Legend Of System

Legend Of System
41. Thio Sam Hong


__ADS_3

{ Sesampainya di rumah. Jiwa gadis yang sudah mati itu, di keluarkan dari dalam bejana emas, dan di masukkan ke ruang dimensi dan di segel di sana }


{ Awal mulanya jiwa yang di segel itu melakukan perlawanan, kepada orang yang memasukkannya kedalam ruang demensi yang sangat luas itu }


{ Karena ketidak tahuannya, jiwa gadis itu terus mencari keberadaan orang yang telah menyegelnya. Tentu saja tidak akan pernah bertemu, karena dunia mereka telah berbeda }


{ Akhirnya gadis itu pasrah, dan hanya bisa menunggu, untuk bertemu dengan orang yang telah memasukkannya ke dalam dunia dimensi, yang pada akhirnya disebut dengan sistem }


{ Hari demi hari dilaluinya dengan pasrah. Walaupun keberadaannya dalam dimensi itu hanya sendirian, tapi tetap di lakoni nya dengan sabar }


{ Menyadari bahwa saat itu dia telah mati, dan Hanya berbentuk roh tanpa fisik. maka jiwa gadis itu benar benar pasrah berada dalam ruang dimensi itu }


{ Satu tahun telah berlalu, atau sekitar 18 hari di dunia tuan, Jiwa gadis itu belum juga bertemu dengan siapapun }


{ Keputusasaan pun menimpa jiwa gadis tersebut. Berhari hari dia mengelilingi dunia dimensi yang sangat luas itu, tapi tidak juga bertemu dengan siapapun disana }


{ Akhirnya setelah 2 tahun, Atau sekitar 1 bulan lewat 6 jam di dunia tuan, pencarian jiwa gadis itu berhasil. Dia bertemu dengan orang yang telah memasukkannya ke dalam ruang dimensi itu }


"Tunggu !..Tunggu.!. Sekarang aku tahu siapa jiwa gadis yang telah disegel di ruang dimensi yang disebut dengan sistem itu." Ujar Sadewa memotong cerita dari sistem


"Jiwa gadis itu adalah engkau, yang sekarang ini sedang berbicara denganku. Benarkan begitu sistem?" Tanya Sadewa bersemangat, sambil matanya mencari keberadaan seseorang yang sedang berbicara dengannya


{ Be..benar tuan }


"Kalau begitu, berarti kau punya nama. Bisakah kau katakan padaku sistem?" Ujar Sadewa bertanya dengan rasa penasaran yang amat tinggi


{ Nama margaku adalah Wei yang berarti berharga, dan namaku Lian yang berarti seorang putri yang bercahaya terang }


{ Karena tuan sudah tahu namaku. maka mulai dari sekarang . Tuan boleh memanggilku dengan panggilan " Lian ", untuk menggantikan panggilan sistem yang selama ini tuan lakukan padaku }


"Baiklah kalau begitu Lian. Tapi tunggu dulu, ada yang masih ingin ku tanyakan padamu."


{ Silakan tuan. Lian akan menjawab apa saja yang ingin tuan tanyakan }


"Apa yang terjadi dengan jiwamu, pada saat pertama kali bertemu dengan orang yang telah menyegel mu di ruang dimensi saat itu?"


{ Pada awalnya Lian sangat marah. karena perjalanan Lian untuk pergi ke alam tingkat tinggi di halangi olehnya }


{ Tapi ketika orang itu memperlihatkan diri dihadapan Lian. Seketika rasa marah itu hilang, dan berganti dengan rasa senang }


"Berarti orang itu adalah kekasih Lian sendiri, yang menyangka, bahwa Lian telah menghianati nya, karena Lian akan menikah dengan orang lain Begitu kan Lian?"

__ADS_1


{ Benar apa yang tuan katakan itu. Dan ternyata, alasan kenapa selama 2 tahun, Lian mencari keberadaan orang itu, tidak pernah bertemu dengannya }


{ Ternyata Selama Sebulan itu, dia mencari kebenaran tentang diri Lian dan apa yang sebenarnya terjadi pada Lian }


{ Setelah kebenaran terungkap. Kekasih Lian itu melakukan balas dendam, pada orang yang telah mencelakai Lian sampai mereka semua mati dibunuhnya }


{ Barulah setelah itu kekasih Lian datang menemui Lian, disaat Lian sudah hampir putus asa ,berada sendirian di dunia dimensi yang sangat luas itu }


{ Dan setelah pertemuan itu Lian tidak bisa menceritakannya pada tuan }


"Ha..ha...Ya..ya..Baiklah. Aku mengerti apa cerita selanjutnya yang Lian Lakukan dengan kekasih Lian Itu." Ujar Sadewa sambil tertawa terpingkal pingkal, menggoda sistem atau Lian itu. Tapi tiba tiba...


"Plaak.. Baaammm.."


"Aaargh....Siapa yang telah berani memukul ku, di duniaku sendiri?" Teriak Sadewa marah, sambil berusaha berdiri karena tubuhnya terlempar, ketika di tampar oleh satu kekuatan yang sangat dahsyat


"Beraninya kau mentertawakan kekasihku bocah!" Kata seorang pria yang tiba tiba muncul dihadapan Sadewa


"Siapa kau orang tua?. Kenapa kau menampar ku" Ujar Sadewa marah sambil maju beberapa langkah, untuk balas memukul orang yang barusan menamparnya


"Orang tua katamu!." Hardik pria itu, dan..


"Slaaazzz...Duuaarrr..."


"Hooeeekk.." Seru Sadewa ketika dia memuntahkan sedikit darah segar dari mulutnya


"Lemah..dasar lemah..Aku keliru telah memilihmu menjadi pewaris kekuatanku." Ujar pria itu lagi,sambil maju melangkah menuju Sadewa dengan tangan terkepal yang mengeluarkan sinar petir berwarna biru


Peristiwa kemunculan pria itu terlalu cepat, dan tidak bisa dicegah, ketika dia menampar Sadewa, juga ketika dia melemparkan petir biru itu kepadanya


Hanya membutuhkan waktu persekian detik. sudah mengakibatkan tubuh Sadewa terlempar jauh, dan mengeluarkan darah segar dari mulutnya


Ketika pria itu akan melakukan lagi aksinya pada Sadewa. Tiba tiba sistem menghentikannya dengan berseru..


{ Gege.Tunggu! }


Seketika pria itu berhenti melangkah dan menoleh kearah suara yang tadi menghentikannya


Terlihat di hadapan Sadewa, berdiri seorang perempuan yang sangat cantik sekali. Seperti bidadari


Berkulit putih bersih. hidung mancung, rambut hitam lurus sepinggang, yang di hiasi dengan pita cantik berwarna dominan putih dan merah dan sedikit warna biru

__ADS_1


Matanya jernih, dan ketika memandang, akan membuat orang terpana. Apalagi bibir mungil nya itu, senantiasa menyunggingkan senyum yang sangat manis. Sehingga membuat Sadewa Menelan liurnya sendiri


Perempuan itu sekilas menatap Sadewa. Kemudian berjalan mendekati pria itu dan berkata dengan manja


{ Thio Gege..Akhirnya kau muncul juga menemui ku }


"Lian er. Aku datang ingin menemui pewaris ku juga dirimu."


"Tapi tak ku sangka, ketika aku muncul, dia sedang mentertawakan mu juga aku."


{ Maafkan dia Thio Gege. Ini semua bukan kesalahannya, tapi karena ketidak tahuannya tentang kita }


Lian terus berbicara kepada pria yang dipanggil Thio gege itu, sambil melingkarkan tangannya di pinggang pria itu. Sikap nya terlihat sangat manja sekali


{ Gege !. Sudah saatnya dia mengetahui tentang diri kita yang sebenarnya }


Mendengar kata-kata dari Lian. Pria yang dipanggil Thio gege menoleh kepada Sadewa


"Anak muda. Sebagai pewaris kekuatan, kekayaan serta kekuasaan ku.Kau harus


kuat, sama sepertiku. baru kau akan bisa menjadi penguasa dunia yang sesungguhnya."


"Ketahuilah anak muda. Akulah yang telah menciptakan sistem yang ada pada tubuh mu itu. Dan aku juga yang telah memilihmu untuk menjadi tuan darinya."


"Nama ku adalah Thio Sam Hong. dan wanita yang ada disamping ku ini adalah Wei Lian."


"Sebagaimana yang kau ketahui, Wei Lian ini adalah kekasihku. Walaupun dalam bentuk roh, tapi dia telah menemaniku selama kurang lebih 999,9 tahun lebih."


"Saat ini. Aku juga dalam bentuk roh. Di dunia dimensi ini. Wujud kami akan tetap sempurna, dan bisa di lihat oleh orang yang kami pilih untuk menjadi tuan dari sistem."


"Sampai saat ini. kami terikat oleh kutukan Dewa. yaitu. Sampai kapanpun kami tidak akan bisa bersatu dalam ikatan perkawinan. Sampai ada seseorang yang mampu mematahkan kutukan itu."


"Kau adalah manusia pilihan sistem yang ke Satu Juta. Engkaulah manusianya yang mampu mematahkan kutukan dewa itu."


"Itu karena, hati dan jiwamu. tidak bisa di ikat dan dipengaruhi oleh kutukan itu."


"Semakin kuat kutukan itu mengikat mu. maka semakin kuat pula hati dan pikiranmu melawannya."


"Ketahuilah anak muda. Engkau tidak akan bisa menolak takdirmu, untuk menikah dengan seseorang yang kau sukai saat ini."


"Dan ketahui juga olehmu anak muda. Pada saat kau menikah nanti.Saat itulah kutukan dewa itu akan hilang. dan kami akan bisa bersatu dalam ikatan pernikahan."

__ADS_1


"Oleh karena itulah. Aku memilihmu untuk menjadi tuan dari sistem yang ku ciptakan itu."


"Tunggu!" Kata Sadewa Memotong penjelasan dari Thio Sam Hong


__ADS_2