Kisah Cinta Kiana

Kisah Cinta Kiana
#Kck_07


__ADS_3

Tuk


Vano menyentil dahi Nasya sambil berucap


"Mesum banget sih lo" Nasya yang mendengar ucapan vano pun langsung membuka matanya.


"Siapa yang mesum sih" balasnya kesal sambil mengusap keningnya yang disentil vano. Sebenarnya Nasya malu karena sempat berpikir vano akan menciumnya seperti di drama- drama Korea yang sering dia tonton.


"Dih pura-pura kesel padahal mah lo ngarep kan gue cium" ledek Vano.


"Dih apaan sih, gak jelas banget Lo" Nasya memalingkan wajahnya yang memerah


Vano membingkai wajah Nasya dengan kedua tangannya. "Ih Vani lepasin" sambil berusaha melepaskan tangan Vano dari wajahnya.


"Ck lo kayaknya beneran mau dihukum ya" sambil menarik pinggang Vani supaya lebih dekat dengannya. Mata Nasya melotot karna terkejut dengan tindakan vano.


"Ma-mau apa?" tanya Nasya ditengah keterkejutannya.


"Menurut kamu, kalo cowok sama cewek berduaan ditempat sepi gini bakal ngapain?" tanya Vano santai, yang justru membuat Nasya bergidik ngeri, bagaimana tidak Vano mengubah panggilannya jadi aku-kamu.


"Van…" panggil Nasya sambil menoleh ke kanan dan ke kiri untuk melihat apakah ada orang atau tidak.


"Kenapa sih hmm?aku disini" ucap vano seraya meraih dagu Nasya agar menatap ke arahnya.


deg


Ayolah ini gak aman untuk kesehatan jantung Nasya. Bahkan Vano pun merasakan hal yang sama.


"Gila, gak mungkin kan gue falling in love sama dia God" Batin Nasya


"Lama-lama ni jantung gue lempar juga dah, dari tadi maraton Mulu, kagak bisa apa tenang" gerutu hati Vano.


(author : Buset Van bego di pelihara, ya kali jantung di lempar, mati dong kalo kagak punya jantung)


Saat mereka masih saling tatap bel sekolah pun berbunyi menyadarkan mereka.


"Akhirnya" lirih Nasya, namun dia lupa satu hal bahwa dirinya masih berada dalam dekapan hangat vano. Seketika otak jahil vano langsung bekerja.


"Udah sana masuk kelas" ujar vano, namun tak melepaskan tangan yang bertengger di pinggang Nasya.

__ADS_1


"Ck amnesia di pelihara, gimana mau lepas tangan lo masih meluk gue" Nasya memutar bola matanya malas.


Cup!


"Bukan lo-gue tapi aku-kamu" ucap vano setelah mengecup singkat bibir Nasya.


"Heh itu first kiss gue" omel Nasya sambil memukul dada vano


Cup!


"Aku sya bukan gue" ucap vano penuh penekanan, lagi-lagi dia mencuri kecupan dibibir Nasya.


Nasya menatap vano tajam "Pinter banget sih modusnya, awas ah gue mau masuk kelas" ucap Nasya sewot sembari mendorong dada vano.


Cup!


Cup!


Cup!


Cup!


Cup!


"Dah sana masuk, jangan nakal hmm" ucapnya sambil mengusap lembut rambut Nasya. Nasya menepis kasar tangan Vano.


"Ngeselin banget sih lo, lo kira gue cewek apaan ha? seenak jidat lo aja main cium-cium" bentak Nasya dengan mata yang berkaca-kaca, kemudian dia berlari meninggalkan rooftop meninggalkan Vano yang bingung dengan sikap Nasya.


*******


Sudah beberapa Minggu berlalu, ujian kenaikan kelas pun telah selesai, kini Kiana dan para sahabatnya sedang merencanakan liburan semesternya.


Kini Kiana dan teman-temannya sedang berkumpul di apartemen Kiana.


Ya ketika mereka akan berkumpul rame-rame maka tempat yang mereka pilih adalah apartemen Kiana. Alasannya cuma satu katanya karna di apartemen Kiana banyak jenis makanan, terus gak ada yang ganggu, ya gimana mau ada yang ganggu sedangkan yang tau apartemennya saja hanya abang-abangnya minus Kenny dan sahabat-sahabatnya.


Yang penasaran soal Kenny entar bakal dikasih tau.


"Ck bang vano mana sih lama banget" gerutu Keenan.

__ADS_1


"Nape sih lu uring-uringan mulu dah" timpal kia


" Ck Abang lu noh kagak pake nongol" balas Keenan sambil berlalu menuju lemari es yang ada di ruang tamu minimalis kia.


"Woilah dia Abang lu juga cuii" sebal kia sambil melempar bantal yang dipeluknya.


"Udahlah palingan si Vani lagi dijalan" ucap Nasya ketus


"Heh biasa aja gak usah ngamok mbaknya" Kenzo yang duduk ditengah-tengah Nasya dan Lea pun angkat bicara. Kenzo adalah Abang ketiga dari si kembar kia dan Keenan, sebenarnya dia di apit oleh dua twins, Abang mereka yang pertama adalah twin boys Kenny dan Keanu, sedangkan Revan dan Revano adalah Abang sepupu mereka, lebih tepatnya anak dari affandra Wijaya kakak dari Refandra Wijaya.


Jadi masih ada tiga lagi Abang kia yang belum diketahui keberadaannya oleh para readers, termasuk author juga sih😁


"Suka-suka gue lah zoo ah" kesal Nasya.


"Gue gak suka sama lo ya" cibir Kenzo


"Hah?" Nasya menatap Kenzo bingung


"Adek sama Abang sama aja sama-sama ngeselin" lirih Nasya


"Lo ngomong apaan?" tanya Kenzo yang samar-samar mendengar gumaman Nasya.


"Kagak" balas Nasya singkat.


"Lu kenapa sih nas?" tanya Allteza pada Nasya


"Kagak papa" jawab Nasya.


"Gini nih cewek, maunya dingertiin. Lah bukan salah kita dong kalo kagak peka, dia mainnya kode-kode" Keenan ikut menimpali seraya duduk di samping Nasya.


"Ho'oh, dikira kita mesin ATM apa" sambung Allteza.


"Tau ah" ucap Nasya bersedekap dada.


"Elah mbaknya ngambekan bener dah" ucap suara bariton yang baru saja memasuki apartemen kia.


Deg…


"Suara itu…"

__ADS_1


__ADS_2