
"tunggu Key!" Fatih mencekal tangan Keyla yang hendak keluar dari mobil, sehingga Keyla menutup kembali pintu mobil itu.
"ada apa kak?" tanya Keyla tanpa menoleh.
"sekali lagi kakak minta maaf Key, lupakan yang terjadi tadi, anggap saja tidak pernah terjadi soa-"
"lupakan?" potong Keyla cepat, Keyla tertawa sumbang mendengar perkataan Fatih, "kakak pikir Key wanita apa kak!" teriak Keyla, Keyla segera keluar dan membanting pintu Mobil Fatih, dia berlari tanpa memperdulikan Teriakan Fatih yang terus memanggil namanya, hatinya Sakit mendengar Fatih berkata demikian, seakan-akan ciuman itu Hal biasa bagi Fatih.
"sial! Kenapa aku melukainya kembali," Fatih menendang ban mobilnya karena merasa kesal pada dirinya sendiri, Fatih segera masuk kedalam mobil untuk memarkirkan mobilnya, dia segera keluar dari mobil untuk menyusul Keyla, dia tidak ingin Masalahnya dengan Keyla berlarut larut.
bruckkk...
"astaga setan setan..." latah Nada, Nada menoleh dan melihat Keyla yang membanting pintu apartementnya, "ada apa Key, kenapa kamu marah sama pintu?" Nada beranjak dan berjalan menghampiri Keyla yang masih tidak berbalik badan, Keyla masih menyandarkan kepalanya di pintu apartementnya.
__ADS_1
"key," Nada membalikkan badan Keyla, dia langsung kaget melihat Keyla berderai air mata, Key ada apa?" Nada menuntuk Keyla menuju sofa, dan Nada mendudukan Keyla di sana.
"dia jahat Nad," lirih Keyla, karena suaranya masih teredam dengan suara tangisnya.
"siapa yang jahat Key?" Nada membawa Keyla kedalam pelukannya dan mengelus punggungnm sahabatnya itu, Keyla tidak menjawab, dia masih menangis.
"tenangkan dirimu dulu, ayo aku antar ke kamar," Nads tidak memaksa Keyla untuk bercerita, Nada yakin Keyla akan cerita sendiri nantinya, pikir Nada.
mereka berdua berjalan menuju kamar Keyla, tidak lama Nada keluar setelah mengantar Keyla istirahat, "siapa yang Keyla maksud, apa dia ada masalah dengan seseorang" gumam Nada yang masih berdiri didepan pintu kamar Keyla.
"siapa yang dateng ya, tapi ya sudahlah, sebaiknya aku liat dulu" Nada berjalan menuju pintu dan tidak lama dia membukanya.
"apa Keyla ada?" tanya Chad ketika Nada sudah membuka pintu dan berdiri dihadapannya.
__ADS_1
"Eh kak Chad, dia baru saja istirahat, apa ada yang penting kak?" tanya Nada.
"ah tidak begitu, apa aku boleh masuk?"
"Hehe tentu saja kak, maaf lupa menawarkan masuk" cengenges Nada, Nada bergeser sedikit agar Chad bisa masuk, dan benar saja ketika Nada bergeser, Cand langsung masuk begitu saja.
sedangkan tidak jauh dari mereka, ada Fatih yang melihat semua itu, meskipun dia tidak mendengar apa yang mereka bicarakan.
Fatih mengepal tangannya kuat, "kenapa Dia sebebas itu masuk kedalam apartement Keyla" kesal Fatih, yang melihat Chad masuk keapartement Keyla, Fatih Urungkan niatnya untuk menemui Keyla, dia kembali berjalan menuju lift untuk naik ke apartementnya yang berada di gedung teratas.
"kak Cand, ini sudah mulai larut, apa aku bangunkan saja Keyla jika kak Cand ada perlu penting." tawar Nada, karena Nada sendiri juga bosan menemani Cand yang sejak tadi hanya diam saja seperti patung, bahkan Cand sama sekali tidak mengajaknya bicara, mungkin jika yang menemani James lain lagi ceritanya, pikir Nada.
"tidak perlu, aku akan pergi saja, besok saja aku datang lagi, jangan lupa kamu juga istirahat ini sudah larut." Cand berdiri dan berlalu dari sana, sedangkan Nada masih melongo di sana, karena dia sedikit terkejut mendengar Chad menyuruhnya istirahat.
__ADS_1
"astagaaa apa dia beneran tadi memperhatikan aku, ah sosweet nya..." girang Nada.