
"baru bangun Key? Ayo makan ini aku sudah buatkan sarapan," Nada menyodorkan makanan pada Keyla yang sudah duduk di sampingnya.
"aku kayaknya gak kerja deh hari ini Nad, badanku rasanya lelah" bohong Keyla.
"ada apa? Apa ini ada hubungannya dengan semalam?" tanya Nada sambil menikmati sarapan paginya.
Keyla hanya mengangguk, Keyla merasa buruk jika mengingat kejadian semalam dengan Fatih.
"apapun masalahnya ya Key, aku harap kamu bisa membedakan pribadi dengan pekerjaan, lagian ada apa semalam?" tanya Nada yang masih belum tahu per masalahan nya.
"tidak ada, lupakan saja, aku sedang tidak ingin membahasnya, tunggu aku, aku akan bersiap dulu," Keyla segera kembali kekamarnya dan bersiap untuk bekerja.
"Tuan ada apa? Kenapa anda seperti sangat lelah?" Tanya Bastian pada tuannya Fatih, kini Bastian dan Fatih tengah berada dalam mobil, mereka berdua akan berangkat ke kantor bersama, karena Fatih tadi meminta Bastian untuk menjemputnya.
"Tidak ada," bohong Fatih, "mana mungkin aku menceritakan semua kejadian semalam pada Bastian, sungguh hal ye mamalukan" batin Fatih, Fatih sedikit melirik Bastian yang sepertinya tengah mencuri pandang pada dirinya, "apa dia curiga padaku," gumam Fatih.
__ADS_1
"Lihatlah jalanan Bas," tegur Fatih, yang sebenarnya hanya ingin menghindari tatapan Bastian yang seperti menyelidik dirinya.
"Ada apa dengan tuan Fatih, apa ada yang mengganggunya?" Batin Bastian, "baik tuan," tidak lama keduanya sudah sampai di lobi kantor, mereka menuju lantai khusus para petinggi prusahaan.
"Bawakan berkas kemaren yang kamu selidiki Bas."
"Baik tuan, segera saya bawakan keruangan anda."
Fatih dan Bastian kini tengah keluar dari lift, Fatih berhentik sejenak dan melihat Keyla yang tengah berkutak dengan laptop di mejanya, "apa dia sengaja tidak melihat kearahku, atau dia benar tidak melihatku" batin Fatih, Fatih segera melanjutkan langkahnya tanpa menyapa Keyla, dia melewati Keyla begitu saja.
Keyla sabenarnya melihat Fatih, hanya saja Keyla enggan menatap Fatih, karena dia masih kesal dengan Fatih.
"tunggu Bas," Fatih menatap Bastian yang kini kembali berdiri dihadapannya.
"ada yang bisa saya bantu tuan?"
__ADS_1
"hem, Panggilkan Keyla kemari, dan bawa ini untuk kamu periksa ulang, ini laporan 2tahun trakhir ini."
"baik tuan," Bastian berlalu dari sana, setelah menerima maps itu, "ini kan bukan tugasku, kenapa aku yang harus melakukannya" gumam Bastian yang kini sudah berada di luar ruangan Fatih, dia membolak balikkan maps yang ada ditangannya, "ah sudahlah."
Bastian berjalan menuju meja Keyla, "Key, tuan Fatih memanggil anda."
"ada apa pak Bastian?"
"entahlan, tanyakan saja langsung pada beliau nanti," Bastian langsung pergi dari sana setelah menyampaikan pesan tuannya.
"baik pak," gumam Keyla pada dirinya sendiri, karena Bastian sudah tidak ada dihadapannya, Keyla berdiri dan memperbaiki bajunya, dia mengambil nafasnya dan menghembuskan secara perlahan, "ayo Key, profesional, kamu pasti bisa" semangat Keyla pada dirinya sendiri.
keyla berjalan menuju ruangan Fatih, pintu itu terbuka otomatis ketika Keyla mulai dekat dengan pintu ruangan Fatih.
"tuan memanggil saya?" tanya Keyla setelah dia berdiri dihadapan Fatih.
__ADS_1
"hem, kerjakan ini dan harus selesai hari ini," Fatih menyodorkan maps pada Keyla, tanpa memandang wanita dihadapnnya ini, pikiran Fatih masih dipenuhi dengan Chan yang semalam masuk kedalam apartement Keyla, jadi dia tidak ingin terpancing emosi di pagi hari jika melihat Keyla.
"baik tuan, saya permisi," Keyla hendak kembali namun langkahnya terhenti ketika mendengar perkataan Fatih.