
HAPPY READING…
___________
"Kalau saya yang duluan sampai ke kelas…"
Srrrrttttt!!!
Belum usai Bu Lidya bicara dua murid somplak itu sudah lari meninggalkan kantin "Kami bakal duluan sampai bu" teriak Keenan dan Allteza setelah sampai di ambang pintu kantin
"Ppftt" kia dan yang lainnya menahan tawa
"Jangan ketawa!"sentak Bu lidya
"Elah Bu siapa yang ketawa sih" cebik Lea
"Sudah cepat masuk kelas"perintah by Lidya lagi
"Iya Bu entar lagi"dengan santuynya kia duduk kembali dan melanjutkan minumnya
"Astaga Zella cepat!" sementara Lea, Nasya dan Vano menatap cengo ke arah kia
__ADS_1
"Iya Bu bentar, nanggung nih minum Zella masih ada kan sayang" jawab kia polos
"Heh masuk sekarang gak!?" mungkin jika Bu Lidya memiliki tanduk sebentar lagi tanduknya keluar
"Ki buruan deh" Lea menarik lengan kia, sebenarnya Lea dan Nasya adalah siswa-siswa teladan, berbeda dengan kia, sejak bersama Ares pun mereka berdua memang sering bolos padahal masih siswa baru
"Dek masuk gih" ujar Vano dengan suara lembutnya
"Bang elah masa mau ikutan juga sih" cebik kia
"Nanggung nih setengah gelas lagi" kia mengerucutkan bibirnya beberapa senti
"Abang yang bayar, sekarang masuk hmm?" ucap Vano lagi dengan lembut sambil mengelus kepala kia yang ada di depannya
"Samlekomm!!"ucapnya sambil berjalan meninggalkan dua temannya dan Bu Lidya yang menatap cengo ke arahnya
"Heh Ki tungguin kita woiii!!!" teriak Lea
"…" baru nasya akan menyuarakan suaranya langsung di potong "Jangan ikutan teriak yang, nanti suara kamu habis" ucap vano
"Astaga drama apalagi ini" bu Lidya memijit pelipisnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, kemudian berlalu dari kantin
__ADS_1
Berbeda dengan suasana di universitas pelita Wijaya (ngasal)…
"Siapa lagi sih co ha yang lo jadiin target sekarang?" tanya Anrez kesal, pasalnya si buaya Zico belum pernah menemukan pawang yang sesungguhnya
"Kayaknya kali ini bukan target untuk gue mainin sih" jawab Zico apa adanya
"Maksudnya gimana?" tanya Anrez lagi, jika kalian bertanya dimana Keanu dan Daren mereka sedang di kantornya karena ada meeting mendadak yang tidak bisa diwakilkan
"Kali ini gue berani jamin kalo gue jatuh cinta beneran" jawab Zico dengan pandangan menerawang
"Lo yakin co?" tanya Anrez memastikan yang dibalas anggukan kepala oleh Zico
"Semoga aja ya co, gue sih sebagai sahabat lo merasa senang kalo lo beneran bisa nemuin pawang hati lo yang sesungguhnya…"sengaja menjeda ucapannya sesaat "Kasihan gue udah terlalu banyak korban lo" lanjut Anrez
"Sialan lo, yang temen lo gue apa mereka ha?" Zico tak terima
"Elah baperan lo mah" Anrez mencebikan bibirnya "Lagian ya bukan masalah temen tapi itu hati coyy bukan sekedar tempat parkir doang"
"Yang bilang tempat parkir siapa ngab" Zico memutar bola matanya malas
"Ya lo kan cuma singgah doang udah gitu tinggalin, gapernah lo pacarin lagi" jawab Anrez
__ADS_1
ya jadi sebenarnya Zico walaupun terkenal playboy tapi dia belum pernah memacari satu pun dari gadis yang dia dekati, katanya 'Gue sih gak ada niatan mainin mereka ya, mereka aja yang baperan, gue tu lagi cari yang bisa nolak pesona gue baru gue kejar, karena kodrat cewek itu dikejar bukan mengejar' itulah kata-kata yang sering dikeluarkan Zico saat di cerca berbagai pertanyaan oleh sahabatnya
Definisi buaya kw:v