Keyla Forever

Keyla Forever
EPS-44


__ADS_3

"berkas apa yang harus aku siapkan," gumam Keyla yang kebingungan, karena tidak ada konfirmasi jika ada meeting, dia melihat semua berkas didepannya, tidak ada berkas buat meeting, pikir Keyla.


"Nona."


Keyla menoleh ke sumber suara, "ah kebetulan sekali Bastian, tadi tuan Fatih meminta saya ikut meeting dan menyiapkan berkasnya, tapi saya tidak menerima berkas apapun."


"ini Nona berkasnya," Bastian menyodorkan maps pada Keyla, sebenarnya Fatih sudah menghubungi Bastian, dan menyuruh Bastian untuk memberikan berkasnya pada Keyla, agar Keyla tidak curiga, Fatih melihat dari kaca jika Keyla tengah kebingungan, itu sebabnya Fatih berinisiatif untuk memberikan berkas pada Keyla.


Keyla menghembuskan nafasnya panjang setelah menerima berkas dari Bastian, dia terus menatap Bastian yang menuju ruangan Fatih, sang atasan, sehingga Bastian tidak terlihat lagi.


"berarti aku tidak bisa makan siang dengan kak Cand, ah menyebalkan sekali," gumam Keyla, Keyla menepuk-nepuk jidatnya berkali-kali, karena acara makan siangnya gagal, padahal ada hal yang ingin Keyla ceritakan pada Cand, "dasar bos aneh"

__ADS_1


Keyla mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada Cand jika dirinya tidak bisa makan siang bersama kali ini, "kenapa dadakan sekali sih," kesal Keyla, Keyla kembali memasukkan ponselnya kedalam tas, dia beranjak untuk bersiap pergi meeting, namun Keyla masih setia menunggu kedatangan Fatih, "sedang apa sih mereka lama sekali," Keyla terus menatap pintu yang tidak kunjung terbuka, karena bosan menunggu, akhirnya Keyla kembali duduk dan memutar-mutar kursi kerjanya, sesekali dia melihat pintu otomatis bosnya yang tidak kunjung terbuka itu.


"tuan," Bastian masuk dan berdiri dihadapan Fatih yang tengah duduk di sofa.


Ya ketika mendengar pintunya terbuka, Fatih segera duduk disofa, agar Bastian tidak tahu jika dirinya tengah mengintai Keyla.


"katakan Bas."


"it-itu, apa namanya," Fatih bingung sendiri ingin memberi alasan apa pada Bastian, mana mungkin dia bilang kalau dirinya tidak ingin Keyla makan siang dengan pria lain.


Sedangkan Bastian sudah menahan tawa sejak tadi, Bastian merasa lucu dengan bosnya yang salting sendiri, padahal Bastian hanya bertanya.

__ADS_1


"ah iya, Kak Reno menyuruh saya menjaga Keyla selama bekerja disini, jadi jika saya makan Keyla juga harus ikut," bohong Fatih, "astaga,,, alasan apa yang aku katakan tadi, memalukan sekali" batin Fatih, Fatih merutuki kebodohannya yang menurutnya sangat konyol.


"Mari tuan, kita berangkat," ujar Bastian dengan masih menahan tawa, Bastian lebih memilih mengajak Fatih untuk segera pergi, karena Bastian merasa kasihan pada tuannya yang merasa salting sejak tadi, "pasti ini tentang hati" batin Bastian.


Fatih segera berdiri dan berlalu dari sana bersama Bastian, ketika pintu otomatis itu terbuka, dia melihat Keyla yang sedang menundukkan kepalanya dimeja.


"ayo berangkat," ajak Fatih pada Keyla.


Keyla mengangkat kepalnya, Keyla segera berdiri dan berjalan dibelakang Fatih bersama Bastian, Keyla dan Bastian terlibat obrolan yang cukup asyik, sehingga keduanya sesekali terkekeh, hingga ada yang panas ketika mendengarnya.


"ehem!" Fatih berdehem cukup keras, sehingga menghentikan obrolan keduanya, "cepat! jangan terlalu banyak mengobrol!" kesal Fatih, niat hati ingin membuat Keyla tidak pergi dengan teman prianya, ini justru Keyla malah asyik dengan asistennya, pikir Fatih.

__ADS_1


__ADS_2