Kisah Cinta Kiana

Kisah Cinta Kiana
#kck_30


__ADS_3

...H...


...A...


...P...


...P...


...Y...


...R...


...E...


...A...


...D...


...I...


...N...


...G...


__________


Ujian Nasional telah dilakukan, sekarang saatnya bagi anak SMA sederajat untuk mendaftarkan diri ke jenjang yang lebih tinggi. Begitupun yang dilakukan oleh Kia dkk.


Saat ini mereka sedang berkumpul di cafe milik Vano, ya setelah lulus SMA satu tahun lalu, Vano langsung terjun ke dunia bisnis. Meskipun diperintahkan sang Daddy untuk mengelola perusahaan, tapi Vano lebih memilih memulai usahanya dengan membangun cafe.


"Ki, gimana? lo mau lanjut dimana?" tanya Lea.


"Gue sih disini aja ya, males keluar" jawab Kia, padahal alasan sesungguhnya bukan itu.


"Terus lo Keen?" pandangan semuanya beralih menatap Keenan yang tengah meminum minuman pesanannya.


Keenan meletakkan minumannya "Gue mau lanjut ke Riau" jawab Keenan santai.

__ADS_1


"Hah, jauh bener dah kek kagak ada univ aja disini" sela Allteza.


"Ho'oh, Keen. Jadi jauh dong kita" timpal Nasya dengan wajah memelas.


"Dih gak usah masang wajah sok imut lo" Keenan mengusap wajah Nasya yang kebetulan berada disampingnya.


"Ya bukan apa-apa sih gue milih ke Riau, cuma gue pengen ngerasain suasana baru aja" lanjut Keenan.


"Ya emang disini gak bisa?" tanya Lea, sedangkan Kia hanya menjadi penonton setia, sampai netra matanya menangkap bayangan seseorang yang berada tidak jauh dari mereka.


"Zico" gumam Kia.


Seseorang yang dilihat Kia adalah sang kekasih Zico, ralat mantan kekasih. Memang tidak ada kata putus yang diucapkan Zico, namun Kia menganggap hubungan mereka telah berakhir beberapa bulan lalu, sejak Zico meng-upload foto wanita lain dengan tidak memberikan penjelasan apapun kepada Kia.


"Cewek itukan…" otak berusaha mengingat-ingat dimana dia pernah melihat wanita yang tengah bersama Zico saat ini.


"Dek lo kenapa bengong sih?" suara Keenan membuyarkan pikiran Kia yang tengah mengingat sesuatu.


"Hah? kagak papa" jawab Kia memaksakan senyum.


"Emmm sampe mana tadi?" lanjut Kia.


"Elah daftar online aja deh, males banget gue keluar" jawab Kia.


"Heh, kampus sedekat itu mau daftar online" gemas Keenan menjentikkan jarinya ke jidat Kia.


"Elah sakit ah Keen" Kia mengusap jidatnya.


"Oke kita besok ke kampus ya untuk daftar" ucap Kia dengan suara yang dibuat selembut mungkin di selingi dengan senyuman manisnya.


"Dih pen nabok gue Ki" canda Lea.


"Andai gue bisa kayak Ares" gumam seseorang sambil menatap Kia.


Keesokan harinya....


Suara langkah kaki menuruni tangga terdengar sangat nyaring.

__ADS_1


"Good morning epribadeh" sapa Kia.


"Morning honey"


"Morning sayang"


"Morning too cantik Abang"


"Morning princess"


"Tumben bangun cepet lo, biasa juga ngebo" nah ini nih, bukannya nyapa balik malah ngajak tempur.


"Eh punya masalah hidup apa sih lo Keen" kesal Kia.


"Jawab sapaan gue kek, panggil apa kek" lanjutnya, sambil mendudukkan dirinya di tengah-tengah Kenzo dan Keenan.


"Keen" interupsi papa Refandra.


"Iya Zella Adek Abang yang cantiknya gak ada duanya" Ucap Keenan terpaksa.


"Uncchh sayang Abang" Kia mengecup singkat pipi Keenan.


Sementara Refandra dan Aza hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah anak-anaknya. Ada kebahagiaan tersendiri dihati mereka melihat tingkah Kia yang sudah kembali ceria lagi, yang sebelumnya sempat membuat mereka khawatir karena Kia yang berubah menjadi tertutup. Tapi kini mereka bersyukur putri cantiknya sudah kembali seperti dahulu ketika Ares masih ada.


"Dek Abang enggak?" tanya Aska menunjuk pipinya sendiri, yang justru terlihat lucu dimata keluarganya, bagaimana bisa seorang CEO yang terkenal dingin tapi saat dirumah apalagi saat bersama adiknya malah bertingkah konyol seperti ini.


Kia beranjak dari duduknya menghampiri Aska.


Cup


Cup


Kia mencium pipi Aska kanan kiri sekaligus, setelah kembali duduk dan…


Cup


Kia juga mengecup pipi Kenzo, Kenzo menatap Kia "Biar adil" jawab Kia sambil menampakkan deretan gigi putihnya, Kenzo gemas sendiri dengan adiknya, dia pun mengelus rambut panjang Kia kemudian mengecup pelipis adiknya itu.

__ADS_1


Skip…


__ADS_2