Ku Lepas Kau Dengan Bismillah

Ku Lepas Kau Dengan Bismillah
55. Perubahan Ken.


__ADS_3

55.Perubahan Ken.


Di sepanjang perjalanan menuju perusahaan Ken hanya menatap pemandangan jalanan kota dari balik jendela kaca mobil.


"Ken, apa kamu tidak ingin pergi ke Jepang untuk berlibur?" tanya Dave kepada Ken yang duduk di depan pengemudi mobil.


Ken meminta kepada Dave sang asisten jika sedang bersama nya hanya berdua dan bukan sedang urusan pekerjaan Ken meminta agar Dave memanggilnya layaknya sahabat bukan atasan dan bawahan.


"Tidak," jawab Ken singkat tanpa menoleh ke arah depan.


Dave hanya bisa menghembuskan nafas kasar. Karena tidak berhasil membujuk Ken agar tidak sedih.


"Ternyata memang benar, rindu yang paling sesak itu rindu kepada seseorang yang telah hilang dari hidup kita," ujar Ken.


"Jangan kan untuk menyapa,bahkan aku tidak bisa melakukan apa-apa untuk bisa bertemu." tambah Ken.


Sebelum keluar dari mobil Dave berkata.


"Ken," panggil Dave.


Ken menoleh dan melihat Dave yang ada di depan nya


"Seandainya nona vio masih_" ucapan Dave terpotong oleh Ken.


"Aku akan menjaga dan mencintai nya hingga sisa hidupku hanya untuk nya." ucap Ken seakan tahu arah ucapan Dave untuk nya.


Ken melongos agar Dave tidak melihat ia sedih.


"Tapi, itu tidak mungkin Dave." gumam Ken masih bisa terdengar Dave.


Meski Ken belum yakin jika Violeta benar- benar pergi meninggalkan nya. Ken yakin jika violeta masih hidup.


Dave hanya bisa diam sebelum ia memberitahukan Ken jika mereka sudah sampai di lobi perusahaan.


"Tuan, kita sudah sampai," kata Dave seraya membuka kan pintu mobil untuk Ken.

__ADS_1


Ken yang sempat memikirkan Violeta seketika lamunannya hilang.


"Hem," ucap Ken.


Ken merapikan Jas nya sebelum keluar dari mobilnya.


Ken menarik napasnya dalam-dalam sebelum melangkah masuk.


Dari kejauhan seseorang dari balik mobil menatap Ken dengan senyuman, karena melihat Ken bisa kembali lagi seperti dulu lagi.


"Mommy senang melihat putra kita kembali memimpin perusahaan nya. Tapi_"


"Pak, ayo jalan!" Daniel memotong ucapan Angelina meminta sang sopir untuk pergi meninggalkan perusahaan Ken.


Sejak Ken keluar dari mansion Angelina meminta Daniel untuk mengikuti Ken di hari pertama Ken kembali.


Sedangkan Angelina mendengus kesal kepada suaminya lagi-lagi ucapan nya di potong begitu saja.


Daniel tersenyum tipis saat melihat istrinya merasa kesel.


🍃🍃🍃


Satu tahun telah berlalu.


Sejak kepergian violeta Ken memilih menyibukkan diri dengan bekerja tanpa waktu hingga di juluki pria workaholic. Hingga Ken benar-benar sukses melebihi perusahaan Barack.


Kini Ken merambah perusahaan hingga beberapa cabang di mancanegara. Membuat angelina dan Daniel bangga kepada nya karena Ken bisa bangkit dari rasa kehilangan meski harus melihat putra semata wayangnya bekerja tidak mengenal waktu. Hingga sikap nya pun berubah menjadi dingin pada semua orang.


Ken juga sekarang memiliki mansion sendiri yang begitu mewah melebihi mansion milik orang tuanya.


Angelina datang berkunjung ke diaman Ken. karena putra nya begitu sibuk hingga tidak ad waktu untuk berkumpul dengan kedua orang tuanya. Membuat Angelina mendatangi putra nya.


"Ken," panggil Angelina kepada Ken yang tengah sibuk dengan pekerjaan nya meski masih pagi.


Ken menghentikan pekerjaan nya dan menoleh ke sumber suara dan kembali menatap laptop yang ada dipangkuan nya.

__ADS_1


"Ada apa Mom." tanya Ken tatapan matanya tidak beralih dari layar laptop.


"Tidak ada apa-apa Ken, Mommy hanya merindukan mu saja."


Ken menghembuskan napasnya kasar.


Ken jika merasakan belakangan ini tidak ada waktu bersama keluarga nya. "Maafkan Ken, akhir-akhir ini Ken sangat sibuk." ucap Ken yang beranjak dari sofa yang sebelum nya menutup Laptop nya.


Angelina merasakan sedih karena putra nya begitu dingin kepada nya dan pergi begitu saja.


"Pergilah ke Jepang Ken, urus perusahaan yang disana." ucap Angelina saat Ken pergi.


Ken menghentikan langkah nya.


"Tidak Mom," Ken menolak dengan keras. Karena beberapa kali Angelina maupun Daniel membujuk ken tidak berhasil.


"Dad sakit Ken," teriak Angelina kepada Ken karena putra nya tidak mau mendengarkan nya.


Seketika Ken menghentikan langkah nya.


"Maafkan Mom, Dad. membawa namamu. Karena dengan cara ini Ken mau mendengar kan Mommy." batin Angelina berharap Ken luluh.


"Maaf Mom, Ken harus pergi sekarang," ucap Ken dan kembali melangkah pergi meninggalkan Angelina sendirian.


"Ken kamu benar-benar berubah, andaikan kamu dengarkan Mommy kau kan kembali menemukan kebahagiaan mu kembali." batin angelina melongos menatap punggung Ken yang semakin menjauh hingga tidak nampak lagi.


"Maafkan Ken Mom, Ken lakukan untuk kebahagiaan kita semua Ken juga sangat merindukan Mommy." batin Ken saat ini sudah berada di dalam mobil. dan menatap mansion mewah miliknya.


Sedangkan Angelina terdiam duduk di lantai merasa sedih dengan perubahan sikap putra nya.


Angelina tersadar saat terdengar dering handphone nya berbunyi.


Angelina tersenyum saat melihat siapa yang menghubungi nya.


"Hallo sayang, bagaimana kabarmu."

__ADS_1


"Baik Mom." terdengar dari sebrang telepon.


__ADS_2