
{ Ding...Sistem mendeteksi lokasi pemimpin Besar Naga Hitam }
{ Lokasi acak, arah jarum jam 12, sejauh 600 meter dari sini. Berdekatan dengan sebuah bangunan kuno bertingkat 3 di belakang markas ini }
{ Dia didampingi oleh 1.000 orang pilihan, yang bertubuh besar dan kuat, bersenjata lengkap, Dia sedang berusaha melarikan diri, bersama dengan keluarganya. Harap tuan berhati hati }
"Baik.Terima kasih sistem." kata Bima lirih
"Komandan Bima!. Bagaimana pertempuran mu, apakah musuh sangat merepotkan kalian."Tanya Sadewa dalam pikirannya
"Jika tidak merepotkan, segera susul aku di belakang markas ini, dan bawa 100 prajurit terbaikmu." Kata Sadewa sambil melangkah pergi
Di tempat lain, areal markas besar Naga Hitam
"Boouummm...duuaarrr...."
"Zhuuuuttt...Siiiing....duuaarr."
"Treteet...treteet..treteet..."
"Aaaarrrrggggg....aaaakkhh..."
Terdengar bunyi ledakan dan tembakan senjata otomatis, serta teriakan dari orang- orang yang terkena peluru, juga ledakan senjata-senjata itu
Ada yang langsung mati, terluka, atau kehilangan salah satu anggota tubuh mereka
Pertempuran itu benar-benar dahsyat. walau jumlah musuh sangat banyak, tapi pihak penyerang bisa menguasai jalannya pertempuran. Mereka tidak mengalami kesulitan atau terdesak sama sekali
Pasukan penyerang yang dipimpin oleh Bima, tidak ada satupun dari mereka yang terbunuh, bahkan tidak ada yang terluka sama sekali
Entah terbuat dari apa mereka itu, walaupun mereka terkena peluru, tetapi peluru itu seperti menembus, atau terpental sebelum mengenai tubuh mereka.Jadi mereka tidak terpengaruh sama sekali dengan jenis serangan apapun
Kejadian itu, tentu saja membuat musuh keheranan. Semua tembakan, sabetan pedang,samurai juga pukulan tombak dan tongkat mereka, tidak bisa melukai tubuh lawan, bahkan menyentuh tubuh mereka seinci pun tidak bisa
Sebaliknya, setiap tembakan, pukulan, tamparan dan tendangan dari lawan yang menyerang, membuat mereka terpental dan mati seketika
Kejadian itu terus-menerus terulang, sehingga keputus asaan melanda hati pihak yang diserang.Mereka berniat menyerah, tetapi pihak penyerang, tidak membiarkan mereka hidup
Akhirnya mereka terpaksa melawan, walaupun usaha itu tidak membuahkan hasil dan dan hanya sia-sia. hal itu tetap mereka lakukan
Pihak yang diserang berharap, ada satu keajaiban datang, dan menemukan kelemahan dari pihak penyerang itu
__ADS_1
Tapi harapan tinggal harapan. Semakin lama, jumlah mereka semakin berkurang, karena mati terbunuh oleh pihak lawan
Pasukan bantuan dari pihak lain, yang berjumlah 7000 orang pun, tidak bisa juga mengubah keadaan
Nasib mereka sama saja dengan prajurit Naga Hitam, mereka tidak bisa berkutik, menghadapi lawan yang sangat kuat, dan tidak bisa dilukai oleh senjata apapun
Di hati mereka juga sudah timbul rasa putus asa,takut dan gentar.Setelah melihat rekan-rekan mereka satu tim mati terbunuh dengan begitu mudahnya. Ternyata mereka takut mati juga
Mereka ingin melarikan diri dari pertempuran itu, tapi usaha mereka sia-sia saja, karena mereka tidak bisa keluar dari wilayah markas besar naga hitam
Bila mereka mencoba, dan nekat keluar dari wilayah markas besar Naga Hitam, tubuh mereka hancur atau terbakar dengan sendirinya
Kenapa bisa begitu, dan apa yang sebenarnya terjadi?
Ternyata,sebelum melakukan penyerangan, Sadewa telah memerintahkan kepada sistem, untuk memasang segel kematian dan segel kehancuran, di seluruh wilayah markas Naga Hitam
Sadewa melakukan itu adalah untuk mencegah, agar tidak satupun orang-orang Naga Hitam yang melarikan diri.
Sadewa ingin menghabisi seluruh pemimpin, juga seluruh anggota organisasi Naga Hitam, yang sangat menakutkan juga meresahkan dunia.
Mereka adalah hama jahat, pengganggu ketenteraman kota Sembilan Naga yang baru berdiri
Sehingga Sadewa berniat ingin membasmi, dan mencabut sampai ke akarnya dari organisasi atau Klan Naga Hitam itu sampai tidak tersisa
"Gunakan senjata penghancur kalian, karena sudah hampir satu jam, pertempuran belum juga usai. Aku takut tuan akan marah."Perintah Bima kepada pasukannya
"Baik komandan."Jawab semua pasukannya serentak, sambil mengangkat tangan mereka ke atas secara bersamaan
Pasukan yang berada dekat dengan Bima berjumlah 300 orang. Sedangkan sisa pasukannya yang lain, menyebar ke seluruh wilayah Naga Hitam, untuk membersihkan juga menghabisi siapa saja yang ditemui oleh mereka
Serentak tangan ke 300 orang pasukan yang berada di dekat Bima, mengeluarkan cahaya berbagai warna, berdesis seperti ular, yang ingin mematuk mangsanya, dan meliuk-liuk ingin segera dilemparkan
"Hancurkan mereka, juga apapun yang ada di dekat mereka tanpa terkecuali. Sekarang!" Perintah Bima kepada anak buahnya tanpa pikir panjang lagi,dan...
"Slaazzzz..Slaazzz..whuuus."
"Buaaammm...baammm"
"Duuaarrr...duuaarr..duuaarr.."
"Aaaaaaaaa....aaaarrrrr...."
__ADS_1
Terlihat ratusan cahaya melesat ke arah prajurit Naga Hitam, dan menghasilkan ledakan yang sangat dahsyat, serta menghancurkan apa saja yang ada di dekat mereka
Setelah ledakan itu terjadi, terdengar ratusan, bahkan ribuan teriakan yang keluar dari mulut prajurit Naga Hitam kesakitan
Ribuan prajurit yang masih hidup, yang berada dalam radius 300 meter, tewas terpanggang, juga bangunan bangunan yang ada di dekat mereka, hancur rata dengan tanah
Di saat itulah, Bima mendengar pesan yang disampaikan oleh Sadewa melalui pikirannya, untuk menyusul nya kebelakang markas Naga Hitam
"Sisir seluruh wilayah markas ini, dan bunuh siapa saja dari mereka yang masih hidup." Perintah Bima kepada pasukannya dengan berapi-api
"Seratus orang dari kalian ikut aku, untuk menyusul tuan kita ke belakang markas ini."
"Gunakan langkah angin agar cepat sampai ke sana." Perintah Bima lagi
Pada waktu yang sama.Di belakang markas Naga Hitam
"Sebaiknya tuan dan keluarga mengungsi dari tempat ini, karena kami takut terjadi apa-apa dengan tuan dan keluarga tuan." Kata salah seorang pemimpin cabang Naga Hitam khawatir
"Pantang bagiku untuk melarikan diri, belum pernah ada dalam sejarah Naga Hitam untuk lari dari musuhnya."
"Walaupun musuh sangat kuat, tapi aku tetap tidak mau pergi dari sini, akan ku habisi mereka dengan tanganku sendiri."
"Naga Hitam adalah sebuah organisasi atau klan yang sangat kuat, dan ditakuti oleh dunia, selama puluhan tahun belum ada yang pernah bisa mengalahkan kita."
"Pasukan kita sangat banyak, juga bantuan dari organisasi lain. Mereka adalah prajurit yang sangat terlatih, tidak mungkin mereka akan kalah hanya dengan serangan kecil seperti ini
"Tuan.Pasukan yang kita miliki, hampir separuhnya tewas dalam serangan yang sangat mendadak ini."
"Musuh yang menyerang markas kita ini, adalah orang-orang yang sangat kuat. Mereka mempunyai kekuatan yang sangat aneh, mereka tidak bisa dibunuh atau dilukai sedikitpun."
"Itulah sebabnya, kenapa pasukan kita bisa kalah dengan begitu mudah. yang kita hadapi mungkin bukan manusia di zaman ini, tapi manusia dari dimensi yang berbeda."
"Jadi kami mohon, tuan mundurlah dulu, agar bisa menyusun strategi dan kekuatan, untuk bisa membalaskan dendam saudara-saudara kita yang sudah mati terbunuh."
"Mundur bukan berarti takut, tapi untuk mengambil kesempatan di lain waktu, agar kita bisa bangkit kembali ." Kata seorang pemimpin cabang organisasi Naga Hitam dengan bijaksana
"Tidak!.Kita tidak akan mundur selangkah pun, kita hadapi mereka bersama."
"Dengan senjata baru yang kita punya, kita hancurkan mereka sampai tidak tersisa."
"Sekarang panggil pasukan cadangan kita. Perintahkan kepada mereka, untuk menjaga tempat ini dengan taruhan nyawa."
__ADS_1
"Aku Angkara dengan ini bersumpah, akan mencincang tubuh pemimpin musuh yang menyerang markas kita dengan tanganku sendiri." kata Angkara penuh percaya diri
"Apakah kau punya kemampuan." Kata sesosok tubuh yang tiba-tiba muncul dihadapan mereka