apa yang harus aku kerjakan?" tanya Keyla dengan mengalihkan pandangannya kearah lain, karena Fatih terus menatap dirinya dengan intens.

__ADS_1


"apa kamu tidak ingin membuatkan kakak kopi atau teh dulu sebelum bekerja?"


Keyla langsung mendelik, "itu bukan tugasku, itu tugas OB, jadi minta saja sama OB" tolak Keyla, karena itu memang bukan tugas Keyla, namun sepertinya Keyla lupa jika sekertaris juga bisa membuatkan Kopi untuk sang CEO.


"kakak tidak mau jika OB yang membuatnya, kakak ingin kamu yang mambuatkan untuk kakak" Fatih berjalan kembali kekursi kebesarannya, dia duduk disana sambil menatap Keyla yang tengah cemberut padanya.


"kenapa kakak jadi menyebalkan sekali sekarang, lagian kenapa tidak meminta pada kekasih kakak itu," sungut Keyla, Keyla meletakkan tasnya di Sofa dan dia berlalu dari sana untuk membuatkan minuman untuk Fatih, mulutnya terus ngedumel tanda Keyla sedang kesal, "sepertinya kak Fatih sengaja mengerjaiku" gumam Keyla.


Sedangkan Fatih begitu bahagia, karena kali ini dia bisa berduaan dengan Keyla sepanjang hari, "apa aku harus berterima kasih pada kak Reno" gumam Fatih, dia bahkan senyum-senyum tidak jelas karena bahagia.

__ADS_1


"dih jika tidak cinta mana mau aku susah susah membuat minuman untuk kak Fatih, lagian buat apa kekasihnya itu, kenapa harus aku yang membuatnya" Keyla kini tengah menyeduh susu coklat, karena Kopi tidak baik dipagi hari, pikir Keyla, jadi Keyla membuatkan susu coklat untuk Fatih.


Keyla berjalan ke arah ruangan Fatih dengan susu hangat ditangannya, tidak lupa Keyla juga membuat teh untuk dirinya sediri. "semoga saja kak Fatih suka," gumam Keyla.


__ADS_2