Ku Lepas Kau Dengan Bismillah

Ku Lepas Kau Dengan Bismillah
43. Kebahagiaan Violetta.


__ADS_3

43. Kebahagiaan Violetta


Violetta harus senang atau sedih karena ternyata wanita itu adalah dirinya, dan Violetta merasa cinta nya tidak bertepuk sebelah tangan. Tapi, dirinya yang malah menikah dengan Rayan. Namun yang ada sekarang Rayan dengan tega mengkhianati cinta nya di saat dirinya sedang berjuang.


Violetta menitihkan air matanya. "Maafkan aku Ken yang tidak bisa menunggu mu saat itu dan malah menikah dengan_"


"Tidak perlu minta maaf, mungkin seperti ini lah jalan takdir cinta kita. Aku tidak bisa berjanji tapi aku akan berusaha selalu ada untuk mu di saat kamu butuhkan. "


Ken menghapus air mata Violetta.


"Jangan sedih, bukan nya kau ingin ke sini?" tanya Ken.


"Iya Ken, aku memang ingin ke pantai sebelum operasi nanti, terimakasih kau sudah mengabulkan permintaan ku."


Ken mengangguk kepalanya. Ken mengangkat tubuh Violetta untuk duduk di tenda yang ia buat tadi. Violetta tersenyum melihat Ken yang begitu perhatian.


"Maafkan aku Vio, karena waktunya tidak banyak so_"


Violetta memotong pembicaraan Ken. "Ini lebih dari cukup Ken,"


"Baiklah, karena waktu kita hanya beberapa menit saja maka aku akan memanfaatkan waktu yang sedikit ini untuk berduaan saja dengan mu."


Barack sudah menceritakan semuanya kepada Violetta tentang Ken yang selama ini ia memendam rasa cinta nya dan memilih untuk menjadi sahabat nya saja. Karena dulu Ken merasa jika banyak laki-laki yang mengejar Violetta tanpa sepengetahuan Violetta karena dulu banyak yang hanya menitipkan pesan untuk Violetta atau hadiah kecil untuk Violetta kepada Kendra. Tapi, Ken tidak pernah menyampaikan pesan atau hadiah. Ken lebih memilih untuk memberikan hadiah itu kepada wanita-wanita yang menyukai dirinya.


Ini yang membuat Violetta salah paham jika Ken tidak menyukai dirinya hanya menganggap sebagai seorang sahabat saja.


Violetta menceritakan semua tentang Ken yang tebar pesona saat memberikan hadiah kepada wanita lain membuat Ken tertawa.


"So selama ini kita sudah salah paham,kamu kira aku setiap hari kasih bunga coklat dan lainnya kepada wanita cantik itu aku menyukai mereka."


Ken tertawa. "Dan aku yang sudah cemburu karena banyak laki-laki yang menitipkan salam dan hadiah untuk mu lewat aku."


"Uuhh, kau jahat sekali Ken dulu, pantas saja kenapa aku dulu susah sekali dapat cowok. Jangan kan dapat, dekat saja cuma sama kamu," ucap Violetta memajukan bibirnya.


Ken kembali tertawa, namun saat Ken menatap ke arah lain saat para team medis untuk segera Violetta kembali ke rumah sakit lagi. Ken berhenti tertawa.


"Vio, sepertinya kita harus kembali kerumah sakit,"

__ADS_1


Violetta menoleh dan menatap Ken. Violetta merasa sedih baru saja ia bisa menghirup udara segar di pantai bukan di area rumah sakit tapi Violetta harus kembali.


"Tidak usah sedih next time kita bisa kesini lagi, bahkan jika kau mau pergi kemana pun akan aku temani." Ken berjongkok di depan Violetta.


"Aku takut Ken."


"Aku takut ken." ucap Violetta dengan kata yang sama.


"Takut kenapa?apa yang kau takutkan Vio?"


"A-aku takut jika nanti operasi nya gagal," sendu Violetta.


"Sudah ku bilang jangan pernah berkata seperti itu, aku yakin kamu wanita kuat dan operasi ini bakalan berhasil, jangan takut ingat Vio demi orang yang kamu sayangi," kata Ken seraya tangan nya menggenggam tangan Violetta.


"Tapi,"


Ken membungkam bibir Violetta dengan mengecup bibirnya.


"Ada aku disini yang akan selalu ada di samping kamu, dan aku bersumpah akan membahagiakan mu mulai detik ini."


"Tidak perlu takut atau khawatir ok?" tambah Ken dengan tersenyum lembut menatap mata Violetta yang sendu.


Violetta mengangguk kepalanya dan Ken menggendong Violetta ala bridal style. Violetta tersenyum saat ia di gendong oleh Ken.


"Tapi nanti kamu akan terluka Ken jika seandainya_" Ken memotong ucapan Violetta.


"Diam lah, kau butuh tenaga nanti saat di ruang operasi nanti." tegas Ken.


Ucapan Violetta memang sangat menyakitkan jika seandainya perkataan Violetta memang benar. Bagaimana nanti jika operasinya gagal?


Tapi, Ken selalu berpikir positif jika semuanya akan baik-baik saja dan Ken akan selalu bersama dengan Violetta mulai saat ini.


Ken tetap berwajah tenang tidak menunjukkan dirinya juga merasa kekhawatiran tentang operasi Violetta nanti.


Violetta menatap wajah Ken yang penuh dengan ketenangan. Ia pun tak ingin berpikir negatif meski hati dan pikiran nya berbeda. Tapi, Violetta mulai optimis untuk tetap bertahan demi orang yang ia sayangi terutama Ken.


Seandainya aku harus memilih. Ijinkan aku untuk hidup sebentar saja bersama dia

__ADS_1


Batin Violetta.


"Kenapa?" tanya Ken. Karena ia menyadari jika Violetta menatap dirinya.


"Tidak, aku hanya ingin menatapmu saja," jawab Violetta asal.


Sedangkan Ken hanya menggelengkan kepalanya.


🍃🍃🍃


Sepasang suami istri dengan setia menunggu Violetta dan lainnya kembali ke rumah sakit.


Mereka berdua merasa cemas karena waktu sebentar lagi untuk melakukan operasi namun Violetta dan yang lainnya belum kunjung datang.


Kekhawatiran mereka akhirnya sirna saat melihat kedatangan Violetta dan lainnya.


"Princess ..." cicit mami Vania.


Sedangkan papi Ramon tersenyum putrinya telah kembali.


"Maafkan Ken, om dan Tante, " seru Kendra saat melihat kedua orang tua Violetta yang sedang nunggu nya.


"It's ok Ken yang terpenting putri om tidak kenapa-kenapa."


"Emma temani Vio untuk bersiap!" kata Ken kepada asisten nya.


"Baik Tuan."


Emma mengantar Violetta kembali ke ruangan nya. Emma merasa melihat Violetta berbeda sebelum ia pergi ke pantai. Emma tahu mungkin ini karena Bos Emma yang telah membuat Violetta berubah.


"Nona sepertinya sedang bahagia," ucap Emma. Saat melihat Violetta memainkan cincin pemberian Ken.


Violetta tersenyum malu mengingat kembali saat beberapa saat yang lalu bersama Ken.


Emma ikut bahagia kedua bos nya itu akhirnya menemukan cintanya yang telah hilang.


Violetta akhirnya berbincang sedikit tentang Ken kepada asisten pribadinya. Bukan hanya sebagai asisten tapi sekarang Emma sebagai sahabat Violetta.

__ADS_1


__ADS_2