Kisah Cinta Kiana

Kisah Cinta Kiana
#kck_28


__ADS_3

HAPPY READING…


_______


Dua pasang mata memperhatikan mereka dari tempat berbeda, jika yang satunya bergerak menghampiri Kia, sedangkan yang satu hanya menatap datar kemudian kembali berjalan meninggalkan tempat itu.


"Bren**ek lo berdua!" bentak Arden, ya orang itu adalah Arden, awalnya Arden memang akan menghadiri rapat, tapi Aska tiba-tiba menelpon Arden bahwa Aksa ternyata ada di sekolah Kia, jadi dia minta Arden mengantar Kia ke ruang kepsek saja, karena Aksa sedang ada kepentingan dengan kepsek SMP tersebut.


"Gue pikir lo beneran bakal nganterin Zella, ternyata ada niat terselubung heh" lanjut Arden berdecih sinis.


"Ya logika dong mainkan, Den" saut Alex santai.


"Lo pikir cowok ganteng, populer kayak gue mau gitu nganterin badut kek dia" tatapan alex beralih ke Kia dengan tatapan meremehkan.


"Kalo lo gak mau nganterin dia bilang!" sentak Arden.


"Ayok zell" lanjutnya mengamit tangan Zella.


Deru nafas Arden masih tak teratur, pasalnya tadi dia juga sempat melihat sekilas bahwa Aksa menyaksikan semua itu, dia tak habis pikir bagaimana bisa Aksa membiarkan adiknya diperlakukan seperti itu oleh orang lain. Padahal yang dia tau Kia merupakan anak kesayangan keluarga Wijaya, karena merupakan anak perempuan satu-satunya di keluarga Wijaya. Terbukti dari cara Keenan, Kenzo, Vano, Aska, dan Revan memperlakukan Kia.


Mereka tiba di depan rumah yang terhalang pagar tinggi itu, bertepatan dengan mobil Aksa yang juga baru memasuki gerbang.

__ADS_1


"Bang, tunggu!" teriak Aska, oh ternyata Aska juga baru tiba. Dia bergegas turun, berjalan dengan cepat menghampiri Aksa yang baru akan melangkahkan kakinya.


Aksa bersender di mobilnya, dengan kedua tangannya dimasukan ke kantong celananya, dan alis yang bertautan seakan bertanya 'ada apa?'


"Lo baru balik?" tanya Aska.


"Hmm" hanya yang keluar dari mulut sang Abang kembar.


"Gue nyuruh lo bawa Kia balik, tapi lo malah ngebiarin dia di remehin sama Arga dan Alex ha!" Aska tidak dapat lagi menahan emosinya, ditambah dengan jawaban Aksa yang memang membuat setiap orang naik darah.


"Tapi dia udah balik kan?" tanya Aksa menatap ke arah Arden dan Kia yang masih berdiri di dekat motor Arden, yap Arden kala itu mengendarai motor matic kesayangannya.


"Dia cewek, dan lebih parahnya adalah dia Adek lo juga" lanjutnya penuh penekanan.


"Ribet banget sih lo, udah gede juga, gak usah lebay" jawab Aksa kemudian berlalu.


"Lo ada disana, dan ngeliat Kia digituin dan lo masih bisa santai!?" bentak Aska menghentikan langkah Aksa.


"Kalo lo ngeliat langsung, kenapa gak lo ajak dia pulang ha!?" lanjut Aska.


"Yang di omongin mereka kan fakta" jawab Aksa kelewat santai, tanpa memikirkan perasaan adik perempuannya.

__ADS_1


Kia yang mendengar itu lun hanya bisa menunduk, segitu bencikah Abang sulungnya kepada Kia?


FLASHBACK OFF…


Alex dan arga mematung setelah mengingat semuanya.


"Udah ingat?" suara Aska menyapa Indra pendengaran mereka.


"Bang, sorry deh. Waktu itu gue bener-bener khilaf Bang" ujar Arga memelas.


sementara Alex...


"Cepet juga ya perubahan lo" ujarnya meneliti Kia dari atas hingga bawah.


Hal itu mampu membuat emosi Aska yang tadinya ditahan menjadi meluap.


"Setelah apa yang lo lakukin dulu... Lo masih berani ngeliatin Adek gue kayak gitu ha!?" sentak Aska.


Kia menyentuh lengan Aska, berusaha menenangkan Abangnya.


"Kemana aja lo dulu ha!? gue jadi lo jelas malu, karena apa!?....

__ADS_1


__ADS_2