Kisah Cinta Kiana

Kisah Cinta Kiana
#kck_29


__ADS_3

...Tidak perlu berlebihan dalam mencintai begitupun membenci......


...Cintai sewajarnya dan benci seperlunya,...


...Jangan sampai rasa benci membawamu ke dalam penyesalan di kemudian hari....


_________


"Gue kecewa sama lo bang, lo Abang macam apa sih ha!?"


"Lo tega ngebiarin Adek lo sendiri di rendahin sama orang"


"Lo ngeliat dengan mata kepala lo, Adek lo di rendahin....


"Bukannya lo bawa balik malah lo tinggalin gitu aja, justru orang lain yang lebih peduli"


Kata-kata yang lontarkan oleh sang kembaran terus terngiang-ngiang dia kepala seorang pemuda yang sedang berada di negara tetangga.


"Huft..." helaan nafas terdengar dari sang empunya.


"Ini yang bikin gue males balik" gumamnya.


"Sorry mam, Aksa gak bisa kumpul bareng mama kayak yang lain" Aksa kini tengah berada di balkon kamarnya, rutinitasnya setiap malam selama di negara I.


"Udah kali gak usah menung mulu" seru suara yang berasal dari pintu balkon kamarnya.


Aksa menoleh ke sumber suara.


"Kenapa? masih mikirin si Aska?" tanya Revan yang di angguki oleh Aksa.

__ADS_1


"Itu kejadian tiga tahun lalu Sa, jadi udah deh lupain aja" sambung Revan.


"Gue Minggu depan balik ke Indo, lo gimana?" lanjut Revan.


"Gak dulu deh Bang" lirih Aksa.


Di Indonesia, Bandung....


Masih di depan Universitas Pelita (ngasal)


"Kemana aja lo dulu ha!? gue jadi lo jelas malu, karena apa!?


"Dulu pas Adek gue gak ada yang nganterin balik, Ares lagi dirawat di Rumah Sakit, lo berdua kemana ha!? cuma Arden yang bener-bener tulus waktu itu, lo berdua di kasih kesempatan sama Arden malah Adek gue lo rendahin!" teriak Aska.


"Bang udah" Kia melerai Abangnya.


"Lex, Ga, mending kalian cabut deh" tutur Arden.


"Bang, udah ayok balik" Kia menarik lengan Aska.


Kia dan Arden berusaha mencegah terjadinya keributan lagi sebelum security nantinya menghampiri mereka.


*


*


Seminggu sudah berlalu dari kejadian waktu itu, kini Kia selalu dalam pengawasan Vano, Kenzo, Allteza dan Aska ketika di kampus, jika ditanya kemana Keenan,Nasya, dan Lea. Mereka melanjutkan kuliah di tempat yang berbeda. Keenan dan Nasya melanjutkan kuliah di salah Universitas di Riau, dan untuk pertama kalinya Keenan dan Kia berjauhan. Sedangkan Lea mengikuti orang tuanya ke negara S.


"Dek, temen lo mana sih?" tanya Vano sambil celingukan mencari seseorang.

__ADS_1


Saat ini mereka tengah berada di kantin, Aksa yang tadinya mengambil kelas Non-Reguler, berhubung Kia mengambil kelas Reguler dia pun mengikuti dan Adik.


"Siapa?" tanya Kia heran.


"Dih paling juga nanas muda" seloroh Aska.


"Nanas muda?" tanya Kia heran.


"Nasya dek, buset dah" gemas Aska.


"Oh bilang dong" Kia cekikikan.


"Lo beneran gak dikabarin sama si nanas Bang?" lanjut Kia.


"Kabarin apaan?" Vano balik bertanya.


"Jadi lo beneran gak tau Bang?" tanya Kia lagi.


"Eh cil, kagak denger hmm kata dia kagak tau" Aska menjawil hidung Kia.


"Eh bang ah, entar idung Kia makin sembunyi lagi" gerutu Kia. Wkwk yang hidungnya mancung ke dalam mana suaranya???


"Dek, kemana dia? bukannya dia juga mau lanjut disini ya? kenapa sekarang gak ada? dia kuliah apa kagak sih?" Vano kembali memberondong Kia dengan pertanyaan-pertanyaan yang menyebalkan bagi Kia.


"Elah nanya satu-satu woi Bang, bingung gua mau jawab yang mana" cibir Kia.


"Tau tuh, lo nanya apa nginterogasi Kia woi Van" timpal Aska.


"Ckk jawab aja nape sih ribet bener" kesal Vano.

__ADS_1


__ADS_2