Keyla Forever

Keyla Forever
EPS-49


__ADS_3

"sudahlah Nad, ayo kita kembali bekerja, dan kamu, segeralah kekantor, jangan kemana-mana lagi," pendelik Keyla, dimana itu justru membuat Nada terkekeh geli.


Keduanya berjalan beriringan untuk kembali keruangan Keyla, "bagaimana bekerja dengan orang yang kamu cinta," goda Nada pada Keyla, mereka bertukar obrolan sambil berjalan menuju lift.


"tidak gimana-gimana," bohong Keyla, "sudah sana kembali kekantor," keduanyapun saling cipika cipiki dan berjalan diarah yang berbeda.


"James!" teriak Nada karena tiba-tiba James menariknya dengan kasar dan membawa dirinya ketangga darurat.


"diamlah, jangan terus memberontak!" bentak James pada Nada, karena sejak tadi Nada terus menarik-narik lengannya.


"apa yang kamu lakukan! Lepaskan tanganmu itu, atau aku akan berteriak, biar semua orang mengira kamu penculik," Nada terus memberontak, hingga James melepaskannya ketika mereka sudah sampai ditangga darurat, Nada hanya mampu mengelus pundaknya yang sedikit panas, akibat ulah James.


"teriak saja, apa kamu lupa siapa aku bagi Keyla," sinis James, "sekarang jelaskan apa yang kamu tahu tentang aku selama ini," Tidak lupa tatapan tajam iya layangkan pada Nada yang kini juga tengah menatap dirinya.

__ADS_1


"lupakan! Lagian ini juga tidak penting untukmu, toh kamu tidak lupakan siapa aku bagimu selama ini," Nada hendak berlalu, namun tangannya kembali ditarik oleh James, sehingga Nada menabrak dada bidang James yang menurut Nada cukup menggoda, bahkan wangi maskulin itu mampu membuat Keyla bergetar.


"Jelaskan sekarang atau kamu akan ku paksa menjelaskan dengan cara yang extrim?" James menyunggingkan senyumnya yang cukup mengerikan, bahkan siapapun yang melihatnya akan menjadi ciut, tapi tidak dengan Nada.


"apa kamu yakin? Bahkan sepertinya kamu tidak selera dengan wanita seperti diriku," ejek Nada, hingga emosi dalam diri James tersulut.


"sepertinya kamu berani bermain denganku," James menarik Nada dan menghempaskan didinding yang berada dibelakang punggungnya, dia mengungkung Nada, "apa kamu butuh bukti?" bisik James, sehingga Nada menegang.


James terus mendekatkan wajahnya pada Nada, sehingga James merasa ada yang aneh, dia segera menjauhkan diri dari Nada, "cepat jelaskan! Atau kamu akan tahu akibatnya!"


Nada yang mendengar bentakan James cukup terkejut, dia jadi sedikit takut, "baiklah, tapi tidak disini" Nada lebih dulu berlalu dari sana, disusul James dibelakangnya, mereka berdua berjalan menuju ruangan Nada.


"hufff, akhirnya bertemu tempat tidur juga," Keyla kini merebahkan tubuhnya, karena seharian bekerja membuat dirinya merasa lelah, belum lagi mengurus bayi besar yang sangat manja padanya, "aku akan meminta kakak untuk kembali kekantorku saja," gumam Keyla, sungguh Keyla tidak suka situasi seperti ini, karena dia merasa tidak baik-baik saja.

__ADS_1


ting tong...


Pintu apartement Keyla berbunyi, menandakan jika ada tamu yang datang, "siapa sih, baru juga ingin mandi dan beristirahat" grutu Keyla, Keyla beranjak bangun dan berjalan menuju pintu.


"hallo anak manis."


"kak Cand!" Keyla tersenyum merekah setelah tahu siapa yang datang, "masuk kak," Keyla mempersilahkan Cand masuk dan Keyla menutup pintu itu setelah Cand masuk.


"ayo kita jalan-jalan," Ya, Cand ketempat Keyla hanya ingin mengajak Keyla jalan-jalan, karena dia sendiri merasa suntuk.


"tentu saja kak, jadi biarkan adikmu ini untuk bersiap dulu," kelakar Keyla dengan nada centilnya, sehingga itu mengundang tawa Cand, Keyla berjalan menuju kamarnya untuk bersiap.


"hanya kamu yang bisa membantuku Key," gumam Cand yang terus menatap Keyla.

__ADS_1


__ADS_2