
"Semua tenanglah!. Apa yang kalian lihat itu semuanya nyata."
"Mulai sekarang, kerajaan ini berganti nama dengan kerajaan Phoenix Api. Raja Ming Fang yang sebelumnya, tetap menjadi raja kalian."
"Bekerjalah sungguh sungguh. Curahkan seluruh perhatian dan hidup kalian untuk kerajaan ini." Kata Thio Sam Hong memberi arahan kepada orang orang nya raja Ming Fang
Mendengar arahan tersebut. Raja Ming Fang dan permaisuri, beserta orang orangnya, berlutut kepada Thio Sam Hong seraya berkata
"Yang mulia leluhur kerajaan phoenix api. Terimalah hormat kami." Ujar mereka serempak ditujukan kepada Thio Sam Hong
"Semua bangun lah! Aku terima hormat kalian."
"Aku serahkan kerajaan Phoenix api ini kepada kalian. Pertahankan dan bela kerajaannya ini, dengan taruhan nyawa kalian. Apakah kalian bersedia?" Thio Sam Hong mengakhiri arahannya dengan bertanya seperti itu
"Kami bersedia yang mulia." Jawab mereka serempak
"Di sebelah barat dekat dengan bekas perpustakaan kerajaan terdahulu, tersimpan harta yang sangat banyak
"Gunakan harta itu untuk kemaslahatan umum, dan merekrut prajurit baru."
"Baiklah. Sekarang waktunya untuk pergi." Ucapan Thio Sam Hong membuat orang orang terkejut
Tanpa memberi kesempatan kepada orang orang yang dengan setia mendengarkan arahannya untuk berterima kasih. Thio Sam Hong tiba tibs menjentikkan jarinya
Sedetik kemudian, tubuhnya menghilang seperti tertiup angin, dan muncul di pinggiran kota, yang lebih separuhnya hancur akibat kemarahannya
Seperti sebelumnya, Thio Sam Hong kembali menghentikan waktu. Apa yang dilakukan di bekas reruntuhan istana, dilakukan kembali pada bangunan kota yang separuhnya hancur
Tidak membutuhkan waktu lama, semua bangunan yang hancur kembali berdiri, bahkan lebih bagus dan rapi dari sebelumnya
Orang orang yang tidak bersalah, dan turut menjadi korban kemarahan Thio Sam Hong, dihidupkan kembali, dengan cara mengembalikan waktu, pada saat sebelum terjadi peristiwa kehancuran tersebut
Kenapa bisa demikian?
Salah satu teknik tingkat tinggi, yang dimiliki oleh Thio Sam Hong adalah, dapat menghentikan waktu, dan mengembalikannya ke waktu sebelum kejadian
Teknik itu diperolehnya ketika dia tidak sengaja, memasuki sebuah gua, untuk menghindari kejaran pendekar tangan seribu, beserta ketiga kawannya, untuk membalas dendam atas kematian saudara seperguruan mereka, yang mati terbunuh oleh Thio Sam Hong
Waktu itu, tingkat kultivasi mereka jauh di atasnya. Maka Thio Sam Hong lebih memilih untuk tidak bertemu dengan mereka secara langsung
Kembali ke awalnya. Di pinggiran kota.Thio Sam Hong dapat mengembalikan waktu seperti semula
__ADS_1
Tidak ada kerusakan, tidak ada kematian, bahkan mereka tidak ingat lagi, apa yang telah terjadi di kerajaan mereka
Jika ditanyakan, jelas mereka tidak akan tahu, karena tidak pernah terjadi. Tapi bagi yang berada dalam lingkungan istana, jika ditanyakan, mereka akan mengatakan, telah terjadi bencana dan keajaiban besar di kerajaan mereka
Thio Sam Hong tidak peduli akan hal itu, yang dia pikirkan adalah, orang orang yang tidak bersalah, yang telah menjadi korban akibat perbuatannya, bisa hidup lagi
Tapi orang orang yang diniatkan untuk tidak hidup, mereka tetap mati, tidak bisa dihidupkan kembali
Beberapa menit kemudian, setelah selesai dengan pekerjaannya. Thio Sam Hong kembali melanjutkan perjalanannya, menjalani hidup sebagai pendekar phoenix api
"1 bulan pun telah berlalu. Thio Sam Hong mulai belajar hidup tanpa Wei Lian. Selama waktu itu, tidak sekalipun dia memasuki dunia dimensinya"
"Dia bisa datang dan pergi ke dunia itu kapan pun dia inginkan tapi dia belum mau melakukannya"
"Sementara itu, jiwa atau roh Wei Lian terus mencari jati dirinya. Selama kurang lebih 2 tahun berada di dunia dimensi, belum pernah sekalipun dia bertemu dengan orang lain"
"Bekas raja Ming Fei yang di kurung dan disegel di dunia itu, belum bisa keluar dari ruangan tak kasat mata.
Dia tidak bisa dilihat, walaupun oleh roh sekalipun. Oleh karena itu, Wei Lian tidak bisa menemuinya"
"Barulah setelah 2 tahun waktu berlalu. Wei Lian bertemu dengan Thio Sam Hong yang sengaja menemuinya"
"Singkat cerita. Setelah pertemuan Thio Sam Hong dengan jiwa Wei Lian itu terjadi. Dia kembali melanjutkan petualangannya"
"Tingkat kultivasi nya terus mengalami peningkatan. Dia terus belajar dan belajar, memperdalam teknik dan keterampilan bertempurnya, hingga mencapai level Supreme being atau makhluk tertinggi tahap puncak"
"Tingkat Supreme being adalah tahap terakhir dalam dunia dewa tingkat menengah. Selangkah lagi naik ke dunia dewa tingkat tinggi"
"Sistem yang diciptakannya sendiri adalah teman yang selalu menemaninya"
"Setiap menemukan harta, baik berupa emas, perak perunggu, permata dan batu-batu mulia lain, termasuk batu yang bernilai lebih tinggi. Dimasukkannya ke dalam dunia dimensi miliknya"
"Harta harta yang selalu dikumpulkannya telah bertumpuk, menjadi beberapa buah bukit harta, terdiri dari berbagai jenis batu mulia dan batu batu berharga lainnya"
"Sudah banyak senjata yang berhasil didapatkannya dari pertempuran hidup mati mereka. semua senjata itu, terus dimasukkan ke dalam dunia dimensi miliknya"
"Banyak juga senjata, buku buku silat tingkat tinggi yang diperolehnya, baik dari rampasan karena menang dari lawannya, ataupun ditemukannya di banyak tempat yang di kunjunginya"
"Oleh karena itu, di dalam ruang penyimpanan sistem juga dunia dimensi yang selalu menemaninya, sudah terkumpul harta, senjata pusaka dan lain sebagainya dalam jumlah banyak"
"Semua harta tersebut tidak akan habis walau dipakai selama seribu tahun."
__ADS_1
"Maka ketika yang mulia berhasil menyatu dengan sistem, tidak perlu lagi mengumpulkan poin, atau membayar apapun, untuk mendapatkan barang yang di inginkan."
"Itulah yang sebenarnya terjadi yang mulia." Ujar Thio Sam Hong dihadapan Sadewa dengan sikap hormat
Untuk beberapa saat, suasana menjadi hening. Tidak ada yang memulai pembicaraan. Baik Thio Sam Hong, Wei Lian maupun Sadewa
"Guru!. Walau bagaimana pun. Tuan adalah guruku."
"Mengenai perubahan wujud ku menjadi Kaisar penguasa 9 Surga. Itu sama sekali tidak aku mengerti dan bukan kemauan ku."
"Jadi izinkan aku tetap memanggilmu guru." Pinta Sadewa kepada Thio Sam Hong
"Dan untuk nona Wei Lian, kau adalah seniorku."
"Kalian berdua adalah orang yang sangat berjasa bagi ku. Tanpa kalian, aku bukan siapa-siapa."
"Sekarang sudah saatnya aku kembali ke dunia ku."
"Terima kasih karena kalian telah mendampingi ku selama ini. Kata Sadewa merendah
Thio Sam Hong juga Wei Lian, yang menyaksikan kepergian Sadewa, hanya diam saja. Barulah setelah itu. Sadewa menghilang, Thio Sam Hong berucap
"Manusia pilihan dewa yang rendah hati. Selama hidupnya, kita harus mengabdi padanya Lian er."
"Baiklah Gege." Jawab Wei Lian manja
"Tidak lama lagi, kita akan terbebas dari kutukan dewa cinta. Dan kita bisa naik ke langit untuk bereinkarnasi kembali."
Setelah mengucapkan kata itu. Thio Sam Hong memeluk Wei Lian dengan mesra
***
Di dunia nyata, Pantai Utara Kota Naga
Kurang lebih 2 jam Sadewa pergi meninggalkan kota naga, atau dua hari di dunia dimensi. Jam pada saat itu menunjukkan angka 8.01. Geliat kehidupan di pantai utara sudah ramai terlihat
Tubuh Sadewa, yang tiba tiba muncul di tempat dimana 2 jam lalu dia berada, sekarang tengah bersandar di bangku panjang yang tadi didudukinya
Tidak ada yang menyadari kepergian Sadewa, atau melihatnya muncul kembali di tempat semula, jadi aman baginya, karena tidak perlu menjelaskan ini itu kepada orang yang melihatnya
Sebenarnya apa yang dilakukan Sadewa, sudah selalu mereka saksikan. Tapi tetap saja masih penasaran
__ADS_1
"Sebaiknya aku kembali ke rumah, takut ibu mencari ku. Karena dia selalu ingin tahu keberadaan ku. Mungkin itu naluri seorang ibu ya?"