
HAPPY READING!!!
___________
Masalalu itu cukup ditinggalkan dan simpan untuk dijadikan pengalaman dan pelajaran tidak perlu dibawa dan dijadikan bayang-bayang di masa kini, namun nyatanya butuh waktu untuk melakukan itu, butuh waktu untuk membiasakan diri dengan apa yang terjadi di masa kini.
..."Ketika kita terbiasa menjalani hidup dengan seseorang, setiap apa yang kita lakukan selalu dengan orang tersebut, dan dikemudian hari kita harus melakukannya sendiri itu sangat sulit sulit untuk mengadaptasikan diri kita dengan kegiatan kita tanpa orang itu"...
~Kiana Azella Wijaya~
_________
Keesokan paginya, tepatnya di rumah keluarga Sebastian. Kiana turun ke bawah lalu bergabung ke meja makan untuk sarapan.
"Pagi Ayah, pagi Bunda" sapanya tak lupa dengan senyuman manisnya.
"Pagi sayang"
"Pagi nak"
jawab mereka serentak
"Ckk gue gak lo sapa Ki?" tanya Anasya gadis cantik yang tak lain adalah adik sepupu dari Antares Sebastian.
"Hehe sorry gue kan gak liat lo, biasa juga lo nongol pas udah mepet banget tuh ke jam sekolah" jawab Kiana panjang lebar diiringi cengiran kudanya.
Bunda Alana dan Ayah Fares hanya tersenyum melihat Kiana yang tampak ceria berbeda dengan hari-hari sebelumnya.
"Semoga kamu selalu tersenyum nak Walaupun tanpa Ares" batin bunda Alana
__ADS_1
"Lihat lah nak, wanita yang selalu ingin kamu bahagiakan dan selalu ingin kamu lindungi hari ini, setelah kepergian kamu akhirnya dia tersenyum" batin ayah Fares.
"Astaga dosa apa gue punya sahabat kek Lo Ki" dasar Nasya suka banget nambah drama.
"Drama teros" cibir kia
"Sayang udah sarapan dulu nak" tegas ayah Fares
"Siap yah"
"Siap om"
jawab mereka serentak
***********
Saat ini Kiana dan Nasya sedang berjalan di parkiran sekolah SMA BUNGA BANGSA (nama sekolah ngasal). Sepanjang perjalanan mereka banyak para siswa yang menatap mereka sampai yang memuji dan mengagumi mereka namun tak sedikit pula para siswi yang mencibir mereka karna iri.
"Eh kampret bebeb lu yang mana?"
" Mak anakmu dah nemuin jodohnya"
"Elah kemana-mana juga masih cakepan gua"
"Ckk PD nya boros bener neng ah"
"Cantik ikut pulang Abang yuk*"
Kira-kira itulah kata-kata yang dilontarkan para siswa yang ber-predikat buaya cap kadal Afrika kepada Most Wanted Girl SMA BUNGA BANGSA. tapi sang empunya malah acuh tak acuh.
__ADS_1
"Ck mereka kenapa sih?" tanya kia kesal
"Elah Ki kek gatau aja, mereka kan kalo liat kita udah kek liat artis ibu kota sih" Nasya terkekeh geli dengan ucapannya sendiri
"Hmm"
"Set dah gua jawab panjang lebar cuma dibalas hm doang" gantian Nasya yang kesal.
"Eh mbaknya yang satu makin hari makin kek kulkas lah yang satu kek mercon hari natal ya" cibir salah satu siswa yang berdiri di tembok koridor dengan style coolnya. Tapi hanya dilirik sekilas oleh Kiana.
" Ck ngeselin Lo sumpah, kalo mau ngomong kasih aba-aba kek" semprot Nasya
"Yeh dikira baris" timpal siswa di sebelahnya
"Mau ngibarin bendera kali ah" celetuk siswa yang satunya lagi
"Ye ini spesies satu juga beda banget dah ama kembarannya" jawab Nasya
"Bedalah lo gak liat apa, dia cewek gua mah cowok" jawab cowok yang sedari tadi nyandar dekat tembok, dia adalah Keenan Azello Wijaya.
"Yang bilang lu cewek siapa ngab?" tanya Revano Affandra Wijaya, Yap cowok yang ditengah yang sedari tadi ngerecokin Nasya adalah Revano.
"Mbak diam-diam bae dari tadi" ucap Allteza kepada Kiana, siswa yang pertama kali menyapa mereka
"Hmm" hanya dibalas deheman oleh Kia
Bersambung…
**********
__ADS_1
jangan lupa di like and vote yaaa!!
sorry kalo typo bertebaran dan kata-katanya banyak gak nyambung atau acak-acakan, karna na na masih belajar untuk menulis novel 🙏