Keyla Forever

Keyla Forever
EPS-67


__ADS_3

"silahkan masuk nyonya, tuan," keluarga Iskandar mempersilahkan masuk keluarga Fatih yang kini tengah berada didepan mansion keluarga Keyla.


"terima kasih nyonya," semua orang masuk kedalam mansion utama, Keyla berdiri dibelakang keluarga besarnya bersama Fatih, sesekali Fatih mencolek lengan sang calon Istri yang kini tengah berada disampingnya.


Keyla tersenyum malu pada Fatih yang kini mengelus kepalanya, "kak malu ada keluarga kita," bisik Keyla, agar keluarganya tidak ada yang mendengar.


"kenapa malu sayang, sebentar lagi kita akan sah menjadi suami istri, jadi tidak perlu malu."


"Ehem! Dibelakang kalian masih ada orang, apa kalian tidak melihat saya sebesar ini" kesal Richad.


Keyla dan Fatih menoleh kebelakang, mereka tersenyum canggung, karena dibelakang mereka adalah Richad, sang kakak ipar.


"maaf kak," Fatih menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, sungguh Fatih tidak tahu jika Richad ada dibelakangnya, kalau dia tahu, sudah pasti akan menjaga jarak dari Keyla.

__ADS_1


Richad melewati pasutri didepannya ini, dengan sengaja menyenggol lengan sang adik, sehingga Keyla ingin membalasnya, namun tangannya langsung dipegang oleh Fatih, "kak!"


"biarkan saja, kakakmu hanya bercanda."


"dia selalu menggangguku, pasti ada saja tingkahnya yang membuatku kesal," sungut Keyla, sedangkan Richad yang mendegar keluhan sang adik, hanya tersenyum kecil.


Begitulah cara Richad berintraksi dengan sang adik, dengan menjahili adiknya maka akan ada pertengkaran kecil diantara keduanya.


"silahkan dinikmati dulu makan malamnya, setelah itu baru kita akan membahas hal yang penting,"


"tentu saja, sepertinya mereka berdua tidak sabar ingin segera menikah," sindir mamah Winda yang melihat putri bungsunya tengah malu-malu memandang Fatih sejak tadi, sehingga pandangannya beralih pada Moms Winda.


Keyla hanya menjulurkan lidahnya menggoda sang moms yang tengah menatapnya.

__ADS_1


Tuan Iskandar yang menyadari tingkah kedua wanita dihatinya itu hanya menggeleng, tanpa ada niatan untuk menegur.


akhirnya mereka semua makan dalam diam, tidak lama keluarga mereka membahas tentang pernikahan Keyla dan Fatih, yang akan diselenggarakan 1bulan lagi, dan mereka semua sepakat untuk mengadakan pesta dinegara Keyla tinggal.


Kini Fatih dan para keluarganya tengah berada didalam mobil, mereka semua menuju mansion Reno yang berada dinegara A.


"kita kapan akan kembali kenegara I, Al."


"apa ibu tidak betah disini?"


"tidak begitu, hanya saja kan kita tidak enak sama nak Reno jika terus tinggal disini, apa tidak sebaiknya kita kembali, nanti jika sudah mendekati waktunya kita kembali lagi kesini."


"tidak bu, kak Reno meminta ibu dan bapak untuk sekalian berlibur disini, jadi kak Reno akan marah nanti jika ibu tidak menghargai ke-inginannya," bohong Fatih, yang sebenarnya, Fatih ingin kedua orang tuanya berlibur dinegara ini bersamanya, sebelum Fatih menikah, iya ingin membahagiakan keluarganya, meskipun nanti setelah menikah juga bisa, karena Keyla bukan wanita yang tidak baik, hanya saja dia ingin berlibur dengan kedua orang tuanya, sebelum nanti fokus dengan keluarga dan pekerjaannya.

__ADS_1


kedua orang tua Fatih saling menatap, tidak lama mereka mengangguk bersama, "baiklah Nak, ibu dan bapak akan disini, hingga pernikahan kalian berlangsung."


senyum merekah terbit dari bibir Fatih, sungguh ini sebuah kebahagian yang iya inginkan, mengajak kedua orang tuany berlibur, meskipun berkedok pekerjaan, "makasih bapak, ibu." antusias Fatih.


__ADS_2