Keyla Forever

Keyla Forever
EPS-77


__ADS_3

Apa pria didepannya ini tidak tahu, jika Nada hanya begitu padanya, karena memang Nada belum pernah dekat dengan pria mana pun.


"Kita dikasta yang berbeda, kamu hanya karyawan biasa, sedangkan saya CEO, dan pasti kamu tahu dong Apa  itu CEO, dan perlu kamu tahu, saya hanya akan menikah dengan wanita yang berkelas, dan tentunya baik dalam segala Hal, sedangkan kau!" tunjuk James pada wajah Nada, "aku yakin, kalau kamu sekarang ini sudah tidak virgin, mengingat kamu begitu mudahnya mengejar pria, pasti tubuhmu sudah banyak dibelai pria diluar sana, apakah saya target anda selajutnya?" bisik James dengan penuh hinaan.


Deg... untuk kesekian kalinya, Nada dibuat tidak berkutik, benar kata James, dia hanya karyawan biasa, meskipun dia juga punya banyak uang, kasta mereka berbeda, dia hanya anak yatim piatu, yang beruntung akibat sebuah beasiswa, sedangkan pria yang iya kagumi ini adalah seorang bos besar, dan jangan ditanya, sudah pasti banyak wanita yang menggilainya.


Nada menerima itu semua, namun kata murahan, dan banyak dibelai pria, Nada sungguh sakit dengan kata-kata itu, Nada mengusap wajahnya kasar, dia menatap James dengan tersenyum, namun pandangan matanya tidak bisa berbohong, jika banyak luka disana, bagaiman tidak terluka, jika perkataan itu begitu berbisah.


"apa anda sungguh berfikir seperti itu tentang saya tuan James?" ujar Nada dengan nada bergetar hebat, bahkan bicaranya sangat formal, karena saat ini Nada tengah menahan tangis mati-matian, agar tidak terlihat lemah dan semakin buruk dihadapan pria ini.

__ADS_1


"lebih dari yang saya fikirkan." James tersenyum keji disertai perkataannya yang begitu menohok, sepertinya Jams lupa, jika wanita didepannya inilah yang selalu ada untuk dirinya, bahkan disetiap ada kesulitan, Nada selalu berada digarda terdepan untuk James, seperti saat ini, hanya Nada yang berada disisi pria itu.


"baiklah, biarkan saya menjadi ****** anda untuk 3bulan ini, setelah itu saya berjanji, akan menjauhi anda sejauh-jauhnya."


Biarlah Nada dibilang bodoh, karena masih ingin bersama pria bajingan didepannya ini, meskipun kata-katanya begitu tajam seperti belati, bahkan langsung mengenai jantungnya, tapi dia harus menyelesaikan misinya dan janjinya pada seseorang yang begitu iya hormati.


"najis! Karena Anda tidak masuk dalam list jalangku, kamu bisa menjadi babuku selama 3bulan, tapi jika untuk menjadi jalangku, sepertinya kamu tahu sendiri jawabannya, meskipun bisa, tapi sepertinya kamu tidak layak!"


"tunggu dulu!" teriak Nada ketika melihat Jams sudah sedikit menjauh darinya.

__ADS_1


James tidak menoleh ataupun menjawabnya, dia hanya menunggu apa yang akan wanita itu katakan, sebelum dia benar-benar pergi dari sana.


"cepat! Apa yang ingin kau katakan padaku!" bentak James masih dengan posisi yang sama, James tidak sesabar itu, sehingga dia harus menunggu wanita itu siap bicara.


"selama tiga bulan, kamu harus bersikap baik padaku, tanpa melihat kasta, dan bersikap layaknya seorang sahabat," ucap Nada dengan sedikit keras. "meskipun aku menginginkan yang lebih, tapi aku sadar sekarang, siapa aku bagimu" batin Nada. Yang berusaha tidak terlihat rapuh dihadapan pria ini.


"tidak mau!" tolak James dengan tegas, karena dia tidak bisa bersikap pura-pura jika tidak suka dengan seseorang.


"jangan salahkan aku, jika aku selalu menganggumu."

__ADS_1


__ADS_2