Keyla Forever

Keyla Forever
EPS-05


__ADS_3

Tap tap tap,  terdengar suara sepatu yang cukup menggema dilantai tertinggi prusahaan Darmawan grup, prusahaan raksasa yang selama ini tidak bergeser sedikitpun dari posisinya, yang menempati tingkat prusahaan terbaik dinegara I.


Tok tok tok...


"Masuk!" Terdengar suara dari dalam untuk mempersilahkan masuk.


"Apa tuan memanggil saya?" Tanya orang itu ketika pintu ruangan itu sudah ia buka, dan berjalan mendekati sang bos yang sudah memanggilnya


"Masuk saja Tih, dan jangan formal begitu, karena aku sedang tidak ingin membahas pekerjaan," ujar Reno, ya, Reno ingin membahas hal lain dimana itu justru membuat dirinya takut.


Ia, pria itu adalah Fatih himawan, adik dari Monic himawan, yang tidak lain adalah istri Reno Darmawan.

__ADS_1


"Iya kak, ada yang bisa aku bantu?" Fatih duduh dihadapan Reno yang hanya berbatas meja kerja Reno, Fafih bisa melihat jelas jika sang kakak ipar dalam masalah besar, dilihat dari raut wajahnya yang terlihat sedikit murung, apa ini ada sangkut pautnya dengan sang kakak, namun Fatih tidak ingin bertanya sebelum kakak iparnya cerita, apa yang membuat sang kakak ipar terlihat frustasi, dan Fatih berharap ini bukan masalah kakaknya.


Hufff, Reno menarik nafasnya dengan panjang, sebelum memulai bercerita, karena dia tidak yakin adiknya akan mau, apa lagi Monic juga belum tentu mengijinkan, mengingat istrinya sangat takut jika berjauhan dengan keluarganya.


"Ada masalah sama prusahaan yang berada dinegara A, disana terjadi demo besar-besaran karena banyak gaji yang tidak keluar, bahkan aku mendapat laporan jika keuangan disana semakin menipis, jadi aku butuh seseorang yang bisa aku percaya untuk mengurus prusahaan disana," Reno menjeda ucapannya dan menatap Fatih dengan intens.


"Apa kamu bisa jika aku kirim kesana untuk memperbaiki keadaan disana, karena hanya kamu yang bisa aku harapkan kali ini, karena Jonathan tidak bisa pergi, dia punya urusan yang sangat penting.


"Masalahnya ini membutuhkan waktu cukup lama, bisa 1tahunan Tih, apa kamu tidak keberatan dengan ini?" Tanya Reno, jika Fatih menolak, maka terpaksa Reno harus berangkat sendiri.


"Aku mau kak, hanya 1tahun, lebihpun tidak masalah, itung-itung cari pengalaman kak."

__ADS_1


"Apa kamu yakin?" Tanya Reno dengan memastikan ulang, karena dia takut salah dengar.


"Tentu saja" jawab Fatih dengan mantap, karena ini kesempatan bagi Fatih untuk melebarkan sayapnya didunia bisnis, mana mungkin dia melewatkan begitu saja, pikir Fatih.


"Tapi bagaimana dengan kakakmu, kamu tahu sendiri seperti apa kakakmu itu."


"Kakak tenang saja, biar aku yang menjelaskan pada kak Monic dan kedua orang tuaku."


"Baiklah, terima kasih Fatih, kakak Yakin kalau kamu bisa mengatasi semua ini dengan mudah."


"Terima kasih kak, kalau begitu aku kembali dulu ke kantor ya kak, karena ada meeting setelah ini," pamit Fatih, Fatih berdiri dan disusul Reno yang juga ikut berdiri, mereka berdua berjalan beriringan menuju pintu keluar ruangan Reno.

__ADS_1


"Ingat, 2minggu lagi kamu akan berangkat, persiapkan semuanya ya, tempatnya yang disana biar orang-orangku yang atur," terang Reno sambil menepuk pundak adik iparnya itu sebelum benar-benar berlalu dari sana.


__ADS_2