Keyla Forever

Keyla Forever
EPS-65


__ADS_3

Suara bell apartement membuyarkan lamunan Fatih yang kini tengah berbaring disofa, Fatih berdecak kesal, karena terganggu dengan suara bell yang terus berbunyi.


Dia berjalan gontai menuju pintu, dan membukanya, alangkah terkejutnya dia ketika tahu siapa yang datang.


"kenapa kakak diam mematung didepan pintu, apa Keyla boleh masuk?" tanya Keyla yang masih berdiri didepan apartement Fatih, karena Fatih justru hanya melongo, tanpa meminta Keyla untuk masuk.


"oh mungkin lagi sama kekasihnya ya, kalau begitu Key pulang dulu kak, maaf mengganggu," Keyl berbalik hendak berlalu dari sana.


"tunggu Key!" tanpa banyak kata Fatih memegang tangan Keyla dan membawa wanita itu untuk masuk, tidak lupa juga dia menutup kembali pintu itu dan menguncinya, "maaf, tadi kakak hanya terkejut, kakak kira, kakak hanya berhalusinasi."


Keyla hanya mengagguk-anggukan kepalanya tanda mengerti, dia menyodorkan paperbag kehadapan Fatiih.

__ADS_1


"apa yang kamu bawa hem?" tanya Fatih, dia mengambil alih paperbag dari tangan Keyla, disana ada makanan yang Keyla bawa ternyata, "terima kasih makanannya," Fatih menatap Keyla, senyumnya merekah, karena Keyla kini bersama dirinya.


"itu dari mommy, tadi mommy meminta Keyla mengantar kesini, karena tadi Mommy bilang kal-"


Keyla menjeda ucapannya, karena ragu untuk bertanya kebenarannya pada Fatih, yang katanya kerumah ingin bertemu dengannya, "ah sudah, lupakan, sekarang Key harus pulang, karena dirumah masih ada Riki, kasian dia aku tinggal," Keyla beranjak, namun tangannya langsung ditarik dengan kuat oleh Fatih, sehingga Keyla terjatuh dipangkuannya.


"tetap disini dan temani kakak untuk makan," mana mungkin Fatih membiarkan Keyla pergi, apa lagi karena Riki.


"tapi kak, kasihan Riki," Keyla berusaha berdiri, namun Fatih tetap menahannya, karena ini hal langka menurut Fatih,


"kan sudah ada kekasih kakak, jadi minta saja padanya untuk menemani kakak," tanpa sadar Keyla mengeluarkan kekesalannya siang tadi, sehingga Fatih menahan senyumannya.

__ADS_1


"kakak tidak punya kekasih, lagian kekasih kakak sudah bersama kakak sekarang," goda Fatih dengan narsisnya, sehingga membuat Keyla memanyunkan bibirnya.


"jangan ngaco! tadi siang aku melihat sendiri kalau kekas-" Keyla menghentikan ucapannya, ketika dia teringat, jika dirinya tadi tidak menemui Fatih, bisa ketahuan nanti kalau dia tadi kemari.


"melihat dimana sayang?" sebenarnya Fatih sudah tahu, hanya saja dia pura-pura tidak tahu saja.


"ah sudahlah kak, nanti keburu malam kalau Keyla masih disini, dan pasti moms dan daddy khawatir kalau Key tidak segera pulang," alasan Keyla, padahal kedua orang tua Keyla sudah tahu jika putrinya ijin untuk menginap diapartement bersama Nada.


"biar kakak telfon kalau begitu untuk meminta ijin jika putrinya masih kakak pinjam," Fatih mengambil ponselnya yang ada dimeja kaca, namun Keyla segera merampasnya.


"jangan! Biar Keyla saja yang menelfon daddy nanti," Keyla mengembalikan ponselnya dan turun dari pangkuan Fatih, sungguh Keyla malu jika terus berada diposisi seintim ini dengan Fatih, Keyla berjalan menuju dapur untuk menyiapkan makanan Fatih, agar dia bisa segera pulang, Keyla dengan cekatan menyiapkan semuanya, tidak lama makanan itu sudah tersaji dihadapan Fatih.

__ADS_1


"terima kasih sayang, coklat hangatnya."


Keyla hanya berdehem, dia duduk dihadapan Fatih, Keyla menunggu pria itu makan, namun bukannya Makan Fatih malah terus menatap dirinya.


__ADS_2