
42. Ungkapan Kendra
Setelah kedatangan Ema, Barack menatap adiknya yang memang sudah bersiap. Meski nampak pucat tapi Violetta masih terlihat sangat cantik.
"Wait..." kata Barack.
Barack mengambil tas makeup Violetta. Ia memilih lipstik yang berwarna terang. Agar Violetta nampak tidak pucat.
Barack mengoleskan lipstik yang ia pilih ke bibir Violetta. Barack tahu karena Ken ingin menemani Violetta ke pantai sebelum operasi nanti siang.
Awalnya Violetta heran melihat kakaknya mengambil tas makeup nya. Dan ia terkejut saat mengambil lipstik miliknya.
"Sempurna," ucap Barack dengan senyuman mereka.
"Ini baru princess kakak." tambah Barack.
Barack memberikan kaca cermin kepada Violetta. Wajah cantik yang kini semakin tirus.
Violetta bersimpuh malu karena di puji oleh Barack. Violetta menatap dirinya di depan cermin. wajahnya yang tidak seperti dulu lagi.
Violetta menyentuh wajahnya.violetta merasa sedih akan perubahan dirinya.
"Kamu cantik sekali baby." kata Barack yang ada di depan nya. Karena Violetta yang sedang berada di kursi roda karena sudah siap untuk pergi.
Seketika Violetta menunduk kan kepalanya.namum Barack mencoba menghiburnya.
"Kalau malu kaya gitu wajah kamu memerah kaya kepiting rebus." Barack mengangkat wajah Violetta.
"Kakak ..." rengek Violetta memukul bahu Barack.
Membuat Barack tertawa karena mengerjai adiknya agar tidak sedih.
"Kenapa kalian malah bercanda disini..." sahut Ken yang masuk ke dalam ruangan Violetta begitu saja.
"Ken," gumam Violetta. Ia tidak tahu jika Ken juga akan ikut pergin ke pantai pagi ini.
Deg
Ken melihat penampilan Violetta yang kini yang sangat berbeda. Bagaimana perubahan Violetta Ken tetap mencintai wanita nya sejak dulu mengisi hatinya meski harus dimiliki oleh orang lain.
"Ayo!" ajak Barack kepada Ken yang sedang melamun melihat Violetta.
Seketika Ken tersadar dari lamunannya.saat Barack membisikkan sesuatu. "Adik gue memang cantik kan."
"Ahh sial." umpat Ken.
Ya Violetta memang cantik dari dulu hingga aku terpikat akan pesona kecantikan nya.
Ken hanya bisa berbicara dalam hati.
__ADS_1
Ken mengikuti Barack yang mendorong kursi roda Violetta keluar kamar.
Barack menghentikan langkahnya saat melihat Violetta akan masuk ke mobil milik siapa.
"Vio, akan satu mobil bersama ku Bar!" ujar Barack.
Barack sudah menduganya adiknya akan bersama dengan Kendra Walker. Dan Barack akan satu mobil dengan Emma.
Ken sangat memanfaatkan waktu dua jam nya bersama Violetta karena tiga jam dari sekarang Violetta akan menjalankan operasi pencangkokan sumsum tulang belakang.
Tidak hanya mereka berempat. Tapi, Ken meminta team medis juga ikut untuk berjaga-jaga karena kesehatan Violetta terkadang tidak menentu.
Sedangkan Dave di perintahkan Ken untuk membuat tempat agar Violetta merasa nyaman nantinya. Ken benar- benar menyiapkan semuanya .
Di sepanjang perjalanan Ken terus saja mengajak Violetta berbincang.
"Terimakasih Ken kau mau meluangkan waktunya untuk menemani ku pagi ini ke pantai," ucap Violetta menoleh kesamping melihat Ken yang sedang mengemudikan mobilnya.
Ken tersenyum dan menoleh sebentar dan kembali fokus ke depan. "Jangan pernah bilang begitu, jika masalah dengan mu aku akan siap siaga kapan kamu butuhkan aku akan selalu ada untuk mu."
"Ken, aku serius kamu jangan ngegombal begitu." kesal Violetta.
Ken menggapai tangan Violetta untuk di genggam. "Aku serius Vio."
Berbeda dengan Barack dan Emma yang ada di mobil yang lainnya. Mereka hanya saling diam.
"Sepertinya tuan ken begitu sangat bahagia dari pancaran aura wajah nya," ucap Emma yang membuka percakapan nya terlebih dahulu.
"Maksudnya?" Emma tidak mengerti dengan jawaban Barack.
"Kau pasti tau jika bos kamu itu mencintai adikku sejak lama tapi dia tidak mau mengakuinya." Barack yang fokus mengemudikan mobilnya.
"Ya, aku tahu itu. Apa lagi aku dengar nona vio sudah resmi berpisah dengan tuan rayan."
Emma pikir bos nya tidak suka perempuan karena tidak pernah melihat atau mendengar Ken menggandeng atau berkencan dengan wanita manapun.
Setelah Dave bercerita tentang Ken yang begitu tergila-gila kepada Violetta.
🍃🍃🍃
Violetta begitu terkejut melihat usaha Ken. Saat melihat Ken memasangkan payung pantai dan menyiapkan karpet untuk duduk di atas pasir.
Ken tidak menyiapkan makanan apapun karena ia tahu Violetta tengah berpuasa untuk operasi nanti. Di benak Ken yang terpenting ia bisa mengabulkan keinginan Violetta untuk pergi ke pantai sebelum operasi.
"Aku akan memanfaatkan waktu dua jam dengan mu Vio," ucap Ken saat berjalan menghampiri Violetta.
"Anggap saja ini kencan kita yang pertama,dan anggap saja aku sebagai seorang laki-laki bukan sahabat atau atasan mu."
"What's" pekik Violetta.
__ADS_1
Ken tersenyum dan berlutut dihadapan Violetta.
"Violetta maafkan aku. Yang tidak berani mengungkapkan perasaan ku yang sesungguhnya kepada mu dari dulu."
"Tapi, untuk hari ini, detik ini dan pantai ini yang akan menjadi saksi jika aku Kendra Walker sangat mencintaimu Violetta Sanchez," tambah Ken.
Dari kejauhan Barack dan Emma bisa melihat saat Kendra mengungkapkan perasaan kepada Violetta. Mereka ikut terhanyut dalam keromantisan mereka.
"Vio, mau kah kau menikah dengan ku?" kata Kendra ia merogoh kantong jas nya dan menyodorkan kotak kecil yang berisi cincin berlian.
Violetta merasa senang ini adalah yang Violetta tunggu sejak dulu. Namun, untuk saat ini Violetta masih belum yakin untuk menerima cinta Ken.
"Tapi Ken, a-aku _ "
"Aku tahu, aku bisa menunggu kamu karena kamu baru saja bercerai." Ken memotong pembicaraan Violetta.
"Bukan itu Ken, aku wanita yang...." Violetta menitihkan air matanya.
"Banyak sekali kekurangan dan mungkin saja umurku tidak akan_"
Ken menarik bahu Violetta dan mencium bibir Violetta hingga membuat Violetta melotot karena tiba-tiba Ken mencium bibirnya.
Violetta memukul bahu Ken agar ciuman nya di lepas.
"Maafkan aku," ucap Ken saat menyudahi ciuman nya.
"Aku tidak peduli apa kekurangan mu saat ini,tapi aku mohon jangan pernah berkata seperti itu. Aku yakin kau akan kembali sehat seperti dulu. Percaya lah sama aku vio!"
Saat Ken mencium Violetta tiba-tiba Barack dan Emma merasa malu dan memilih untuk memandang ke arah lain.
Barack menggaruk kepalanya dan mengalihkan pandangannya dan berkata. "Emma apa kau haus biar aku belikan minum."
"Eh iya Tuan, sepertinya aku haus. di sebelah sana aku lihat tadi ada yang jualan minum," kata Emma.
"Baiklah, kamu tunggu disini, biar aku belikan."
"Eh, tunggu Tuan, Aku ikut Tuan saja," ujar Emma.
Emma lebih baik ikut Barack dari pada menjadi nyamuk Ken dan Violetta.
Ken mengulurkan tangan Violetta dan memasang nya di jari manis Violetta.
Violetta terkejut saat melihat cincin berlian itu.
"Ken, cincin ini bukan nya_ "
"Iya Vio, cincin ini adalah pilihan mu saat aku meminta kamu yang memilih untuk seseorang dulu. Dan seseorang itu kamu."
"Oh my God Ken."
__ADS_1
Violetta menutup mulutnya tidak percaya. Karena dulu Ken mencintai wanita lain saat dirinya menyukai Ken.