Kisah Cinta Kiana

Kisah Cinta Kiana
#kck_31


__ADS_3

cinta bukan soal ucapan, berapa kali dia mengungkapkan kata cintanya?


Dia yang selalu ada belum tentu dia yang akan setia...


_________


Tiga orang gadis cantik ditemani dua pria tampan baru tiba disebuah universitas ternama di Bandung.


Mereka berjalan diiringi canda tawa kelimanya, sampai salah satu dari mereka melihat pemandangan yang kurang mengenakkan.


Dia adalah Nasya, yang lain tersadar saat Nasya tertinggal di belakang mereka.


"Lah? lo kenapa Nas?" Keenan menoleh kebelakang, diikuti oleh yang lain yang menghentikan langkahnya.


Nasya tersadar, dia pun berusaha menguasai dirinya. " Gak papa kok, udah ayok lanjut" ucapnya diselingi senyuman manisnya.


Mereka semua berjalan menuju ke tempat pendaftaran.


"Nas, lo jadikan daftar disini?" tanya Kia.


Nasya yang teringat dengan apa yang dilihatnya ketika di koridor pun mengurungkan niatnya untuk melanjutkan kuliah di kampus tersebut. "Emm, gue ikut Keen aja deh" putus Nasya.

__ADS_1


"Lo le?" Keenan beralih kepada Lea.


"Ya berhubung Nasya ikut lo, dan semuanya juga pisahkan jadi gue ikut ortu deh, biar bisa mandiri juga" jawab Lea.


"Terus gue sendiri gitu?" tanya Kia menunjuk dirinya sendiri.


"Santai aja Ki, kan ada gue, Bang Aska sama Bang Vano juga, malah Kenzo kan juga disini" timpal Allteza. Nasya yang mendengar nama Vano pun kembali teringat kejadian tadi.


"Iya dek, atau kalo lo mau, lo boleh ikut gue deh" sela Keenan.


Kia yang ingat dengan alasannya tetap bertahan di kota itu pun langsung menolak ajakan sang kembaran. "No, Bang. Kia disini aja, gak papa deh jauh dari lo" ucap Kia.


"Yaudah ayok pulang" ajak Keenan.


*


*


Disisi lain seorang laki-laki yang tengah berhadapan dengan seorang perempuan sambil menggenggam tangan perempuan itu tidak sadar jika ada yang melihatnya.


"Jadi gimana?" tanyanya.

__ADS_1


"Gimana apanya Van?" tanya perempuan itu.


Vano mengusap wajahnya. "Astaga Anastasya, oke gue ulangi…


"Gue Revano Affandra Wijaya suka sama lo dari pertama kali ketemu sama lo di koridor kampus, lo mau kan jadi pacar gue?" ujar Vano, ya dia adalah Vano, Revano Affandra Wijaya.


Deg


Nasya yang tak sengaja mendengar itu seketika merasakan sesak dalam hatinya. Begitupun yang lain yang juga ikut mendengar langsung menghentikan langkahnya. Bagaimana tidak, Vano meninggikan volume suaranya, seketika mereka menoleh ke sumber suara. Dimana mereka melihat dengan jelas Vano sedang mengungkapkan perasaannya pada seorang gadis cantik dengan rambut terurai.


"Kalo alasan lo cuma karena rasa penasaran aja deketin gue, kenapa lo lakuin itu ke gue Van?" batin Nasya, mengingat Vano lah yang telah mecuri first kiss-nya dua tahun lalu, apakah ini alasan Vano tidak pernah mengakui perasaannya kepadanya? 'pikir Nasya.


"Gue yakin ini alasan Nanas gak mau kuliah disini" batin Kia.


"Kayaknya tadi Nasya liat Bang Vano sama tu cewek deh disini" gumam Lea.


"Kelewatan lo Bang, gue mundur dari Nasya demi lo, ternyata lo cuma penasaran aja sama dia gak tulus" lirih Keenan, yang samar-samar terdengar oleh kia dan Lea yang berada disampingnya.


"Lo ngomong sesuatu Bang?" tanya Kia.


"Hah enggak kok, salah dengar kali" jawab Keenan salting, kemudian di menoleh ke arah Nasya, Nasya mengalihkan pandangannya dari pemandangan didepannya.

__ADS_1


"Ayok balik" putus Keenan yang tak tega melihat gadis yang selama ini dicintainya terlihat begitu terluka. Ya diam-diam Keenan ternyata memendam rasa kepada Nasya, namun dia memendam semua itu karena tidak ingin kehilangan Nasya, dia terlalu takut jika rasa yang dia miliki justru membuatnya jauh dengan gadis pujaannya. Selain itu juga, karena sang Abang ternyata juga sedang mengejar Nasya saat itu.


# Flashback Off…


__ADS_2